7 Cara Mengatasi Bayi Susah BAB Umur 1 Bulan

Bayi Anda sudah berhari-hari susah buang air besar (BAB)? Anda mungkin curiga bahwa si kecil mengalami sembelit. Rasa panik pun bisa-bisa langsung meningkat karena takut bayi merasa tidak nyaman dan sakit. 

Penyebab bayi susah BAB dan rewel adalah dehidrasi

Meskipun demikian, pikiran harus tetap jernih, apalagi jika menghadapi susah BAB pada bayi newborn. Anda tidak bisa langsung serta-merta memberikannya obat atau air putih untuk memperlancar BAB-nya. Pasalnya, pemberian obat dan air putih memang bisa menjadi cara mengatasi bayi susah BAB umur 1 bulan ke atas, namun akan membuatnya tidak lagi mengalami ASI eksklusif. 

Tenang dahulu, jika memang bayi Anda susah BAB hingga berhari-hari, berbagai cara mengatasi bayi susah BAB umur 1 bulan lainnya bisa Anda jajal. Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi bayi baru lahir susah BAB, tanpa harus membatalkan ASI eksklusifnya. 

Beri Lebih Banyak ASI 

Bayi yang baru lahir atau berumur satu bulan hanya perlu air susu ibu (ASI) untuk memperlancar buang air mereka. Jika memang Anda merasa bayi mengalami sembelit atau buang buang air besar, cara mengatasinya sebenarnya sangat mudah. Anda hanya perlu memberi ASI lebih banyak kepada si kecil agar proses pembuangan fesesnya menjadi lebih lancar. Feses bayi ASI pun cenderung hanya bersifat cairan sehingga lebih mudah disalurkan. 

Pijat Perut Bayi 

Sering kejadian, pijatan lembut dan sederhana di perut dapat menjadi cara mengatasi bayi susah BAB umur 1 bulan. Tentu bukan sembarangan gerakan memijat. Pijatan di perut bayi yang bisa melancarkan dan mempermudah buang air besar adalah dengan gerakan melingkar searah jarum jam. Anda juga bisa melakukan pijatan berbentuk huruf I, L, dan U untuk membuat perut bayi lebih nyaman dan proses buang air lebih gampang. Biasakanlah lakukan pijatan bayi ini setiap kali si kecil habis mandi agar ia tidak pernah kesulitan buang air besar. 

Gerakkan Kaki Bayi 

Beberapa gerakan kaki bisa sangat membantu bayi untuk buang air besar. Gerakan-gerakan tertentu juga mampu mengatasi perut kembung si kecil. Gerakan kaki yang efektif untuk membantu proses buang air besar si kecil adalah menekuk lutut bayi Anda ke arah dada. Ini membuat si kecil seperti dalam posisi jongkok, namun berbaring, sehingga proses BAB menjadi lebih mudah. Gerakan kaki lainnya yang bisa menjadi cara mengatasi bayi susah BAB umur 1 bulan adalah mengayuh sepeda. Buatlah kedua kaki bayi memutar seperti sedang mengendarai sepeda dan lihatlah hasilnya bahwa sang buah hati akan lebih lancar dalam membuang fesesnya.  

Mandikan dengan Air Hangat 

Memandikan bayi dengan air hangat bukan hanya menjadi antisipasi supaya tubuhnya tidak kaget dan tidak sakit. Mandi air hangat nyatanya juga mampu merangsang keaktifan otot-otot pencernaan bayi. Jadinya saat terbiasa mandi dengan air hangat, bayi pun akan lebih mudah mengeluarkan fesesnya tanpa kesulitan. 

Ajak Bayi Aktif Bergerak 

Bayi yang cenderung diam akan lebih rentan mengalami susah BAB. Anda bisa menanganinya dengan membuat si kecil lebih aktif bergerak. Jangan hanya menggendong si kecil, melainkan ajaklah ia bermain dengan benda-benda yang Anda di sekitarnya. 

Ukur Suhu dengan Termometer Rektal 

Termometer rektal merupakan jenis termometer yang digunakan melalui rektum atau anus. Jenis thermometer ini tidak hanya paling akurat untuk mengecek suhu tubuh si kecil. Nyatanya, termometer rektal juga bisa dijadikan cara mengatasi bayi susah BAB umur 1 bulan. Tidak percaya? Coba saja gunakan termometer rektal saat si kecil susah BAB. Anda pasti akan kaget karena bayi bisa langsung BAB atau tidak perlu waktu lama untuk BAB setelah memasukkan jenis termometer ini ke anusnya. 

Ubah Pola Makan

Jika masih menyusui secara eksklusif, masalah buang air besar yang si kecil alami bisa jadi sangat berhubungan dengan apa yang Anda makan. Coba ubah pola makan Anda menjadi lebih banyak buah dan sayur. Jika pencernaan Anda lancar, pencernaan si kecil umumnya juga tidak akan bermasalah. 

Kunci cara mengatasi bayi susah BAB umur 1 bulan adalah tidak panik. Pasalnya jika bayi memang masih mendapat ASI eksklusif, ini bisa tidak buang BAB sampai 14 hari dan hal tersebut tidak masalah selama perutnya tidak kembung dan bayi tidak rewel karena kesakitan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *