Category: Kesehatan Mental

Yuk, Ketahui Penyebab Stres dan Cara Mengatasinya!

Semua orang tentu pernah mengalami stres dengan penyebab berbeda. Kondisi tersebut bisa menimpa siapa saja, baik anak-anak maupun orang tua. Stres yang dialami terus menerus bisa membawa pengaruh buruk bagi kesehatan baik fisik maupun mental. Terdapat beberapa jenis gejala yang muncul ketika seseorang mengalami stres baik dari segi emosi, fisik, kognitif, hingga perilaku. Lalu, apa saja penyebab stres? Serta bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini. 

Berbagai penyebab stres

Stres yang dirasakan dapat berbeda-beda pada masing-masing orang. Hal itu wajar karena penyebab stres cukup banyak dan bisa dipicu oleh berbagai hal. Beberapa penyebab stres yang sering terjadi yaitu:

  • Mengkhawatirkan sesuatu dan berhadapan dengan ketidakpastian.
  • Menghadapi perubahan besar dalam hidup seperti pindah rumah, diberhentikan dari pekerjaan secara mendadak, atau putus cinta. 
  • Berada di bawah tekanan baik dari lingkungan keluarga maupun pekerjaan.
  • Tidak memiliki kedali dari sebuah situasi misalnya anak yang sedang sakit dan Anda sangat ingin menghilangkan rasa sakit tersebut. 
  • Tidak memiliki aktivitas, pekerjaan, atau perubahan dalam hidup. Hal ini merupakan fase ketika Anda berada dalam keadaan stagnan. 

Cara mengatasi stres

Stres yang dialami tidak boleh dibiarkan secara berlarut-larut sebab akan membawa dampak buruk bagi kesehatan. Anda perlu segera mengidentifikasi penyebab stres yang dialami agar langkah penanganan yang dilakukan dapat lebih spesifik. Beberapa hal dapat Anda lakukan secara mandiri untuk mengatasi stres yang dialami seperti: 

  • Mengonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur. Membatasi konsumsi kafein juga dapat membantu mengatasi stres. 
  • Beristirahat dengan cukup terutama di malam hari. Anda dapat menggunakan bantuan musik klasik, minyak aromaterapi, atau mencoba mandi air hangat sebelum tidur. 
  • Menjalankan hobi dapat menjadi hal terapheutic seperti menjahit, menyulam, berkebuh, atau sekadar bersih-bersih rumah.
  • Memperluas pertemanan sehingga tidak merasa kesepian dan sendiri.
  • Rutin berolahraga akan membantu tubuh melepaskan hormon endorphin yang dapat membuat suasana hati menjadi baik, senang, dan rileks. 
  • Rileksasi dan me time penting untuk dilakukan seperti piknik atau sekadar makan di restoran favorit.

Selain berbagai cara di atas, jalur medis juga dapat dipilih apabila stres yang dialami dirasa cukup berat dan sulit diatasi secara mandiri. Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau psikiater. Beberapa penanganan yang umumnya akan direkomendasikan yaitu:

  • Pemberian obat hanya disarankan ketika berbagai cara lain tidak membantu. Obat yang diberikan akan disesuaikan kondisi stres yang dalami, namun umumnya obat yang diberikan berupa antidepresan. 
  • Terapi perilaku kognitif digunakan terutama pada pasien yang memiliki masalah kejiwaan untuk membantu mengurangi rasa cemas yang dialami.
  • Terapi meditasi bertujuan untuk membuat seseorang merasa lebih rileks, menjalin hubungan dengan lebih baik, melatih pengendalian emosi, serta belajar lebih fokus. 

Dampak buruk stres

Stres yang dialami dalam jangka waktu panjang dan tidak ditangani dengan baik dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Beberapa dampak buruk akibat stres di antaranya yaitu: 

  • Masalah kulit seperti jerawat atau eksim mungkin muncul dan sulit dihilangkan. 
  • Diabetes sebab ketika stres seseorang cenderung mengonsumsi lebih banyak gula untuk membantu dirinya merasa rileks.
  • Risiko terkena penyakit jantung akan meningkat tajam ketika seseorang mengalami stres berat.
  • Hipertensi atau darah tinggi dapat terjadi karena tekanan psikologis. 
  • Masalah kesuburan sehingga sulit untuk hamil. 
  • Gangguan makan yang dapat membuat seseorang mengalami penurunan berat badan secara drastis atau obesitas. 
  • Depresi atau gangguan kecemasan.

Meski sulit, stres dapat Anda cegah agar tidak terjadi. Meski beberapa penyebab stres seperti pekerjaan tidak dapat dihindari, Anda dapat meminimalkan tingkat stres yang dialami. Beberapa usaha pencegahan yang mungkin dicoba yaitu berlatih pernapasan, yoga, memelihara hewan atau tanaman, mengurangi konsumsi kafein, berhenti merokok, menulis diary, serta lebih banyak tertawa. Apabila Anda masih memiliki pertanyaan seputar penyebab stres dan cara mengatasinya, tanyakan secara langsung pada dokter secara gratis melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh aplikasi SehatQ sekarang juga melalui App Store atau Google Play.

Stereotip

Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda. Sebagian orang menghargai orang lain tanpa memandang latar belakang mereka. Namun, sebagian orang tidak suka terhadap orang lain walaupun hanya melihat dari penampilannya dan mungkin tidak kenal dengan orang tersebut. Orang-orang yang memiliki karakteristik seperti ini memiliki sikap stereotip.

Stereotip dapat diketahui melalui reaksi seseorang terhadap orang lain. Jika orang tersebut tidak suka dengan orang lain, maka mereka kemungkinan memiliki sikap stereotip. Jika masalah tersebut terus dibiarkan, maka mereka akan terus tidak suka terhadap orang tersebut sampai kapanpun. Walaupun hanya terjadi di pikiran manusia, hal tersebut juga bisa menunjukkan sikap diskriminatif.

Jenis Stereotip

Stereotip tidak hanya terjadi berdasarkan penampilan seseorang, namun juga bisa terjadi berdasarkan jenis stereotip berikut:

  1. Rasisme

Rasisme merupakan jenis stereotip yang terjadi berdasarkan ras. Pada umumnya, orang-orang cenderung berprasangka terhadap orang lain berdasarkan warna kulit yang dimiliki. Jika kulit mereka berbeda, mereka mungkin bisa menjadi korban diskriminasi. Masalah tersebut juga bisa terjadi jika mereka memiliki warna kulit yang sama, namun memiliki latar belakang etnis lain seperti bahasa.

  1. Seksisme

Seksisme merupakan jenis stereotip yang terjadi berdasarkan jenis kelamin. Hal tersebut bisa terjadi baik pada laki-laki maupun perempuan, namun perempuan yang lebih sering menjadi korban seksisme.

Ada berbagai faktor yang dapat memicu hal tersebut, salah satunya termasuk pekerjaan. Sebagian pekerja lebih memilih untuk menerima orang-orang dengan jenis kelamin tertentu.

  1. Ageism

Ageism merupakan jenis stereotip yang terjadi berdasarkan usia. Hal tersebut terjadi baik pada orang-orang yang berusia muda maupun tua. Pekerjaan merupakan salah satu konflik yang berkaitan dengan usia. Sebagian orang memilih orang yang lebih tua karena pengalamannya, namun sebagian orang memilih orang yang lebih muda karena mereka berada di usia produktif.

  1. Classism

Classism merupakan jenis stereotip yang terjadi berdasarkan kelas sosial. Sebagian orang yang kaya cenderung berpikir bahwa orang-orang yang miskin dapat memberikan dampak yang buruk bagi mereka, atau sebaliknya. Hal tersebut juga merupakan hal yang sering dibicarakan oleh sebagian orang.

  1. Nasionalisme

Nasionalisme merupakan jenis stereotip yang terjadi berdasarkan ide dan gerakan untuk mendukung kelompok tertentu. Sebagian orang berpikir bahwa kelompok yang didirikan merupakan kelompok yang bertindak dengan benar, namun tidak demikian. Hal tersebut merupakan pandangan dari orang-orang yang berada di kelompok tertentu.

  1. Homophobia

Homophobia merupakan jenis stereotip yang terjadi berdasarkan homoseksual. Sebagian orang merasa takut terhadap orang-orang yang homo, baik gay maupun lesbian. Tidak hanya ketakutan, masalah tersebut juga dapat menimbulkan intoleransi bagi sebagian orang.

  1. Xenophobia

Xenophobia merupakan jenis stereotip yang terjadi berdasarkan orang asing. Sebagian orang merasa takut terhadap orang asing, karena orang asing terlihat berbeda dengan diri mereka.

  1. Agama

Sebagian orang juga memiliki sikap stereotip terhadap agama dan kepercayaan tertentu. Sebagian orang merasa obsesif terhadap agama yang dianuti sehingga mereka berpikir bahwa agama lain dapat menimbulkan hal negatif dalam kehidupan mereka.

Cara Menyikapi Perbedaan Terhadap Orang Lain

Stereotip merupakan sikap yang sulit dihindari. Oleh karena itu, jika Anda memiliki sikap tersebut dan ingin membuat perubahan, Anda bisa melakukan beberapa cara di bawah:

  • Memiliki rasa empati terhadap hal-hal yang membedakan diri Anda seperti ras.
  • Meningkatkan interaksi dengan orang lain yang memiliki latar belakang yang berbeda dengan Anda.
  • Membantu membuat orang lain sadar akan perbedaan yang dimiliki dalam kehidupan.
  • Menerapkan keadilan bagi orang-orang di semua kelompok.

Kesimpulan

Stereotip merupakan sikap yang dapat menentukan apakah seseorang suka terhadap orang lain atau tidak. Jika tidak suka terhadap orang lain karena faktor tertentu, maka mereka bisa menambah rasa benci terhadap kelompok tersebut. Oleh karena itu, Anda sebaiknya menerapkan cara-cara yang disebutkan di atas supaya tidak menimbulkan perselisihan terhadap kaum-kaum tertentu.

Siklotimia, Bisa Menyebabkan Bipolar

Siklotimia, Bisa Menyebabkan Bipolar

Siklotimia atau gangguan siklotimik, adalah gangguan mood ringan dengan gejala yang mirip dengan gangguan bipolar II. Baik siklotimia dan gangguan bipolar menyebabkan naik turunnya emosi, dari manic high ke depressive low.

Siklotimia ditandai dengan gejala depresi tingkat rendah yang berfluktuasi bersama dengan periode mania ringan (hipomania). Gejala harus ada setidaknya dua tahun sebelum diagnosis siklotimia dapat dibuat (satu tahun pada anak-anak). Perubahan mood ini cenderung terjadi dalam siklus, mencapai pasang surut. Di antara pasang surut ini, Anda mungkin merasa suasana hati Anda stabil.

Perbedaan utama antara siklotimia dan bipolar adalah intensitas. Perubahan suasana hati yang terkait dengan siklotimia tidak seekstrim yang terjadi pada gangguan bipolar. Mereka yang mengalami gangguan bipolar mengalami gejala intens yang memenuhi kriteria klinis untuk diagnosis mania dan depresi berat, sedangkan mereka yang mengalami siklotimia mengalami “naik turun” yang lebih ringan, digambarkan sebagai hipomania dan depresi ringan. Jika tidak diobati, siklotimia dapat meningkatkan resiko Anda mengembangkan gangguan bipolar.

Kondisi siklotimia biasanya berkembang pada masa remaja. Orang dengan penyakit ini sering terlihat berfungsi dengan normal, meskipun mereka tampak “murung” atau “sulit” bagi orang lain. Orang sering tidak mencari pengobatan karena perubahan suasana hati tidak tampak parah. Orang dengan siklotimia kadang-kadang bahkan bisa menjadi sangat produktif.

Penderita siklotimia biasanya mengalami depresi tingkat rendah selama berminggu-minggu yang diikuti dengan episode mania ringan yang berlangsung selama beberapa hari. Gejala depresi siklotimia mungkin termasuk:

  • Sifat cepat marah
  • Agresivitas
  • Insomnia atau hipersomnia (tidur terlalu banyak)
  • Perubahan nafsu makan
  • Penurunan atau kenaikan berat badan
  • Kelelahan atau energi rendah
  • Hasrat dan fungsi seksual rendah
  • Perasaan putus asa, tidak berharga, atau bersalah
  • Kurang perhatian, kurang konsentrasi, atau kelupaan
  • Gejala fisik yang tidak dapat dijelaskan

Gejala manik siklotimia mungkin termasuk:

  • Harga diri yang sangat tinggi
  • Berbicara berlebihan atau berbicara dengan sangat cepat, terkadang begitu cepat sehingga orang lain kesulitan mengikuti apa yang dikatakan orang tersebut
  • Balap pikiran (kacau dan tidak teratur)
  • Kurang fokus
  • Kegelisahan dan hiperaktif
  • Kecemasan meningkat
  • Pergi berhari-hari dengan sedikit atau tanpa tidur (tanpa merasa lelah)
  • Argumentatif
  • Hiper seksualitas
  • Perilaku sembrono atau impulsif

Beberapa orang mengalami “periode campuran”, di mana kombinasi gejala manik dan depresi terjadi dalam waktu yang sangat singkat, yang satu diikuti segera oleh yang lain. Peneliti tidak yakin apa yang menyebabkan atau memicu gejala siklotimia. Kondisi tersebut, bagaimanapun, diketahui diturunkan dalam keluarga.

Seseorang tidak menderita siklotimia jika merasa bebas dari gejala selama lebih dari dua bulan. Untuk membedakan siklotimia dari kemurungan biasa, dokter Anda akan membandingkan gejala Anda dengan beberapa kriteria klinis.

Siklotimia adalah kondisi kronis yang membutuhkan pengobatan seumur hidup. Jika Anda berhenti minum obat, bahkan selama periode remisi gejala Anda akan kembali. Karena siklotimia dapat berkembang menjadi gangguan bipolar, Anda harus menerima perawatan yang tepat. Penggunaan alkohol dan obat-obatan juga dapat meningkatkan gejala Anda.

Tidak ada obat untuk siklotimia, tetapi ada perawatan yang akan membantu Anda mengelola gejala Anda. Dokter Anda akan membantu Anda membuat rencana perawatan yang kemungkinan besar akan mencakup kombinasi pengobatan dan terapi. Anda mungkin tergoda untuk berhenti minum obat atau menghadiri sesi terapi selama episode hipomania. Tetapi sangat penting bagi Anda untuk tetap berpegang pada rencana perawatan Anda.

Cara Mengobati Gangguan Kecemasa Umum

Merasa cemas itu wajar. Namun, jika kecemasan terlalu sering terjadi, tanpa alasa, dan berlebihan, mungkin Anda mengidap gangguan kecemasan umum.  Gangguan mental ini bisa dialami oleh siapa saja, baik dewasa maupun anak-anak.

Generalized anxiety disorder (GAD) atau gangguan kecemasan umum akan membuat penderitanya cenderung selalu memikirkan hal-hal yang negatif dan buruk. Bahkan kecemasan tersebut tidak realistis.

Orang yang mengalami GAD ini bahkan merasa akan terjadi sesuatu yang buruk padanya. Dia juga akan mengkhawatirkan aspek-aspek kehidupannya seperti pekerjaan, sekolah, kesehatan, dan lainnya. Dan akan mengganggu kehidupan sehari-harinya.

Orang dengan gangguan kecemasan umum biasanya tidak bisa menjelaskan apa yang membuatnya merasa sangat khawatir berlebihan pada orang lain.

Penyebab Gangguan Kecemasan Umum

Sebenarnya hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab seseorang mengalami gangguan kecemasan umum. Namun, diduga kondisi ini muncul karena dipicu oleh fungsi bagian otak yang tidak normal untuk mengontrol emosi, tingkah laku, dan juga pola pikir.

Ada juga faktor-faktor yang disebut berkontribusi memicu munculnya gangguan kecemasan umum ini, yaitu:

  • Mempunyai keluarga dengan riwayat gangguan kecemasan umum
  • Memiliki riwayat pernah mengalami kejadian traumatis yang membuat seseorang mengalami stres, misalnya pernah mengalami bullying
  • Memiliki riwayat adanya gangguan pada sistem saraf
  • Memiliki riwayat penyakit yang butuh pengobatan jangka panjang
  • Memiliki riwayat pengguna obat-obatan terlarang atau pecandu minuam beralkohol
  • Selain itu, ditemukan ternyata wanita dua kali lebih rentang mengalami GAD dibanding pria.

Apa Gejala dan Tanda Gangguan Kecemasan Umum?

Anxiety atau kecemasan merupakan hal wajar jika seseorang berada di situasi tertekan atau kondisi tertentu. Namun ada juga orang yang mengalami rasa cemas yang berlebihan dan tanpa alasan. Untuk mengetahui seseornag mengalami gangguan kecemasan umum, berikut gejala dan tanda-tandanya:

  • Sulit mengendalikan rasa kecemasan dan bisa berpindah dari satu topik ke topik yang lain
  • Mengalami kecemasan yang terlihat jelas dan berlebihan akan berbagai hal atau topik, aktivitas, ataupun kejadian selama enam bulan atau lebih
  • Kecemasan yang dibarengi dengan gejala-gejala fisik dan kognitif seperti lebih mudah cemas dan gelisah, cepat capek atau lebih lelah, meningkatkan nyeri otot, kesulitan tidur, terganggunya konsentrasi, serta mudah kesal.

Cara Mengobati Ganggaun Kecemasan Umum

Menangani dan mengobati gangguan kecemasan umum ini bisa dilakukan dengan psikoterapi dan obat-obatan. Tentu saja penanganannya berdasarkan tingkat dampak dari gangguan kecemasan pada kehidupan sehari-hari penderitanya.

  1. Psikoterapi

Jenis psikoterapi yang paling efektif untuk penderita gangguan kecemasan umum adalah terapi perilaku kognitif yang termasuk lini pengobatan pertama pasien GAD.

Tujuan dari terapi kognitif ini adalah untuk mengubah perilaku dan pemikiran yang membuat penderita sering merasa kecemasan. Terapis akan membantu pasien bagaimana caranya mengendalikan kecemasan dan menenangkan pikiran.

  • Obat-obatan

Pengobatan memang bukan pilihan pertama untuk mengobati kondisi GAD ini, namun bisa membantu mengurangi gejala pasien GAD. Ada obat-obatan yang digunakan jangka pendek dan jangka panjang, berdasarkan tingkat keparahan dampak GAD yang dialami pasien.

  • Pengobatan jangka pendek, bertujuan untuk mengurangi beberapa gejala fisik seperti kram perut atau pun ketegangan otot. Obat untuk jangka pendek ini berupa clonazepam, lorazepam, ataupun alprazolam.
  • Pengobatan jangka panjang, seperti obat antidepresan dari golongan selective serotonin reptake inhibitor (SSRI) dan norepinephrine reuptake inhibitor (SNRI). Ada juga obat antikecemasan atau ansiolitik yang berguna untuk mengurangi rasa mudah gelisah, susah tidur, dan gejala lainnya.

3. Mengatur Gaya Hidup

Mengatur gaya hidup juga bisa mengurangi gejala gangguan kecemasan yang dialamioleh pasien.

  • Menghindari obat-obatan terlarang dan zat yang memicu cemas
  • Menerapkan pola makan yang sehat, istirahat yang cukup, dan berolahraga secara teratur
  • Membicarakan masalah yang dihadapi pada orang terdekat
  • Menerapkan teknik relaksasi agar stres yang dialami bisa teratasi.

Begini Cara Meningkatkan Kreativitas Anak

Terdapat berbagai cara meningkatkan kreativitas, seseorang hanya perlu memilih cara mana yang dipakai

Kreativitas merupakan kemampuan seseorang dalam menciptakan sesuatu yang baru, bukan hal yang benar-benar baru ada atau muncul tetapi juga bisa hasil dari kombinasi dan dari unsur-unsur sebelumnya yang telah ada. Terdapat berbagai cara meningkatkan kreativitas, seseorang hanya perlu memilih cara mana yang dipakai untuk mencapai tujuan dari kreativitas yang ada.

Perlu diketahui bahwa kreativitas bukan suatu hal yang dibutuhkan oleh para pekerja seni, tetapi hal ini menjadi sesuatu yang baik bagi seseorang ketika mengelola dan menjaga kesehatan keseimbangan hidup mereka. Meningkatkan kreativitas juga diperlukan karena dapat memberi dampak yang baik untuk seseorang yang melakukannya, terlebih untuk anak.

Cara Meningkatkan Kreativitas Anak

Meningkatkan kreativitas berarti berani untuk mengambil risiko, berani mencoba hal-hal baru yang sebelumnya tidak pernah atau belum pernah dilakukan dan hasilnya juga belum jelas. Untuk bisa mencapai hasil yang ditargetkan, terdapat beberapa cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan kreativitas dalam diri anak, berikut ini beberapa di antaranya.

  1. Beri Beragam Permainan

Mengasah kreativitas anak kecil bisa lewat permainan dan tak harus mahal, permainan menarik seperti membuat alat musik dari peralatan memasak sangat bisa dijadikan sebagai pelajaran. Agar tak bosan, sediakan lebih dari satu jenis permainan. Untuk mengakali jika tidak ingin membeli bisa dengan mencari ide lewat internet mengenai bagaimana cara membuat mainan sederhana.

Berikan anak kesempatan bermain di luar rumah bersama teman-temannya, kesempatan ini tak hanya bisa membantunya semakin kreatif tetapi juga bisa membuat anak belajar bagaimana cara berinteraksi dengan lingkungan dan orang lain. 

  1. Membuat Sesuatu Bersama

Para orang tua dapat mengajak anak mereka untuk membuat sesuatu secara bersama-sama, aktivitas ini selain bisa digunakan untuk menguatkan ikatan antara orang tua dengan anak juga sangat membantu anak dalam menuangkan sisi kreatifnya ketika melakukan sesuatu. Misalnya seperti mengajak mereka bermain melipat kertas, menggambar dan menyusun balok.

Tak perlu dikhawatirkan jika hasil dari kreasi anak belum sesuai dengan perkiraan atau ekspektasi orang tua. Perlu diingat bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah agar anak dapat mengeluarkan ide-ide dan kreasi yang dimiliki mereka dalam bentuk apa pun.

  1. Biarkan Berimajinasi

Ketika usia sang anak bertambah, pada umumnya ini diiringi dengan daya imajinasi mereka yang semakin tak terbatas. Hal ini terlihat dari tindakan mereka seperti senang bermain dengan berpura-pura menirukan sesuatu, rasa ingin tahu mengenai banyak hal dan ingin mencoba mengeksplorasi berbagai hal yang ada disekitarnya.

Untuk mengembangkan imajinasi dan kreativitas mereka, orang tua sangat bisa mengajak sang anak berpura-pura menjadi sesuatu yang mereka inginkan. Seperti misalnya, berperan sebagai tokoh pahlawan super yang diciptakan oleh sang anak sendiri. Berikan anak kesempatan untuk dapat berimajinasi memikirkan seperti apa sifat dan kebiasaan apa yang mereka sukai.

  1. Eksplorasi Berbagai Tempat

Biarkan anak menjelajah rumah atau lingkungan ruma hingga tempat-tempat menarik seperti museum untuk membangun kreativitas mereka. Cara meningkatkan kreativitas pada anak yang satu ini terbukti mampu membuat kinerja otak anak semakin berkembang. Biarkan anak melihat berbagai banyak hal dan tempat menarik perhatian mereka.

Selain berbagai cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan kreativitas anak, melihat dan meniru contoh kreativitas yang ada juga sangat bisa dilakukan. Seperti melukis, menggambar, mewarnai, berkebun, bermain tebak-tebakan hingga kegiatan lain yang membuat anak dapat belajar sambil bermain.