Category: Olahraga

Apparel Lokal yang Bikin Jersey Futsalmu Makin Keren

Apparel Lokal yang Bikin Jersey Futsalmu Makin Keren

Kamu punya klub futsal? Mau bikin jersey futsal tapi bingung pilih apparel brand untuk penuhi kebutuhanmu? Tenang, baca saksama tulisan ini. Karena kami akan bagikan lima apparel brand jersey futsal lokal bangga buatan Indonesia.

Ketahuilah bahwa jersey futsal yang bagus itu tidak harus produk dari luar negeri. Pasalnya, Indonesia sudah punya produk lokal yang tidak kalah bagusnya dengan merek-merek luar, termasuk di lini jersey futsal. Selain kualitasnya yang bagus, harga jersey futsal lokal pun membanderol harga sangat terjangkau. 

Ingat dan pahami kalau tidak perlu gengsi ataupun malu dalam membeli jersey futsal produk lokal. Lebih lanjut, kamu juga tak perlu takut akan jaminan kualitas produk lokal sebab bahan yang dipakai produsen jersey futsal lokal juga berkualitas tinggi. Paling penting dalam memilih produk lokal adalah kamu bisa lebih berhemat karena harganya jauh lebih murah dan membantu produk itu berkembang.

Nah, di bawah ini adalah lima rekomendasi apparel brand jersey futsal yang kamu bisa jadikan pilihan untuk membuat jersey futsal kebutuhan klubmu.

1. Narrow Indonesia

Salah satu produk jersey futsal buatan dalam negeri yang bisa dipilih adalah Narrow Indonesia. Narrow Indonesia merupakan produsen jersey futsal yang bermarkas di Bandung, Jawa Barat. Produk-produk jersey di Narrow ini sudah banyak dipakai oleh klub-klub futsal lokal dari mulai amatiran sampai profesional. Di sini kamu bisa meng-custom sendiri jersey futsal sesuai keinginan.

2. Ghanior Indonesia

Ghanior Indonesia ini sudah berdiri selama kurang-lebih enam tahun. Meski masih terbilang baru untuk sebuah perusahaan yang memproduksi produk jersey futsal, tetapi kualitas jersey dari Ghanior ini terjamin. Ghanior mencoba untuk menciptakan jersey dengan sentuhan teknologi menggunakan mesin printing yang berkualitas tinggi.

Dengan begitu produk jersey futsal buatan Ghanior ini memberikan kamu pilihan yang beragam dan menarik. Lalu apa yang menjamin jersey futsal Ghanior ini berkualitas? Dalam produknya, Ghanior menggunakan pilihan bahan terbaik untuk membuat jersey, di antaranya bahan Wafer, Serena, Dri-fit, Hyget Super, dan Hyget Salur. 

3. Nafigo

Sebagai seorang pemain futsal, sebuah jersey futsal sangat perlu untuk mendukung aktivitas olahraga tersebut. Tentunya pilihan jersey yang baik akan membantu dalam memberikan kenyamanan, serta tampil gaya. Buat kamu yang ingin membeli jersey, bisa mencoba memilih produk-produk jersey dari Nafigo.

Nafigo merupakan merek lokal yang berkualitas. Proses pembuatan jerseynya sendiri sudah menggunakan mesin yang paling tinggi kualitasnya dari Jepang. Jadi, bisa dikatakan terjamin ketahanannya. 

4. Classico Sports

Bandung bisa dikatakan kota yang kreatif dengan berbagai inovasi bisnis. Salah satunya bisnis jersey yang semakin hari semakin berkembang dan banyak peminatnya dari pecinta futsal. Classico Sports adalah salah satu apparel brand jersey dari Kota Kembang yang terus mengembangkan kualitas untuk jersey futsal.

Produk-produk jersey dari Classico Sport ini tidak perlu kamu ragukan kualitasnya. Bahkan Classico Sport meng-endorse beberapa klub futsal profesional dari berbagai provinsi. 

5. Elastico7

Kamu ingin membeli sebuah jersey futsal yang murah, berkualitas, dan dengan desain yang unik? Pilihan produk jersey futsal dari Elastico7 bisa menjadi salah satu jawabannya.

Elastico7 berdiri sejak tahun 2010 yang khusus memproduksi jersey sepakbola. Banyak dari klub-klub sepak bola, serta klub futsal yang bekerja sama dengan  apparel brand yang diketahui berasal dari Kota Bandung, Jawa Barat, ini.Kualitas terjamin, karena sudah menjadi prioritas utama Elastico7 untuk menghasilkan sebuah jersey futsal yang berkualitas dan nyaman. Dalam pembuatannya, Elastico 7 sendiri menggunakan teknologi base layer. Teknologi baselayer diklaim dapat menjaga kulit tetap kering saat bermain futsal.

Panduan Melakukan Teknik Renang Gaya Kupu-Kupu bagi Pemula

Panduan Melakukan Teknik Renang Gaya Kupu-Kupu bagi Pemula

Teknik renang gaya kupu-kupu merupakan gaya renang yang paling indah sekaligus cukup sulit untuk dilakukan. Gaya kupu-kupu membutuhkan keseimbangan antara kekuatan dan keindahan.

Namun bukan berarti Anda tidak bisa menguasai teknik renang tersebut. Artikel berikut akan membahas mengenai cara menguasai teknik renang gaya kupu-kupu yang mudah diikuti.

Sekilas tentang teknik renang gaya kupu-kupu

Kupu-kupu memiliki dua fase. Pertama, ketika menarik lengan ke atas, dan ketika ditarik ke bawah. Teknik ini melibatkan tiga hal, gerakan yang simetris, pengambilan napas, dan dua tendangan kaki halus yang dilakukan setiap gerakan lengan.  

4 Hal yang harus diperhatikan

Berikut ini elemen inti yang harus diketahui sebelum Anda mulai belajar teknik renang gaya kupu-kupu.

  1. Posisi tubuh yang benar

Menguasai posisi tubuh yang benar akan memudahkan Anda untuk menguasai elemen lain yang diperlukan. Pada teknik ini, Anda harus berbaring menghadap bawah (dalam air) dan menjaga agar tubuh tetap rata sejajar dengan permukaan air. 

Anda bisa menggunakan pelampung closet tarik sebagai sebagai alat bantu. Letakkan pelampung di antara kedua kaki. Dorong pelampung menjauh, posisi wajah menghadap dalam air dan kedua lengan membentuk huruf Y. 

Jika Anda sudah bisa mempertahankan posisi tersebut, perlahan-lahan lepas pelampung dan berkonsentrasilah pada pinggul dan kaki. Jaga posisi kepala dan dada tetap rata. 

  1. Gerakan lengan harus presisi

Setelah menguasai postur tubuh tanpa pelampung, Anda bisa beralih ke fase tarikan. Ada tiga langkah dalam gerakan lengan:

  • Tangkap (Catch): Buka lengan lebar-lebar dan posisikan telapak tangan menghadap bawah, kemudian tekan ke bawah menggunakan kedua tangan secara bersamaan.
  • Tarik (Pull): Tarik tangan ke arah tubuh dengan gerakan setengah lingkaran dan telapak tangan menghadap ke luar. Jaga agar posisi siku lebih tinggi dari tangan.
  • Pemulihan (Recovery): Setelah kedua tangan mencapai paha atas pada akhir tarikan, sapukan kedua lengan ke luar dan di atas air secara bersamaan dan lemparkan ke depan seperti posisi awal. Pastikan telapak tangan menghadap luar sehingga ibu jari masuk ke dalam air terlebih dahulu. 
  1. Perhatikan pernapasan

Pada gaya kupu-kupu, pengaturan napas harus dilakukan dengan cepat. Waktu yang tepat untuk menarik napas adalah pada saat dimulainya fase pemulihan, ketika lengan keluar dari air. 

Pada saat itu, angkat dagu ke atas air sambil melihat lurus ke depan. Jangan menoleh ke samping. 

  1. Tendangan

Ketika berenang dengan gaya kupu-kupu, kebanyakan pemula fokus pada gerakan lengan. Akhirnya tak sedikit dari mereka yang tidak menguasai tendangan. 

Tendangan adalah bagian tersulit dari teknik ini karena menuntut kekuatan inti dan koordinasi. Bayangkan diri Anda sebagai lumba-lumba atau putri duyung yang berenang dengan ekor. 

Dengan kedua kaki menyatu dan jari kaki mengarah ke bawah, tendang ke bawah secara bersamaan. Selain itu berikut hal yang harus Anda ingat:

  • Tendangan pertama berupa tendangan kecil untuk menyeimbangkan posisi tubuh setelah lengan Anda masuk ke air
  • Tendangan kedua adalah tendangan besar. Ini dilakukan selama fase pemulihan saat lengan di atas air. Tendangan besar berguna mendorong tubuh Anda ke depan.

Catatan

Teknik renang gaya kupu-kupu membutuhkan koordinasi dan keseragaman gerakan. Agar lebih mudah, Anda bisa mengombinasikan gaya dada dengan teknik ini. Gabungan keduanya membutuhkan lebih sedikit tenaga namun tetap perlu koordinasi yang baik. 

Terlepas dari seberapa bagus teknik renang Anda, selalu ingat untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum berolahraga.

Bicep Curls dan 4 Cara Mengencangkan Lengan Lainnya

Bicep Curls dan 4 Cara Mengencangkan Lengan Lainnya

Memiliki lengan yang bergelambir memang sangat mengganggu kenyamanan dan menurunkan kepercayaan diri Anda. Kabar baiknya, Anda bisa mengencangkan kembali otot-otot lengan dengan melakukan latihan yang tepat, sehingga bisa mengembalikan kepercayaan diri Anda yang hilang karena lengan bergelambir. Mau tahu apa saja cara mengencangkan lengan yang tepat untuk Anda? Yuk, cari tahu jawabannya di sini!

5 Cara mengencangkan lengan yang patut Anda coba

Menemukan cara mengencangkan lengan yang tepat untuk Anda mungkin tidaklah mudah. Beberapa latihan mungkin lebih mudah daripada yang lainnya, sehingga tidak masalah jika Anda sering menggantinya sesuai dengan kemampuan tubuh Anda.

Anda bisa melakukan satu set dari masing-masing latihan di bawah ini, yang terdiri dari 10 repetisi dan diulang sebanyak tiga kali. Total akhirnya, Anda akan melakukan gerakan latihan sebanyak 30 kali setiap latihan.

  1. Bicep curls

Bicep curls adalah cara mengencangkan lengan yang klasik. Latihan ini dapat mengencangkan dan memperkuat bagian depan lengan Anda, sehingga sering dikaitkan dengan kemampuan “melenturkan otot”. Cara melakukannya adalah:

  • Ambil posisi berdiri dengan memegang barbel di masing-masing tangan. 
  • Perhatikan siku harus bertumpu di samping tubuh dan lengan bawah harus menjulur ke depan tubuh.
  • Angkat barbel hingga ke bahu dengan menekuk siku. Kemudian, tahan sebentar dengan meremas otot lengan.
  • Setelah itu, turunkan barbel ke posisi lengan semula.
  • Ulangi gerakan ini 10 kali dan selesaikan dalam 3 set.
  1. Tricep kickbacks

Sebenarnya, ketika Anda melihat lengan Anda bergelambir, itu adalah otot trisep. Otot ini adalah bagian lengan Anda yang bergoyang saat Anda melambai. Oleh sebab itu, salah satu cara mengencangkan lengan yang tidak boleh Anda lewatkan begitu saja adalah tricep kickbacks atau tendangan balik trisep. Begini caranya:

  • Pegang barbel di masing-masing tangan, lalu condongkan tubuh ke depan dengan punggung rata dan lutut sedikit ditekuk.
  • Pertahankan punggung lurus saat tubuh condong ke depan, sehingga hampir sejajar dengan lantai.
  • Jaga agar lengan atas tetap di samping tubuh dan kepala sejajar dengan tulang belakang, tekuk sedikit dagu Anda.
  • Saat menghembuskan napas, libatkan juga otot trisep dengan meluruskan siku.
  • Tahan lengan atas Anda, hanya gerakkan lengan bawah Anda ke arah langit-langit. 
  • Berhenti sejenak dan rasakan bagian belakang lengan Anda yang mengencang, lalu lepaskan kembali ke posisi awal.
  • Ulangi gerakan ini 10 kali dan selesaikan dalam 3 set. 
  1. Hug a tree

Cara mengencangkan lengan lainnya adalah dengan teknik latihan seperti memeluk pohon. Latihan ini akan melatih otot bisep Anda dari sudut yang berbeda dan sisi dada (area yang mengganggu di ketiak), serta membentuk bahu. Caranya adalah:

  • Pegang barbel di kedua tangan Anda, lalu rentangkan tangan Anda setinggi bahu dan sejajar dengan lantai. 
  • Rilekskan bahu Anda ke bawah, lalu peluk lengan ke arah depan tubuh Anda seolah-olah Anda sedang memeluk pohon. 
  • Jaga agar siku Anda tetap sejajar dengan bahu, jangan biarkan ikut turun ke bawah.
  • Ulangi gerakan ini 10 kali dan selesaikan dalam 3 set. 
  1. Save the platter

Ini adalah salah satu latihan otot bisep, bahu, dan dada, sehingga dikenal dengan three-in-one. Berikut cara melakukannya:

  • Pegang barbel di kedua tangan Anda, posisikan lengan Anda di samping tubuh, kemudian tekuk siku Anda membentuk sudut 90 derajat. 
  • Ayunkan lengan Anda ke depan, kemudian luruskan seolah-olah Anda sedang menyajikan piring. 
  • Setelah itu, ayunkan lagi ke samping, ke tengah, lalu tarik kembali ke arah Anda. 
  • Jaga agar telapak tangan Anda selalu menghadap ke atas. 
  • Ulangi gerakan ini 10 kali dan selesaikan dalam 3 set. 
  1. Latihan V

Terakhir ada latihan V, caranya adalah:

  • Pegang barbel di kedua tangan Anda, posisikan lengan Anda di pinggul.
  • Ayunkan barbel ke depan membentuk huruf V, lalu lepaskan kembali ke arah pinggul Anda. 
  • Jaga agar lengan Anda tetap lurus selama latihan. 
  • Ulangi gerakan ini 10 kali dan selesaikan dalam 3 set. 

Inilah 5 cara mengencangkan lengan yang patut Anda coba. Alat-alatnya pun cukup sederhana, sehingga bisa Anda lakukan di mana saja dan kapan saja. Ingatlah, jangan terlalu memaksakan latihan, terlebih lagi ini baru pertama kalinya. Mulailah secara perlahan hingga Anda  menemukan gerakan yang nyaman dan cocok untuk Anda lakukan setiap hari.

5 Teknik dan Cara Push Up yang Benar bagi Pemula

Push up merupakan salah satu gerakan rutin yang dilakukan oleh mereka yang ingin membentuk otot tubuh. Tentu latihan ini tidak mudah dilakukan oleh pemula. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana cara push up yang benar agar manfaat dari latihan ini bisa didapatkan.

Push up bisa membantu memperkuat oto tubuh bagian atas, seperti trisep, bahu, dan juga otot dada.

Cara Push Up yang Benar bagi Pemula

Selama ini masih banyak orang yang salah saat melakukan push up. Memang terlihat sederhana, namun tetap perlu diperhatikan agar Anda bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

Mempelajari cara push up yang benar bisa dilakukan secara bertahap. Cobalah dari gerakan yang paling mudah, setelah menguasainya, baru melanjutkan ke tingkatan yang cukup sulit.

Berikut ini cara push up yang benar khususnya bagi pemula.

  1. Wall Push Up

Variasi gerakan ini dilakukan saat posisi berdiri. Bagi pemula, gerakan ini sangat cocok untuk dicoba karena sangat mudah.

Anda tidak akan merasakan kesulitan maupun terbebani karena tekanan pada persendian akan jauh lebih ringan dibanding gerakan push up lainnya,

Bagaimana langkah-langkah melakukan push up ini?

  • Atur posisi berdiri dengan jarak 1 lengan dari dinding. Lalu, buka kaki selebar baru.
  • Condongkan tubuh ke depan dan letakkan telapak tangan di dinding. Posisi tangan dibuka selebar dan setinggi bahu.
  • Tekuk siku sambil menarik napas dan gerakkan bagian tubuh atas ke arah dinding secara perlahan. Tahan posisi tersebut 1-2 detik dengan menjaga posisi telapak kaki rata di lantai.
  • Kemudian, buang napas dan dorong tubuh menjauhi dinding atau ke posisi awal secara perlahan dengan lengan tangan Anda.
  • Ulangi gerakan tersebut beberapa kali.
  • Kneeling Push Up

Variasi selanjutnya yang bisa dicoba adalah kneeling push up. Teknik ini memusatkan keseimbangan tubuh pada lutut Anda. Berikut cara melakukan kneeling push up yang benar.

  • Atur posisi telapak tangan dan lutut menyentuh lantai dengan pandangan ke arah bawah.
  • Buka telapak tangan selebar bahu dan aturlah posisi lutut senyaman Anda.
  • Kemudian, sambil menarik napas, tekuk siku hingga dagu dan dada hampir menyentuh lantai. Tahanlah posisi ini setidaknya beberapa detik. Pastikan pula otot inti Anda berkontraksi saat melakukan gerakan push up ini.
  • Lalu, buang napas dan dorong tubuh menjauhi lantai atau kembali ke posisi semula sambil membuang napas.
  • Seated Push Up

Seated push up adalah gerakan yang dilakukan pada posisi duduk. Gerakan ini cocok untuk melatih stabilitas kedua bahu Anda. 

Untuk mempraktikkan gerakan ini, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Pertama, duduk di bangku dan letakkan lengan di samping tubuh dengan telapak tangan menghadap bawah. Posisi ini kondisi lutut ditekuk, kedua kaki berada dalam posisi yang rileks.
  • Lalu, tekan telapak tangan menggunakan lengan ke bangku sehingga tubuh terangkat. Saat tubuh terangkat, jagalah agar tubuh tetap dalam posisi duduk serta bokong terangkat 1-2 cm dari bangku yang diduduki.
  • Kemudian, turunkan tubuh secara perlahan ke posisi semula. Anda bisa mengulangi gerakan tersebut selama beberapa kali.
  • Standard Push Up

Saat melakukan gerakan kneeling push up, tubuh hanya menahan berat badan sekitar 49 persen dari berat badan. Sedangkan saat melakukan standard push up ini, tubuh menahan beban sebesar 64 persen dari berat badan.

Berikut cara melakukan standard push up yang benar untuk pemula.

  • Pertama, ambil posisi merangkak di atas lantai atau matras dengan posisi tangan dibuka lebih lebar dari bahu.
  • Rentangkan kaki ke belakang dan pastikan tubuh Anda tetap dalam posisi seimbang. Pastikan tubuh tetap lurus dari kepala hingga kaki. Jangan sampai ada lengkungan di bagian punggung. Atur juga jarak kedua kaki Anda dan buat senyaman mungkin, boleh dibuka lebih lebar maupun lebih rapat.
  • Kontraksikan perut dan kencangkan otot inti tubuh dengan cara menarik bagian pusar ke arah tulang belakang sebelum memulai gerakan. Lalu, mulailah melakukan gerakan push up dengan mempertahankan kondisi tersebut. 
  • Sambil tarik napas, tekuk siku dan turunkan tubuh hingga membentuk sudut 90 derajat. Jangan lupa menarik napas perlahan ketika Anda menekuk siku. 
  • Saat mulai mengontraksikan otot dada, buang napas Anda. Lalu, dorong tubuh kembali ke posisi semula atau ke arah atas.
  • Incline Push Up

Jika sudah mahir melakukan gerakan yang sebelum-sebelumnya, Anda bisa mencoba incline push up ini. Gerakan ini cocok dilakukan untuk menantang kekuatan tubuh bagian atas. 

Jika ingin mencoba, berikut langkah-langkahnya.

  • Letakkan kedua tangan di objek yang kokoh dan posisinya lebih tinggi dari kaki
  • Kemudian, tarik kaki hingga lurus dan posisi tubuh dalam posisi tegak lurus. Usahakan tidak ada lengkungan di bagian punggung
  • Tarik napas dan tekuk siku hingga membuat dada mendekat ke objek yang digunakan sebagai tumpuan. Anda bisa menahan posisi ini hingga beberapa detik
  • Setelah itu, buang napas dan dorong tubuh kembali ke posisi semula. Anda bisa melakukan gerakan ini beberapa kali.

Lakukan gerakan push up tersebut di atas sebanyak 10-15 kali sebanyak du aset dalam setiap latihan. Jika sudah menguasai cara push up yang benar, Anda bisa menambah jumlah latihannya.

Memahami Teknik Dasar dan 13 Perlengkapan Pertandingan Pencak Silat

Memahami Teknik Dasar dan 13 Perlengkapan Pertandingan Pencak Silat

Pada dasarnya, pencak silat memiliki filosofi dalam setiap gerakan untuk mempertahankan diri dari bahaya yang mengintai dan mungkin mengancam keselamatan seseorang. Teknik dasar pencak silat telah dilakukan oleh leluhur bangsa Indonesia dan bahkan sudah banyak dipelajari oleh berbagai negara di dunia.

Salah satu teknik dasar bagi seseorang yang ingin berlatih pencak silat adalah perlengkapan yang wajib dimiliki atau setidaknya diketahui. Digunakan untuk menunjang proses berlangsungnya pertandingan, persiapan secara matang harus benar-benar dilakukan. Pencak silat bukan sembarang olahraga bela diri, 14 medali emas Asian Games 2018 diperoleh dari cabang olahraga ini.

Teknik Dasar Pencak Silat Bagian Perlengkapan

  1. Gelanggang

Merupakan lapangan atau area tempat pertandingan silat berlangsung, ukuran gelanggan dalam pencak silat menurut standarnya seluas 10 meter persegi, masing-masing panjang dan lebarnya 10 cm dengan lingkaran tengah berdiameter 8 meter.

  1. Formulir Pertandingan dan Alat Tulis

Setiap atlet yang akan bertanding harus mengisi formulir pendaftaran pertandingan, ini diperlukan para juri dalam mengetahui identitas peserta atau atlet yang ikut pertandingan. Sementara alat tulis dipakai untuk melakukan coretan yang diperlukan untuk menilai peserta.

  1. Gong, Pluit dan Bel

Ketiga perlengkapan ini nantinya akan digunakan oleh wasit, juri tanding dan juri selama pertandingan berlangsung. Fungsinya adalah sebagai petanda tertentu ketika pertandingan berlangsung.

  1. Meja Kursi Juri

Meja dan kursi untuk juri, meja yang digunakan biasanya meja kecil yang disusun menjadi satu, dipakai sebagai tempat para uri memberi nilai selama pertandingan berlangsung.

  1. Bendera

Beberapa warna bendera perlu dipersiapkan, antara lain bendera kecil warna merah, biru dan kuning dengan tangkai. Masing-masing memiliki ukuran 30cm x 30cm, bendera kuning digunakan wasit sementara biru dan merah untuk juru tanding.

  1. Lampu Babak

Lampu ini berwarna merah,biru dan kuning, nantinya dinyalakan sesuai dengan berlangsungnya proses pertandingan pencak silat. Lampu ini berfungsi untuk menentukan siapa yang akan menjadi pemenang.

  1. Papan Informasi

Fungsinya sesuai dengan nama perlengkapan ini, masing-masing papan informasi dan papan nilai digunakan sebagai tempat yang berisi informasi mengenai pertandingan dan juga nilai yang diraih atlet yang bertanding.

  1. Timbangan

Digunakan untuk menimbang ukuran berat badan peserta pertandingan, tujuannya agar berat atlet diketahui secara pasti dan sudah sesuai dengan berat kelas yang diikutinya. Penimbangan berat badan dilakukan di awal ketika atlet memberikan formulir pendaftaran.

  1. Kain Lap dan Ember

Fungsi dari kedua benda ini adalah sebagai tempat dan alat untuk mengeringkan arena tempat berlangsungnya pertandingan. Bisa saja area menjadi licin sewaktu-waktu, maka bisa dilap dengan lap yang telah disediakan sebelumnya oleh penyelenggara.

  1. Seragam Pencak Silat

Setiap atlet wajib memiliki seragam pencak silat dilengkapi dengan sabuk yang sesuai dengan tingkatan mereka. Seragam ini terdiri dari baju dan celana silat warna hitam dengan badge IPSI pada bagian dada sebelah kiri.

  1. Pelindung Tubuh

Perlengkapan yang merupakan teknik dasar pencak silat selanjutnya yang harus waiib dimiliki selanjutnya adalah pelindung tubuh. Sesuai dengan namanya yakni untuk melindungi bagian tubuh dari cedera akibat serangan, antara lain seperti pelindung tulang kering kaki, kemaluan dan pelindung bagian depan tubuh yang berbentuk seperti rompi.

  1. Stopwatch

Merupakan kelengkapan yang digunakan ketika melakoni sesi latihan dan turnamen sebagai penghitung waktu. Stopwatch ketika latihan dipakai untuk menghitung jumlah tendangan dan pukulan dalam waktu tertentu, sementara dalam turnamen digunakan untuk masing-masing laga.

  1. Matras

Matras merupakan sejenis kasur busa yang digunakan sebagai alas, fungsinya untuk menghindari benturan langsung antara tubuh dan lantai ketika latihan berlangsung. Matras ini juga berfungsi untuk menghindari cedera fisik yang bisa saja terjadi saat latihan dan pertandingan.

Memanah Memiliki Manfaat yang Sama Seperti Angkat Beban

Memanah adalah seni, olahraga, latihan, atau keterampilan menggunakan busur untuk menembakkan panah. Secara historis, memanah dimanfaatkan dan digunakan untuk berburu dan bertempur. Namun di zaman modern, memanah menjadi olahraga kompetitif dan kegiatan rekreasi.

Busur dan anak panah sendiri dipercaya pertama kali digunakan saat 5000 SM. Memanah dapat dianggap sebagai hobi yang menyenangkan oleh banyak orang, tetapi ternyata terdapat lebih dari itu karena memanah memiliki berbagai manfaat.

Pemanah membutuhkan kekuatan dan fokus yang cukup besar sehingga menjadikannya aktivitas yang ideal untuk membuat seseorang tetap bugar dan sehat. Berikut adalah manfaat memanah bagi kesehatan:

  • Meningkatkan fokus 

Tetap fokus selama memanah adalah hal penting untuk setiap pemanah. Seorang pemanah harus fokus pada target, fokus pada bentuk mereka, dan mengabaikan gangguan di sekitarnya. Dengan fokus secara terus menerus, hal ini dapat membantu Anda fokus dan tetap tenang dalam situasi tekanan tinggi.

  • Meningkatkan koordinasi tangan-mata 

Memanah melatih tangan Anda untuk membidik berdasarkan umpan balik dari mata Anda. Dengan latihan dan pengulangan yang berkelanjutan, koordinasi Anda menjadi lebih baik. Semakin baik koordinasi yang dimiliki pemanah, semakin baik Anda membidik.

  • Meningkatkan kekuatan tubuh bagian atas 

Lengan, core, dada, dan bahu digunakan saat berlatih memanah dengan tepat. Mirip dengan mengangkat beban, seorang pemanah biasanya memegang tarikan pada panahan mereka selama beberapa detik, yang memungkinkan ketegangan pada otot.  Pengulangan tindakan ini bermanfaat pada perkembangan otot Anda.

  • Meningkatkan kepercayaan diri 

Memanah memberikan dorongan kepercayaan diri kepada pemanah ketika mereka melihat keterampilan mental dan fisik mereka meningkat selama latihan.

  • Fleksibilitas tangan

Kekuatan jari dan tangan Anda meningkat dalam memanah. Selain itu, bermanfaat juga pada fleksibilitas Anda.

Memanah adalah aktivitas olahraga yang memiliki manfaat kesehatan mulai dari perkembangan otot hingga kesehatan mental Anda. Karena olahraga memanah membutuhkan ketelitian, kontrol, fokus, kemampuan fisik dan tekad.

Selain olahraga yang menarik, memanah memiliki banyak manfaat kesehatan. Anda juga dapat mencoba olahraga satu ini, karena memanah adalah olahraga yang dapat dilakukan oleh semua orang, tidak peduli usia, jenis kelamin, atau kemampuan yang dimiliki.