Category: Obat

Pilihan Obat Batuk Berdahak Anak dari Bahan Alami

Batuk berdahak pada anak seringkali membuat anak jadi rewel, bahkan waktu tidurnya pun terganggu karena lendir yang ada di dalam tenggorokan sulit dikeluarkan. Untuk mengatasinya, kita bisa memberikan obat batuk berdahak anak dari bahan-bahan alami yang ada di rumah. 

Batuk berdahak pada anak biasanya disebabkan karena infeksi bakteri atau virus yang menyerang saluran pernapasan, sehingga muncul lendir atau dahak sebagai respon tubuh untuk melawan infeksi tersebut. 

Obat dari bahan alami ini bisa solusi saat anak rewel di malam hari dan sudah tidak ada apotek atau toko kesehatan yang buka. 

Beberapa bahan alami seperti madu, jahe, lemon, hingga air garam dipercaya bisa meredakan batuk berdahak pada anak. Berikut ini pilihan obat batuk berdahak anak yang bisa dibuat dari bahan-bahan alami di rumah. 

Air putih

Mencukupi kebutuhan air putih setiap harinya bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini bisa membantu memulihkan batuk berdahak pada anak lebih cepat yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. 

Sebaiknya, berikan juga segelas air hangat pada si Kecil karena bisa membantu melegakan serta menghangatkan tenggorokan. 

Madu

Madu memiliki sifat anti radang yang bisa meredakan batuk berdahak dan juga pilek. Madu juga bersifat anti bakteri sehingga bisa mencegah bakteri yang menyebabkan batuk berdahak pada si Kecil.

Selain itu, madu juga dipercaya bisa membantu si Kecil tidur lebih nyenyak karena bisa meredakan batuk berdahak dengan baik. 

Untuk hasil maksimal, kamu bisa memberikan setengah sendok madu pada si Kecil sebelum tidur. Hal ini cukup efektif meredakan batuk berdahaknya.

Hindari memberikan madu pada anak-anak dengan usia di bawah satu tahun, ya. Hal ini bisa menyebabkan botulisme atau keracunan. 

Jahe

Jahe bisa memberikan efek menghangatkan pada tenggorokan. Hal ini pun dipercaya bisa meredakan batuk berdahak pada si kecil.

Berdasarkan riset, jahe juga bisa membuat otot polos pada saluran pernapasan lebih tenang, sehingga jalan napas jadi terbuka dan batuk berdahak bisa berkurang.

Buat minuman jahe dengan merebus 2 potong jahe ke dalam 4 gelas air selama 15 menit. Bagi air rebusan ini menjadi 3 dan berikan pada anak setiap 8 jam sekali, ya. 

Air garam

Air garam dipercaya bisa mengencerkan lendir pada hidung. Hal ini akan membuat pernapasan si Kecil jadi lebih lega.

Caranya, campurkan ½ sendok teh garam dengan air hangat. Aduk hingga keduanya larut dengan baik. Lalu, teteskan sebanyak 2-3 tetes air garam ke lubang hidung si Kecil. Pastikan kamu melakukannya secara hati-hati, ya. 

Jus lemon

Jus lemon merupakan salah satu obat batuk berdahak anak yang cukup efektif. Diketahui jika lemon memiliki kandungan yang bisa meredakan batuk berdahak. 

Untuk hasil yang maksimal, berikan satu sendok teh jus lemon pada anak setiap 3 jam sekali, ya. Mengingat jus lemon bisa membuat tenggorokan sakit dan menimbulkan dehidrasi, sebaiknya pemberian jus lemon disertai dengan air hangat yang cukup. 

Minyak kayu putih untuk menghangatkan tenggorokan

Agar tenggorokan si Kecil jadi lebih hangat, sebaiknya oleskan minyak kayu putih di area tenggorokan. 

Minyak kayu putih dikenal dengan kandungan cineole yang bisa berfungsi sebagai ekspektoran, sehingga dahak bisa dikeluarkan lebih mudah. 

Minyak kayu putih juga dipercaya memiliki khasiat melebarkan pembuluh darah, sehingga oksigen bisa lebih banyak masuk ke dalam paru-paru. 

Selalu oleskan minyak kayu putih di bagian leher dan dada sebelum tidur agar si Kecil bisa tidur lebih nyenyak.

5 Pilihan Obat Herbal dan Resep Dokter untuk Mengatasi Gangguan Prostat

Prostat adalah salah satu bagian dari organ reproduksi pria yang berfungsi menghasilkan air main dan memasok nutrisi untuk sel sperma. 

Pria dewasa yang berusia 55 tahun ke atas rentan mengalami gangguan prostat. Risiko semakin meningkat seiring pertambahan usia, terutama pada usia 70 tahun. 

Tiga bentuk penyakit prostat yang paling umum adalah peradangan prostatitis), pembesaran prostat non-kanker (benign prostatic hyperplasia atau BPH) dan kanker prostat. Seorang pria bisa saja memiliki lebih dari satu gangguan prostat, sehingga perawatannya harus dilakukan dengan serius. 

Mengobati penyakit prostat

Perawatan setiap gangguan prostat berbeda-beda. Untuk prostatitis, dokter akan meresepkan obat antibakteri dan perawatan suportif. Perawatan BPH lebih berfokus untuk mengecilkan ukuran prostat baik dengan perawatan obat maupun operasi. 

Seseorang yang menderita kanker prostat menjalani perawatan tergantung pada kondisi kesehatan individu. Pengobatan kanker prostat meliputi:

  • Pengobatan hormon (terapi kekurangan androgen)
  • Perawatan ablatif seperti ultrasound terfokus intensitas tinggi (HIFU)
  • Radioterapi
  • Kemoterapi
  • Operasi, termasuk prostatektomi (pengangkatan prostat)

Rekomendasi obat penyakit prostat

Hampir semua obat gangguan prostat memiliki label K atau obat keras, sehingga penggunaannya harus sesuai dengan resep dokter. Namun Anda juga bisa menemukan beberapa obat herbal untuk gangguan prostat. 

Berikut 5 rekomendasi obat penyakit prostat di apotek:

  1. Bima 99 Madu Kesuburan Pria

Bima 99 Madu Kesuburan Pria mengandung kombinasi madu murni, ekstrak pasak bumi, kapulaga, dan akar aliali. 

Kombinasi bahan alami tersebut terbukti berkhasiat mengatasi gangguan fungsi seksual sekaligus meningkatkan kesuburan pria. Produk ini juga efektif mencegah gangguan prostat, meningkatkan daya tahan tubuh, serta meningkatkan stamina pria.  

Konsumsi 2 sendok makan sebanyak 2 hingga 3 kali sehari untuk mendapat efek yang maksimal. Simpan di tempat kering dan aman, dan jangan berikan pada wanita dan anak-anak.

  1. Herbacure Naturprost

Obat herbal prostat selanjutnya adalah Herbacure Naturprost. Herbacure Naturprost mengandung ekstrak herbal kiji beling, kumis kucing, dan kunyit yang dikemas dalam bentuk kapsul sehingga mudah untuk diminum. 

Ketiga bahan aktif tersebut dikenal berkhasiat untuk mengatasi dan meredakan berbagai gejala gangguan kelenjar prostat, mulai dari infeksi hingga kanker prostat, dengan menghambat hormon dihydrotestosterone/DHT yang memicu penyakit prostat.

  1. Cialis Tablet 10 mg

Cialis merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi disfungsi ereksi. Cialis mengandung tadalafil yang juga berguna mengobati pembesaran prostat jinak (BPH) dan hipertensi pulmonal. 

Cialis merupakan obat keras sehingga penggunaannya harus sesuai dengan resep dokter. Sakit kepala, nyeri lambung, dan mual bisa terjadi akibat dari penggunaan Cialis.

  1. Avodart Kapsul 0,5 mg

Avodart Kapsul mengandung bahan aktif dutasteride 0,5 mg yang berfungsi mencegah perkembangan sel prostat jinak atau hiperplasia prostat jinak (BPH). Obat ini bisa dikonsumsi dengan atau sebelum makan. 

Avodart merupakan obat keras yang tidak bisa dikonsumsi oleh orang yang hipersensitif terhadap zat dalam obat. Tak jarang penggunaannya menimbulkan efek samping seperti impotensi, penurunan libido, pembengkakan pada area tubuh tertentu, dan gangguan ejakulasi. 

Gunakan Avodart kapsul sesuai dengan petunjuk dokter.

  1. Duodart Kapsul

Jika gangguan prostat parah, dokter umumnya meresepkan Duodart. Obat ini mengandung bahan aktif dutasteride 0,5 mg dan tamsulosin hydrochloride 0,4 mg yang berkhasiat mengatasi pembesaran pada prostat jinak sedang hingga parah, dan mengurangi risiko retensi urin akut. 

Duodart termasuk ke dalam obat golongan keras yang hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter. 

Konsultasikan masalah terkait gangguan prostat dengan dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Setelah itu, Anda bisa menebus obat yang diresepkan dengan membeli obat gangguan prostat di toko kesehatan SehatQ. 

Perhatikan Hal Ini Sebelum Minum Obat Penenang!

Perhatikan Hal Ini Sebelum Minum Obat Penenang!

Banyak kondisi yang membuat Anda kadang harus mengonsumsi obat penenang seperti benzodiazepine, obat tidur atau lainnya. Mungkin awalnya ini akan membantu permasalahan Anda, tetapi jika terus menerus dikonsumsi tanpa pengawasan dan arahan dokter akan mengakibatkan hal yang fatal pada diri Anda. 

Obat tidur adalah salah satu jenis yang sering digunakan sebagai penenang. Obat tidur merupakan jenis obat yang diresepkan oleh dokter sebagai pengobatan jangka pendek untuk masalah gangguan tidur. Obat ini dapat membantu menghasilkan rasa kantuk, membuat waktu tidur menjadi lebih lama, dan memberikan efek menenangkan (sedatif). Ada beberapa jenis obat tidur yang bisa Anda konsumsi tetapi sesuaikan dengan kebutuhan dan hasil konsultasi dengan dokter.

  1. Hipnotik

Ini adalah jenis obat yang biasanya diresepkan oleh dokter untuk para penderita gangguan tidur atau insomnia. Obat jenis ini memiliki fungsi untuk membantu penderita insomnia mudah terlelap. Varian obat jenis hipnotik ini ada bermacam-macam, yaitu

  • Zolpidem
  • Eszopiclone
  • Zaleplon
  • Ramelteon
  1. Antihistamin sedative

Obat ini merupakan obat antialergi yang dapat juga digunakan sebagai obat untuk mengatasi tidur. Obat ini akan memberikan efek samping dengan membuat orang yang mengonsumsinya akan mengantuk.  Tidak hanya itu saja, obat ini dapat membuat bisa meredakan rasa cemas. Beberapa contoh obat antihistamin sedatif antara lain

  • Diphenhydramine
  • Doxylamine
  • Cyclizine
  1. Melatonin 

Obat ini mengandung senyawa yang diproduksi oleh tubuh secara alamiah. Pada malam Anda akan mengantuk di malam hari. Biasanya fungsi melatonin berbeda pada setiap orang. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari usia hingga gaya hidup. Jika produksi melatonin terganggu, maka siklus tidur pun dapat terganggu. Obat dengan kandungan melatonin ini efektif untuk memangkas waktu seseorang dari bangun hingga tertidur. Sebaiknya mengonsumsi obat jenis ini pada saat malam hari sebelum tertidur.

Jika memang kondisi Anda perlu untuk mengonsumsi penenang seperti obat tidur, maka ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

  • Sebelum mengonsumsi obat tidur, ada baiknya periksakan diri terlebih dahulu ke dokter untuk mengetahui penyebab atau latar belakang terjadinya insomnia.
  • Obat tidur dianjurkan dikonsumsi 15 menit sebelum waktu tidur. Jika tidak, obat ini dapat membuat Anda kehilangan konsentrasi dan kesadaran, sehingga akan membahayakan Anda saat berkendara.
  • Pastikan Anda membaca semua instruksi termasuk dosis yang tertera pada label, terutama pada bagian efek samping. Konsultasikan ke dokter jika ada informasi yang tidak Anda mengerti.
  • Jangan sekali-sekali mengonsumsi minuman keras bersamaan dengan obat tidur. Perpaduan obat tidur dan alkohol akan meningkatkan efek samping keduanya, dan dapat menyebabkan henti napas yang bisa berakibat fatal.
  • Anda juga tidak disarankan mengonsumsi jeruk Bali ataupun jus jeruk Bali saat mengonsumsi obat tidur. Buah ini berisiko meningkatkan dan mempertahankan kadar obat yang diserap pembuluh darah sehingga menyebabkan dosis berlebih.
  • Hindari mengonsumsi suatu jenis obat tidur yang baru pertama kalinya Anda pakai, bila di pagi harinya Anda akan menjalani sebuah kegiatan penting seperti wawancara kerja atau rapat besar. Anda tidak tahu bagaimana tubuh Anda akan bereaksi terhadap obat tersebut.
  • Beberapa jenis obat tidur memang hanya ditujukan untuk konsumsi jangka pendek, misalnya 10 hari. Maka, hindari mengonsumsi obat tidur dalam jangka waktu lebih lama dari yang direkomendasikan dokter Anda.
  • Penghentian konsumsi obat tidur memerlukan waktu penyesuaian. Terkadang insomnia dapat kembali muncul saat obat tidur berhenti digunakan. Konsultasikan ke dokter untuk menghentikan penggunaan obat tidur secara bertahap.

Ada efek samping dari penggunaan obat penenang ini, yaitu nyeri dada, sulit bernapas, gangguan penglihatan, ruam, gatal, bengkak pada mata, wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan. Jika Anda mengalami gangguan segera periksakan diri ke dokter.

Bodrex Extra Obat Untuk Apa?

Bodrex Extra

Bodrex extra adalah obat yang digunakan untuk mengobati sakit kepala seperti migrain, yang dikarakterisasikan dengan adanya sakit kepala yang terus muncul dengan tingkat keparahan sedang hingga parah, sakit gigi, sakit punggung, nyeri dan peradangan pada persendian serta demam. 

Sakit kepala jenis ini biasanya disebabkan karena aktivitas yang terlalu berat, kurang tidur, dan dehidrasi. 

Apa itu obat bodrex extra?

Obat bodrex extra ini mengandung paracetamol, ibuprofen, dan kafein. Obat ini meredakan rasa nyeri dan mengurangi suhu tubuh saat Anda menderita demam, berkat kandungan paracetamol di dalamnya. Sementara itu, kafein bertindak dalam membantu meningkatkan keefektifan paracetamol. 

Bodrex extra merupakan obat yang masuk ke dalam kelas obat yang disebut Analgesic-Antipyretic. Obat antipyretic-analgesic merupakan kelas obat dengan efek analgesic, antipyretic, anti-peradangan, dan anti-rematik. 

Obat ini bekerja dengan cara menghambat sintesis prostaglandin pada sistem saraf pusat dan jaringan perifer yang menyebabkan nyeri. Akan tetapi, untuk efek analgesic yang dimilikinya, obat ini hanya dapat digunakan untuk meredakan rasa nyeri ringan hingga sedang. 

Overdosis karena mengkonsumsi Bodrex Extra

Dalam kasus terjadinya overdosis, perawatan segera perlu dilakukan untuk mengontrol overdosis paracetamol. 

Seorang pasien perlu mendapatkan rawat kegawatdaruratan secepatnya di rumah sakit. Level paracetamol darah perlu diukur setelah 4 jam atau lebih sejak obat dikonsumsi. 

Terapi N-acetylcysteine dapat dilakukan hingga 24 jam setelah paracetamol dikonsumsi, akan tetapi, efek pelindung tertinggi bisa didapatkan pada 8 jam setelah konsumsi obat. Setelah periode tersebut habis, tingkat efektifan antidot dapat menurun secara tajam. 

Methionine oral dapat menjadi pilihan alternatif untuk perawatan di luar rumah sakit apabila gejala muntah bukan menjadi masalah. 

Manajemen pasien yang memiliki disfungsi hati parah lebih dari 24 jam pasca konsumsi obat perlu didiskusikan dengan dokter ahli hati. 

Pasien juga harus mendapatkan perawatan pendukung umum seperti hidrasi dan pengawasan untuk tanda-tanda esensial. 

Activated charcoal dapat bermanfaat ketika dilakukan dalam waktu 1 jam setelah overdosis namun masih dapat efektif dalam durasi 4 jam setelah overdosis. Efek CNS overdosis dapat diatur dengan obat intravena yang memperlambat aktivitas otak. 

Apabila Anda mengkonsumsi obat ini dalam jumlah yang berlebih, hal ini dapat menyebabkan level obat terlalu tinggi dan berbahaya di dalam tubuh. 

Dalam kasus tersebut, gejala yang muncul akibat overdosis di antaranya adalah ketidaknormalan dalam metabolisme glukosa, ketidaknormalan acidosis metabolisme, berat badan rendah yang tidak normal, gagal ginjal akut , kecemasan, penyakit otak yang mengubah fungsi dan struktur otak, pembengkakan cerebral, protein berlebih dalam urin, produksi urin yang berlebih, kematian, peningkatan detak jantung, peradangan pada pankreas, insomnia, detak jantung yang tidak teratur, kerusakan hati, gagal hati, gula darah yang rendah, mual, adanya darah di dalam urin, sakit perut, tremor, tampilan kulit yang pucat dan tidak sehat, nyeri perut bagian atas, dan muntah.

 Apabila Anda merasa menderita overdosis Bodrex extra, hubungi dokter sesegera mungkin.

Sebelum Anda menggunakan atau mengkonsumsi Bodrex extra, beritahu dokter apabila Anda memiliki alergi terhadap bahan yang terkandung di dalamnya, seperti kafein, paracetamol, dan ibuprofen. 

Dokter dapat meresepkan obat alternatif. Selain itu, beritahu dokter apabila Anda memiliki riwayat kesehatan penderita penyakit ginjal atau kerusakan hati. Bodrex extra tidak aman digunakan untuk ibu hamil, sehingga Anda perlu mendiskusikan dampak obat ini terhadap kesehatan bayi dengan dokter sebelum Anda memutuskan untuk menggunakannya. 

Efek Samping yang Mungkin Timbul Akibat Obat Gemfibrozil

Berbagai perawatan akan diusahakan untuk mengatur kadar kolesterol dalam tubuh yang terlalu tinggi. Salah satunya yaitu dengan pemberian obat gemfibrozil. Obat ini bekerja dengan menurunkan jumlah lemak yang dihasilkan oleh hati. Obat ini masuk dalam golongan turunan asam fibrat dan memiliki dua jenis sediaan yaitu kapsul serta tablet. Untuk dosis penggunaannya, akan disesuaikan dengan kondisi pasien. Lalu, apa saja efek samping yang mungkin timbul akibat mengonsumsi obat gemfibrozil? 

Kegunaan obat gemfibrozil 

Fungsi gemfibrozil yaitu untuk membantu menurunkan kadar trigliserida yang tinggi dalam darah. Selain itu, obat gemfibrozil juga dapat digunakan untuk menurunkan risiko penyakit pankreas atau pakreatitis. Meski demikian, pengobatan dengan gemfibrozil saja tidak akan berhasil mengatasi keluhan medis berupa diabetes atau penyakit pankreas. Pola hidup sehat perlu dijalani agar pengobatan keseluruhan dapat berhasil. 

Efek samping obat gemfibrozil 

Semua jenis obat tentu memiliki risiko efek samping ketika dikonsumsi. Saat mengonsumsi obat gemfibrozil juga akan memberikan efek samping yang bersifat ringan maupun serius. Berikut ini merupakan beberapa efek samping serius obat gemfibrozil berupa:

  • Sakit kepala, pusing, mengantuk
  • Nyeri perut ringan, mual, muntah, dan diare
  • Nyeri sendi atau otot ringan
  • Tidak ada nafsuu birahu, sulit orgasme, dan impotensi
  • Rasa baal atau geli
  • Gejala flu seperti hidung tersumbat, nyeri tenggorokan, dan bersin-bersin
  • Sakit perut

Selain yang disebutkan di atas, terdapat beberapa efek samping serius akibat obat gemfibrozil. Anda perlu segera menemui dokter apabila berbagai efek samping serius mulai muncul agar segera mendapat penanganan medis yang tepat. Beberapa efek samping tersebut yaitu:

  • Sakit kuning sehingga membuat mata dan kulit menguning
  • Reaksi alergidengan beberapa tanda berupa gatal, bengkak di area wajah (bibir, lidah, tenggorokan), dan kesulitan bernapas
  • Nyeri serta panas saat buang air kecil
  • Nyeri otot tidak jelas 
  • Lemas terutama ketika Anda mengalami demam dan urine berwarna gelap
  • Nyeri pada perut bagian atas khususnya setelah makan
  • Kulit pucat, pendarahan tidak biasa, rasa seperti melayang dan sesak, musah memar, sulit berkoknsentrasi, adanya bintik ungu atau merah di bawah kulit, dan denyut jantung menjadi cepat

Perhatikan hal ini sebelum mengonsumsi 

Obat gemfibrozil hanya digunakan menggunakan resep dokter. Terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mengonsumsi obat tersebut yaitu:

  • Hindari konsumsi obat gemfibrozil apabila Anda memiliki alergi terhadap obat ini.
  • Apabila mengalami alergi atau overdosis saat mengonsumsi obat ini, maka segere hentikan penggunaan dan temui dokter. 
  • Hindari konsumsi gemfibrozil apabila Anda sedang menggunakan obat golongan statin seperti simvastatin atau sedang menjalani pengobatan dengan colchicine. 
  • Beritahukan pada dokter apabila Anda sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau sedang menyusui. 
  • Beritahukan pada dokter apabila Anda sedang menggunakan obat tertentu termasuk suplemen, vitamin, dan produk herbal. 
  • Beritahukan pada dokter apabila Anda pernah atau sedang menderita penyakit jantung, hati, ginjal, batu empedu, dan katarak. 

Anda perlu menjaga kualitas obat gemfibrozil dengan penyimpanan yang tepat. Simpanlah pada suhu ruangan dan jauhkan dari cahaya langsung. Selain itu, obat ini tidak boleh dibekukan atau disimpan di dalam kamar mandi. Anda juga perlu menjauhan gemfibrozil dari jangkauan anak-anak ataupun hewan peliharaan. Jika ingin berkonsultasi lebih lanjut tentang obat gemfibrozi maka tanyakan secara langsung pada dokter secara gratis melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh aplikasi SehatQ sekarang juga melalui App Store ata Google Play.

Bolehkan Paracetamol Digunakan untuk Obati Sakit Kepala?

Bolehkan Paracetamol Digunakan untuk Obati Sakit Kepala?

Acetaminophen atau paracetamol merupakan obat yang digunakan untuk penurun demam dan pereda nyeri seperti nyeri haid dan sakit gigi. Selain itu juga tersedia paracetamol untuk sakit kepala dalam bentuk tablet, sirup, drop, infus dan suppositoria. Paracetamol bekerja dengan cara mengurangi produksi zat yang menyebabkan peradangan, yakni prostaglandin.

Obat paracetamol biasa digunakan untuk menurunkan demam, meredakan gejala flu dan pilek hingga menyembuhkan sakit kepala serta sakit gigi. Meski demikian, sama seperti obat-obatan medis lainnya dalam mengonsumsi paracetamol juga menimbulkan efek samping tertentu. Kondisi ini harus diwaspadai banyak orang yang akan mengonsumsi obat ini.

Paracetamol untuk Sakit Kepala

Paracetamol dapat diminum saat seseorang mengalami sakit kepala, obat ini bermanfaat dalam menghilangkan rasa sakit dan pereda demam non-opioid, termasuk dalam kelompok obat yang dikenal sebagai analgesik. Paracetamol mampu dipakai sebagai pereda nyeri ringan hingga sedang yang muncul karena sakit kepala, termasuk sakit gigi, nyeri otot dan sendi hingga nyeri haid.

Baik pada anak-anak maupun orang dewasa, obat ini sebaiknya hanya dikonsumsi saat hanya benar-benar dibutuhkan. Seperti diberikan ketika demam tinggi dan membuat anak-anak yang mengalami tidak bisa beristirahat, merasa lemah hingga tidak memiliki nafsu makan. Obat ini bisa dikonsumsi secara oral dalam bentuk tablet, kaplet dan sirup.

Kandungan obat ini akan masuk ke dalam ussu dan beredar ke seluruh tubuh untuk meredakan nyeri dan menurunkan demam. Batas maksimal konsumsi paracetamol untuk dewasa sebanyak 100 mg per dosis dan 4000 mg per hari, untuk anak-anak di atas usia 2 tahun disesuaikan dengan berat badan bukan usia, harus sesuai petunjuk dokter.

Upayakan memberikan paracetamol kepada anak dengan menggunakan sendok takar khusus, tujuannya untuk menghindari kesalahan dalam pemberian dosis. Untuk anak-anak paracetamol bisa diberikan setiap 6 jam sekali, namun jika tak kunjung turun hingga lebih dari tiga hari segera konsultasikan ke dokter karena dikhawatirkan ada infeksi bakteri.

Efek Samping Paracetamol

Paracetamol untuk sakit kepala yang dikonsumsi menimbulkan efek samping yang sebenarnya termasuk jarang terjadi. Meski demikian, kondisi ini tetap harus diwaspadai karena jika dibiarkan akan berakibat fatal, berikut di antaranya efek samping tersebut.

  • Reaksi alergi, kondisi ini bisa menimbulkan kulit ruam atau pembengkakan di mana satu dari 100 orang dapat mengalami efek samping ini.
  • Tekanan darah rendah dan detak jantung cepat, sering kali paracetamol yang diberikan dalam bentuk suntikan ketika pasien dirawat di rumah sakit.
  • Gangguan darah, seperti trombositopenia atau jumlah trombosit yang rendah dan leukopenia yakni jumlah sel darah putih yang rendah. Efek ini termasuk yang jarang terjadi, hanya satu dari 1000 kasus berisiko mengalami kondisi ini.
  • Gangguan pada hati dan ginjal, kerusakan hati dan ginjal bisa terjadi jika obat ini dikonsumsi dengan dosis terlalu banyak, ini merupakan efek samping yang paling parah.
  • Overdosis obat, paracetamol aman digunakan sesuai petunjuk dosis karena obat ini umum diolah ke dalam banyak obat lain dan pasien akan mengonsumsi lebih dari dosis secara tidak sadar.

Konsumsi paracetamol yang berlebihan meningkatkan risiko kerusakan hati yang parah, kondisi ini ditandai dengan beberapa gejala yang muncul dan dirasakan oleh pasien yang mengonsumsi obat ini, berikut beberapa di antaranya gejala tersebut.

  • Kulit dan mata menguning.
  • Mual dan muntah.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Nyeri di bagian kanan atas perut.
  • Kelelahan.
  • Berkeringat lebih banyak.
  • Kulit pucat.
  • Memar dan pendarahan yang tidak wajar.
  • Urine atau feses berwarna gelap.

Bahan Alami Antiperadangan, Bisakah Jadi Pengganti Piroxicam?

Mekanisme alamiah tubuh dalam merespons cedera memungkinkan timbulnya peradangan. Ketika sel darah putih tengah berjibaku melawan penyebab infeksi, seperti bakteri atau virus, secara alami tubuh juga akan mengalami peradangan. Artinya peradangan adalah sesuatu yang normal, kendati kerap kali menyakitkan atau menimbulkan bengkak. Kita bisa mengonsumsi obat-obatan NSAID untuk mengatasi peradangan, salah satunya adalah Piroxicam.

Nonsteroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID) atau dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi Obat antiinflamasi non steroid (OAINS) adalah kelompok obat yang digunakan untuk mengurangi peradangan, sehingga meredakan nyeri dan menurunkan demam. Banyak sekali kegunaan dari obat ini, utamanya yang diakibatkan oleh proses alami peradangan tersebut.

Adapun Piroxicam sendiri adalah obat yang digunakan untuk meredakan rasa sakit seperti bengkak, peradangan, nyeri sendi, dan kekakuan sendi. Obat ini tersedia dalam berbagai sediaan, mulai dari tablet; kapsul; hingga gel. Piroxicam hanya bisa digunakan dengan resep dokter karena memiliki berbagai kemungkinan efek samping bagi beberapa kalangan orang.

Piroxicam juga memiliki banyak kemungkinan berinteraksi dengan penggunaan obat lain, sehingga obat ini tak dapat digunakan secara bebas. Jika dalam satu waktu Anda mengalami peradangan, tetapi tak dapat mengonsumsi Piroxicam, mungkin beberapa bahan alami di bawah ini bisa dijadikan sebagai pengganti:

  • Alpukat. Buah yang masuk dalam makanan antiperadangan alami adalah alpukat. Kandungannya sangat baik yaitu potasium, magnesium, serat, dan lemak tunggal tak jenuh. Tak hanya itu, alpukat juga mengandung karotenoid dan tocopherols yang bisa mengurangi risiko kanker.
  • Jamur. Jenis jamur yang termasuk dalam daftar makanan antiperadangan alami adalah truffle, portobello, dan shitake. Jamur sangat kaya akan selenium, copper, dan vitamin B. Belum lagi kandungan antioksidan yang melimpah. Sangat disarankan mengonsumsi jamur yang tidak melalui proses pengolahan terlalu panjang. Proses masak bisa saja mengurangi kandungan anti inflamatori dalam jamur.
  • Kunyit. Rempah-rempah yang satu ini juga tak kalah populer berkat kandungan curcumin yang bisa mengatasi peradangan. Kunyit sangat efektif mengatasi peradangan yang berhubungan dengan artritis layaknya obat NSAID, termasuk Piroxicam.
  • Minyak zaitun. Minyak zaitun adalah jenis lemak yang sangat menyehatkan. Ia termasuk sebagai makanan antiradang yang sangat ampuh. Dalam sebuah studi juga dibuktikan bahwa minyak zaitun dapat menurunkan peradangan pada partisipan yang mengonsumsi 50 mililiter minyak zaitun per harinya.
  • Dark chocolate. Tak hanya lezat dan jadi favorit banyak orang, dark chocolate rupanya juga termasuk dalam daftar makanan anti inflamasi alami. Kandungan flavanol di dalam cokelat kaya antioksidan ini dapat menjaga kondisi pembuluh darah dalam tubuh. Dark chocolate yang ampuh menjadi anti inflamasi alami adalah yang mengandung setidaknya 70% cocoa. Semakin banyak, akan semakin baik bagi tubuh.
  • Anggur. Anggur rupanya juga masuk dalam daftar makanan antiinflamasi alami. Manfaat itu didapat dari kandungan antosianin yang bisa mengurangi peradangan dalam tubuh.
  • Brokoli. Sayuran yang satu ini juga menjadi salah satu makanan anti inflamasi alami. Mengonsumsi brokoli bahkan dapat menekan risiko mengalami kanker dan jantung. Semua ini terjadi berkat kandungan sulforaphane, antioksidan yang menekan level cytokines dan NF-kB penyebab peradangan.
  • Ikan berlemak. Ikan dengan kandungan lemak tinggi adalah sumber protein dan asam lemak omega-3 yang baik. Contoh ikan yang paling baik adalah salmon, sarden, mackerel, dan ikan bilis. Kandungan asam lemak dalam ikan akan melalui proses metabolisme tubuh menjadi resolvins dan protectins yang merupakan zat anti inflamasi alami.

Kendati demikian, seseorang tetap disarankan melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Mungkin, bahan-bahan alami di atas benar-benar dapat menjadi alternatif pengganti Piroxicam. Namun, mungkin saja bahan-bahan alami di atas tak berpengaruh apa-apa atau malah menimbulkan efek samping lainnya.

Eryra Forte

Eryra Forte

Eryra Forte merupakan jenis obat yang dapat mengatasi berbagai infeksi yang disebabkan oleh bakteri seperti infeksi saluran pernafasan dan infeksi saluran kemih. Obat Eryra Forte merupakan salah satu obat yang dapat diperoleh melalui resep dokter. Oleh karena itu, pasien perlu menggunakan obat tersebut dengan hati-hati.

Obat Eryra Forte diproduksi oleh Rama Emerald Multi Sukses dan dijual di pasaran di Indonesia dengan harga sekitar Rp 18.000,00 dalam kemasan 1 box yang berisi 10 kaplet sebanyak 500 mg.

Informasi Zat Aktif

Obat Eryra Forte mengandung zat aktif erythromycin. Erythromycin merupakan antibiotik makrolida yang sensitif baik terhadap bakteri Gram positif maupun Gram negatif yang dapat menimbulkan infeksi pada tubuh manusia. Obat tersebut memiliki kegunaan dalam membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri. Meskipun dapat menghilangkan bakteri di dalam tubuh, obat tersebut tidak dapat digunakan untuk mengatasi flu.

Sesuai dengan proses kerja obat dalam tubuh, erythromycin memiliki status sebagai berikut:

  • Absorpsi

Obat yang mengandung erythromycin dapat diabsorpsi dengan bentuk garam.

  • Distribusi

Erythromycin bisa tersebar luas ke seluruh jaringan dan tubuh manusia dan melintasi plasenta dan memasuki ASI.

  • Metabolisme

Erythromycin dimetabolisme secara parsial di hati.

  • Ekskresi

Erythromycin diekskresikan melalui feses dan urine.

Manfaat Obat Eryra Forte

Jika Anda mengkonsumsi obat Eryra Forte, Anda akan memperoleh manfaat berikut:

  • Mengatasi infeksi saluran pernafasan akibat (bakteri) Streptococcus pyogenes dan Streptococcus pneumonia.
  • Mengatasi infeksi kulit dan jaringan lunak akibat Streptococcus pyogenes dan Streptococcus aureus.
  • Mengatasi infeksi menular seksual akibat bakteri yang terjadi pada pasien yang alergi terhadap penisilin.
  • Mengatasi infeksi pada saluran pernafasan dan paru-paru akibat Bordetella pertussis.
  • Mengatasi infeksi akibat mengkonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi Listeria monocytogenes.
  • Mengatasi peradangan pada uretra akibat bakteri Gram negatif.

Dosis Obat Eryra Forte

Selain manfaat, Anda juga perlu pahami bahwa Anda harus menggunakan obat Eryra Forte sesuai yang dianjurkan dokter. Berikut adalah dosis yang dapat dikonsumsi:

  • Dewasa

Dosis yang digunakan pasien dewasa adalah 250 hingga 500 mg sebanyak 2 kali sehari.

  • Anak-anak

Dosis yang digunakan pasien anak-anak adalah 30 hingga 50 mg/kgBB sehari yang dibagi menjadi 3 hingga 4 dosis.

Obat Eryra Forte perlu dikonsumsi sebelum waktunya makan.

Efek Samping Obat Eryra Forte

Obat Eryra Forte juga dapat menimbulkan efek samping sebagai berikut:

  • Sakit perut

Jika Anda sakit perut, Anda sebaiknya beristirahat. Setelah itu, Anda dapat mengkonsumsi makanan, namun dalam porsi secukupnya jika perut Anda belum merasa pulih total.

  • Diare

Jika Anda mengalami diare, Anda sebaiknya minum air putih, namun jangan mengkonsumsinya dalam jumlah yang terlalu banyak.

  • Mual

Jika Anda merasa mual, Anda sebaiknya hindari makanan yang sulit dicerna dan jangan langsung berbaring setelah makan. Selain itu, Anda sebaiknya mengkonsumsi makanan dalam porsi yang kecil terlebih dahulu jika kondisi Anda belum sepenuhnya pulih.

  • Muntah

Jika Anda muntah, Anda sebaiknya beristirahat dengan berbaring dan jangan mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang berlebihan sampai Anda sepenuhnya pulih.

Jika Kondisi Anda Memburuk

Jika kondisi Anda memburuk, Anda sebaiknya hubungi dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki penyakit tertentu?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat menentukan pengobatan untuk mengatasi kondisi yang Anda alami.

Kesimpulan

Obat Eryra Forte dapat Anda gunakan untuk mengatasi infeksi pada tubuh. Meskipun demikian, Anda perlu perhatikan penggunaannya dan obat tersebut dapat menimbulkan berbagai efek samping. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa tanyakan ke dokter tentang obat Eryra Forte.

Pengenal Obat Ofloxacin, Antibiotik untuk Atasi Infeksi Bakteri

Apa itu obat ofloxacin? Ini adalah obat yang berguna untuk mengobati berbagai jenis infeksi bakteri. Obat yang satu ini termasuk dalam klasifikasi antibiotik quinolone yang bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri.

Mengenal Obat Ofloxacin dan Manfaatnya

Antibiotik jenis ini hanya mengatasi infeksi bakteri dan tidak akan bekerja untuk mengatasi infeksi akibat virus.

Penting untuk diingat bahwa penyalahgunaan antibiotik atau penggunaan yang tidak perlu akan membuat efektivitasnya tidak seperti semula lagi.

Obat ofloxacin ini tersedia dalam bentuk tetes mata, tetes telinga, suntik, dan tablet.

Secara umum, manfaat antibiotik ofloxacin adalah untuk mengatasi infeksi bakteri. Selain itu, ada beberapa kondisi yang bisa diatasi dengan ofloxacin ini, yaitu:

  • Klamidia
  • Otitis media
  • Infeksi saluran kemih
  • Prostatitis akut
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak
  • Infeksi saluran pernapasan bawah
  • Penyakit radang panggul
  • Otitis eksterna
  • Konjungtivitis

Efek Samping Ofloxacin

Sama seperti obat lainnya, penggunaan ofloxacin ini juga memiliki efek samping tertentu. Namun, bukan berarti efek samping akan pasti muncul pada setiap pemakaian obat, ya.

Antibiotik ofloxacin ini bisa menyebabkan efek samping seperti mual, diare, mengalami sakit perut, sakit kepala, sulit tidur, pusing, ruptur tendon, tendinitis, neuropati perifer, keputihan, ruam, perut kembung, anemia, batuk, rinore, merasa haus, kehilangan berat badan, pruritus, henti nafas, pruritus genital eksternal, peningkatan ringan AST serum, eosinofilia, leukopenia, terasa tidak nyaman bola mata dan iritasi.

Penting untuk diperhatikan, bila efek samping yang dirasakan semakin memburuk, segeralah untuk menghubungi dokter agar mendapat penanganan medis segera.

Selain itu, ada pula efek samping yang serius, meskipun jarang terjadi, yaitu:

  • Pusing berat
  • Mengalami demam secara terus menerus
  • Detak jantung bisa menjadi lebih cepat atau melambat
  • Pingsan

Ada juga kemungkinan efek samping yang belum disebutkan di atas. Jika mengalami berbagai efek samping yang dijelaskan di atas, maka bisa tanyakan pada dokter atau tenaga medis segera.

Peringatan dan Perhatian Ofloxacin

Obat ini haruslah digunakan dengan resep dokter. Tidak boleh digunakan sembarangan karena tergolong obat keras. Berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan saat menggunakan obat ini, yaitu:

  • Harus berhati-hati jika penggunaannya pada pasien yang punya riwayat gangguan psikiatrik dan juga gangguan fungsi hati
  • Penggunaan obat tidak disarankan dalam jangka waktu panjang
  • Tidak disarankan untuk digunakan pada pasien yang mengalami hipersensitif terhadap obat ini serta komponen-komponen lain yang terkandung dalam obat ini.
  • Berhati-hati jika digunakan oleh pasien yang punya riwayat alergi terhadap antibiotik jenis lain
  • Jangan menggunakan obat ini jika akan berkendara atau akan mengoperasikan mesin karena bisa menurunkan tingkat kewaspadaan

Interaksi Obat Ofloxacin

Jika obat ofloxacin ini digunakan bersamaan dengan obat lain, mungkin saja akan muncul interaksi obat. Itulah kenapa perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat secara bersamaan.

Berikut beberapa interaksi obat yang dapat muncul jika digunakan secara bersamaan dengan obat berikut ini:

  • Jika digunakan bersamaan dengan kortikosteroid bisa meningkatkan risiko gangguan tendon berat
  • Bila digunakan dengan aminoglikosida dapat menyebabkan aktivitas antibakteri aditif
  • Jika digunakan dengan NSAID dapat meningkatkan risiko stimulasi susunan saraf (SSP)
  • Bila digunakan dengan antasida yang terkandung Al, Ca, atau pun Mg, maka bisa menurunkan konsentrasi serum dan urin
  • Dapat meningkatkan risiko efek  samping theophylline jika efektivitas teofilin serum tinggi dan terjadi berkepanjangan
  • Dapat meningkatkan risiko perpanjangan interval QT apabila ofloxacin digunakan bersamaan dengan agen antiaritmia kelas IA atau kelas III.

Kapan Waktunya Meminum Antibiotik untuk Sinusitis?

Saat terjadi infeksi sinus, sinus dan saluran hidung Anda akan mengalami peradangan. Kondisi peradangan inilah yang disebut dengan sinusitis. Salah satu cara mengobatinya adalah dengan mengonsumsi antibiotik untuk sinusitis.

Antibiotik merupakan jenis obat yang sering digunakan untuk mengobati infeksi. Ada beberapa jenis antibiotik yang tersedia, masing-masing dengan cara kerja yang berbeda. Beberapa antibiotik mampu menyerang infeksi akibat virus, sementara beberapa antibiotik lainnya mungkin efektif mengobati infeksi dari bakteri.

Akan tetapi, ada juga antibiotik yang berperan untuk mengobati berbagai jenis infeksi, baik itu infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri, ataupun jamur.

Tanda-tanda sinusitis perlu diobati dengan antibiotik

Sebenarnya ada beberapa cara pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengobati sinusitis. Antibiotik hanyalah salah satu cara yang cukup umum digunakan.

Secara khusus, antibiotik untuk sinusitis hanya diberikan apabila penderita memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah. Tubuh mereka tidak mampu melawan infeksi yang menyebabkan sinusitis.

Contohnya adalah orang-orang yang menderita sinusitis disertai dengan kondisi medis lainnya, seperti diabetes, penyakit jantung, atau penyakit paru-paru yang serius.

Selain itu, antibiotik juga bisa diberikan kepada penderita dengan gejala yang semakin memburuk, atau penderita yang tidak kunjung sembuh setelah mendapatkan pengobatan lain dalam 7 hari.

Cara minum antibiotik untuk sinusitis

Dosis dan anjuran pemakaian antibiotik berbeda-beda pada setiap pasien, tergantung jenis antibiotik yang digunakan dan anjuran dokter. Akan tetapi, umumnya antibitoik harus diminum selama 10 sampai 14 hari.

Sebaiknya, minum antibiotik sampai habis sesuai dengan dosis yang telah ditetapkan oleh dokter. Jangan menghentikan pemakaian sebelum memenuhi periode waktu yang ditetapkan, bahkan setelah gejala sinusitis Anda hilang sekalipun.

Hal ini penting guna menghindari kambuhnya infeksi dan memastikan infeksi telah disembuhkan sampai tuntas.

Salah satu jenis antibiotik yang biasanya diberikan kepada penderita sinusitis adalah amoksisilin atau amoksisilin klavulanat. Ini adalah pilihan antibiotik pertama bagi penderita yang tidak memiliki alergi terhadap penisilin.

Menentukan jenis antibiotik untuk sinusitis

Antibiotik yang diberikan kepada penderita sinusitis akan disesuaikan dengan faktor yang menyebabkan peradangan sinus. Untuk itu, dokter perlu mengetahui apakah infeksi disebabkan oleh virus atau bakteri.

Membedakan infeksi virus dan bakteri pada penderita sinusitis mungkin akan cukup menyulitkan. Karena, gejala yang ditimbulkan dari kedua jenis infeksi ini sangat serupa.

Untuk memastikan hal tersebut, dokter akan melakukan proses diagnosa dan pemeriksaan berupa:

  • Memeriksa gejala

Dokter akan menanyakan apa saja gejala yang Anda alami. Gejala yang umum timbul berupa batuk dan sakit kepala, nyeri atau ketidaknyamanan di sekitar mata dan pipi, serta hidung tersumbat.

  • Pemeriksaan fisik

Setelah menanyakan kepada Anda mengenai gejala yang dialami, dokter juga bisa melakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan fisik dilakukan dengan menekan satu jari ke kepala dan pipi Anda.

Cara ini dilakukan guna mendeteksi adanya tekanan atau kelembutan yang tidak biasa padaa area di sekitar kepala dan pipi Anda. Mereka juga mungkin akan memeriksa bagian dalam hidung untuk mencari tanda-tanda peradangan.

  • Tes pencitraan

Tes pencitraan sebenarnya hanya dilakukan pada penderita sinusitis yang sudah parah. Tes ini meliputi CT Scan atau MRI untuk melihat bagian dalam saluran pernapasan dan sinus Anda.

Berdasarkan hasil diagnosa, dokter bisa mengenali gejala serta penyebab infeksi yang Anda alami. Dari situlah, dokter akan menentukan jenis antibiotik untuk sinusitis yang paling tepat bagi Anda.