Cara Mengobati Gangguan Kecemasa Umum

Merasa cemas itu wajar. Namun, jika kecemasan terlalu sering terjadi, tanpa alasa, dan berlebihan, mungkin Anda mengidap gangguan kecemasan umum.  Gangguan mental ini bisa dialami oleh siapa saja, baik dewasa maupun anak-anak.

Generalized anxiety disorder (GAD) atau gangguan kecemasan umum akan membuat penderitanya cenderung selalu memikirkan hal-hal yang negatif dan buruk. Bahkan kecemasan tersebut tidak realistis.

Orang yang mengalami GAD ini bahkan merasa akan terjadi sesuatu yang buruk padanya. Dia juga akan mengkhawatirkan aspek-aspek kehidupannya seperti pekerjaan, sekolah, kesehatan, dan lainnya. Dan akan mengganggu kehidupan sehari-harinya.

Orang dengan gangguan kecemasan umum biasanya tidak bisa menjelaskan apa yang membuatnya merasa sangat khawatir berlebihan pada orang lain.

Penyebab Gangguan Kecemasan Umum

Sebenarnya hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab seseorang mengalami gangguan kecemasan umum. Namun, diduga kondisi ini muncul karena dipicu oleh fungsi bagian otak yang tidak normal untuk mengontrol emosi, tingkah laku, dan juga pola pikir.

Ada juga faktor-faktor yang disebut berkontribusi memicu munculnya gangguan kecemasan umum ini, yaitu:

  • Mempunyai keluarga dengan riwayat gangguan kecemasan umum
  • Memiliki riwayat pernah mengalami kejadian traumatis yang membuat seseorang mengalami stres, misalnya pernah mengalami bullying
  • Memiliki riwayat adanya gangguan pada sistem saraf
  • Memiliki riwayat penyakit yang butuh pengobatan jangka panjang
  • Memiliki riwayat pengguna obat-obatan terlarang atau pecandu minuam beralkohol
  • Selain itu, ditemukan ternyata wanita dua kali lebih rentang mengalami GAD dibanding pria.

Apa Gejala dan Tanda Gangguan Kecemasan Umum?

Anxiety atau kecemasan merupakan hal wajar jika seseorang berada di situasi tertekan atau kondisi tertentu. Namun ada juga orang yang mengalami rasa cemas yang berlebihan dan tanpa alasan. Untuk mengetahui seseornag mengalami gangguan kecemasan umum, berikut gejala dan tanda-tandanya:

  • Sulit mengendalikan rasa kecemasan dan bisa berpindah dari satu topik ke topik yang lain
  • Mengalami kecemasan yang terlihat jelas dan berlebihan akan berbagai hal atau topik, aktivitas, ataupun kejadian selama enam bulan atau lebih
  • Kecemasan yang dibarengi dengan gejala-gejala fisik dan kognitif seperti lebih mudah cemas dan gelisah, cepat capek atau lebih lelah, meningkatkan nyeri otot, kesulitan tidur, terganggunya konsentrasi, serta mudah kesal.

Cara Mengobati Ganggaun Kecemasan Umum

Menangani dan mengobati gangguan kecemasan umum ini bisa dilakukan dengan psikoterapi dan obat-obatan. Tentu saja penanganannya berdasarkan tingkat dampak dari gangguan kecemasan pada kehidupan sehari-hari penderitanya.

  1. Psikoterapi

Jenis psikoterapi yang paling efektif untuk penderita gangguan kecemasan umum adalah terapi perilaku kognitif yang termasuk lini pengobatan pertama pasien GAD.

Tujuan dari terapi kognitif ini adalah untuk mengubah perilaku dan pemikiran yang membuat penderita sering merasa kecemasan. Terapis akan membantu pasien bagaimana caranya mengendalikan kecemasan dan menenangkan pikiran.

  • Obat-obatan

Pengobatan memang bukan pilihan pertama untuk mengobati kondisi GAD ini, namun bisa membantu mengurangi gejala pasien GAD. Ada obat-obatan yang digunakan jangka pendek dan jangka panjang, berdasarkan tingkat keparahan dampak GAD yang dialami pasien.

  • Pengobatan jangka pendek, bertujuan untuk mengurangi beberapa gejala fisik seperti kram perut atau pun ketegangan otot. Obat untuk jangka pendek ini berupa clonazepam, lorazepam, ataupun alprazolam.
  • Pengobatan jangka panjang, seperti obat antidepresan dari golongan selective serotonin reptake inhibitor (SSRI) dan norepinephrine reuptake inhibitor (SNRI). Ada juga obat antikecemasan atau ansiolitik yang berguna untuk mengurangi rasa mudah gelisah, susah tidur, dan gejala lainnya.

3. Mengatur Gaya Hidup

Mengatur gaya hidup juga bisa mengurangi gejala gangguan kecemasan yang dialamioleh pasien.

  • Menghindari obat-obatan terlarang dan zat yang memicu cemas
  • Menerapkan pola makan yang sehat, istirahat yang cukup, dan berolahraga secara teratur
  • Membicarakan masalah yang dihadapi pada orang terdekat
  • Menerapkan teknik relaksasi agar stres yang dialami bisa teratasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *