Category: Parenting

Mengajari Cara Merapikan Kamar Anak pada Si Buah Hati dengan Menyenangkan

Mengajari Cara Merapikan Kamar Anak pada Si Buah Hati dengan Menyenangkan

Anak-anak sangat senang bermain, tapi membersihkan area bermainnya atau terutama kamarnya sendiri adalah suatu hal yang sangat susah dilakukan. Kebersihan dan kerapian kamar adalah hal yang penting bagi kesehatan dan kenyamanan bagi setiap orang.

Sebagai orang tua, mungkin terkadang merasa kesulitan untuk mengajarkan cara merapikan kamar anak. Anak-anak lebih tertarik untuk bermain daripada merapikannya. Jika semua dilakukan oleh orang tua, ini bisa menjadi kebiasaan buruk bagi anak karena tidak merasa bertanggung jawab akan kerapihan dan kebersihan kamarnya. 

Kebiasaan ini dapat diatasi dengan mengajarkan anak untuk bertanggung jawab akan kerapihan dan kebersihan kamarnya sendiri. Lalu, bagaimana trik mengajari cara merapikan kamar anak? Simak ulasan berikut.

Cara Merapikan Kamar Anak Bersama Si  Buah Hati

Ketika anak mulai merapikan dan membersihkan kamarnya sendiri, ini bisa menjadi bekal ketika anak tumbuh dewasa. Anak akan memiliki rasa tanggung jawab pada dirinya sendiri. Namun, bagi anak-anak tidak jarang kegiatan merapikan dianggap sebagai beban. Berikut tips untuk mengajari cara merapikan kamar anak tanpa menjadi beban:

  1. Gunakan kata-kata yang tepat

Pemilihan kata dapat mempengaruhi pemahaman anak akan sesuatu. Dibanding dengan menggunakan kata-kata yang terkesan menyuruh anak secara langsung, lebih baik gunakan kata yang lebih halus yang bisa membuat anak bersemangat untuk ikut merapikan kamar.

  1. Jelaskan kenapa merapikan kamar itu perlu

Bagi anak, merapikan kamar adalah hal yang dapat menjadi perusak kesenangan setelah bermain. Orang tua perlu meluruskan pemahaman ini dengan menjelaskan bahwa merapikan kamar itu penting agar si buah hati tidak terluka karena menginjak atau menduduki mainannya serta agar mainan mudah ditemukan jika ingin bermain lagi.

Dari pada hanya menyuruh, jelaskan sebab akibat jika tidak merapikan kamar setelah bermain sehingga anak menyadari pentingnya hal ini.

  1. Mulai dengan merapikan mainan

Setelah menjelaskan pentingnya merapikan kamar, ajak anak untuk melakukan sesuatu yang mudah terlebih dahulu seperti merapikan mainan-mainan yang berserakan dan menempatkan kembali pada tempatnya.

  1. Berikan petunjuk dan tempat penyimpanan yang dapat dijangkau anak

Untuk memudahkan anak merapikan kamarnya, letakkan tempat penyimpanannya di daerah yang mudah dijangkau oleh anak. Berikan juga petunjuk seperti menempelkan stiker keterangan benda apa yang dapat diletakkan pada tempat penyimpanan tersebut.

  1. Merapikan tempat tidur

Setelah merapikan mainan dan benda-benda lainnya, ajak anak untuk merapikan tempat tidurnya sendiri. Mulailah dari melipat selimut, mengatur bantal dan guling dan menata seprei. Anda tidak perlu memaksa anak untuk cepat belajar pada bagian ini, yang penting perlahan tapi pasti.

  1. Berikan bantuan

Anak mungkin akan kesulitan untuk merapikan beberapa hal dan membutuhkan bantuan. Orang tua dapat membantu anak jika mengalami kesulitan tanpa memarahinya. Dengan mengulurkan tangan, anak dapat menjadikan orang tua sebagai panutannya dan membuat anak lebih merasa diperhatikan.

  1. Putar musik

Salah satu cara merapikan kamar anak yang seru adalah dengan menyalakan musik. Putar musik favorit si buah hati agar ia memiliki mood yang baik. Mood yang baik akan membuat anak lebih bersemangat dan kegiatan merapikan kamar menjadi lebih seru.

  1. Buat merapikan kamar menjadi permainan

Agar merapikan kamar menjadi kegiatan yang menyenangkan, orang tua dapat menjadikan kegiatan ini sebagai games. Anak-anak sangat menyukai permainan dan tantangan, sehingga jika dikemas dengan menarik maka merapikan kamar akan menjadi kegiatan yang dinantikan.

  1. Abadikan semangat anak saat merapikan kamar

Hasil yang baik tentunya akan membuat anak lebih bersemangat. Anda dapat mengambil foto perbandingan sebelum dan sesudah merapikan kamar serta mengambil foto saat anak sedang bersemangat membersihkan kamar. Dengan melihat dokumentasi tersebut, anak akan mengetahui pentingnya melakukan usaha untuk hasil yang baik.

  1. Berikan Apresiasi

Setelah si kecil berhasil merapikan kamar, berikan apresiasi seperti pujian, memeluk, atau melakukan high-five agar membuat anak senang dan bangga atas apa yang telah dikerjakannya.

Orang tua dapat menambahkan kreatifitas lainnya dalam memberikan motivasi dan mengajari cara merapikan kamar anak pada si buah hati. Ajak anak untuk terus berdiskusi agar anak merasa penting dan juga merasakan bahwa  kerapihan kamarnya adalah tanggung jawabnya sendiri.

Rekomendasi Produk Penumbuh Rambut untuk Si Kecil

Rekomendasi Produk Penumbuh Rambut untuk Si Kecil
produk penumbuh rambut bayi

Orang tua mana yang tidak ingin si kecil memiliki rambut yang tumbuh sehat dan lebat. Tidak hanya untuk memperindah penampilan, tetapi rambut juga memiliki fungsi yang besar untuk tubuh manusia,  dua di antaranya untuk melindungi dari hawa dingin maupun sengatan matahari. Selain itu rambut juga dapat berfungsi sebagai penghalang debu dan kotoran. Mencapai tujuan itu berarti tak bisa dilepaskan dari pemilihan produk penumbuh rambut. Oleh karenanya, berikut ulasan beberapa saran produk penumbuh rambut untuk bayi Anda: 

1. Cussons Baby Shampoo

Anda perlu mengetahui bahwa sampo yang satu ini termasuk pilihan terbaik untuk si kecil. Ada beberapa kandungan bahan-bahan alami di dalam Cussons Baby Shampoo. Untungnya, bahan-bahan yang terkandung di dalam produk ini cenderung aman untuk kulit bayi, seperti kemiri, lidah buaya, hingga seledri. 

Pemilihan bahan alami yang aman untuk kulit bayi dapat membantu pertumbuhan rambut menjadi lebih cepat serta merangsang kulit kepala. Jika kulit kepada si kecil termasuk salah satu yang sensitif, maka pemilihan sampo ini cukup tepat karena tidak perih saat masuk ke daerah mata. 

2. Pigeon Baby Shampoo

Jika rambut si kecil tipis, Anda dapat menggunakan sampo bayi khusus penumbuh rambut dari Pigeon. Bertajuk Pigeon Baby Shampoo, produk ini bisa menjadi salah satu sampo pilihan yang mampu membantu pertumbuhan rambut bayi. 

Perlu diketahui bahwa sampo ini mengandung bahan jojoba oil dan chamomile, sehingga berfungsi dalam membersihkan rambut serta kulit kepala dari berbagai kotoran. Keunggulan dari produk ini yaitu dapat membantu rambut bayi menjadi semakin lebat dan lembut.  

3. Zwitsal Natural Baby Shampoo

Perlu Anda ketahui bahwa Zwitsal Natural Baby Shampoo ini memiliki kandungan bahan alami aloe vera atau lidah buaya, kemiri, dan seledri. Berbagai kandungan ini sudah pasti dapat membantu rambut bayi menjadi lebih tebal dan hitam dari sebelumnya. Tak hanya itu, sampo bayi ini dapat berguna untuk membersihkan dan melembutkan rambut si kecil.

4. Pigeon Baby Hair Lotion

Satu lagi produk dari Pigeon ini masuk ke dalam daftar rekomendasi. Produk hair lotion satu ini tak jauh berbeda dengan samponya. Masih menggunakan kandungan utama jojoba oil dan chamomile oil, Pigeon Baby Hair Lotion digadang-gadang mampu menutrisi rambut serta menjaga kelembapan rambut bayi dan menghaluskannya. 

Formulanya pun hypoallergenic, sehingga dijamin aman untuk kulit bayi yang masih sensitif. Selain itu, parfum yang dikandung oleh produk ini sudah lulus International Fragrance Association (IFRA) jadi pastinya aman untuk si kecil.

5. My Baby Shampoo Black & Shine 

My Baby Shampoo Black and Shine dibuat dengan formula yang lembut dari campuran kemiri dan alpukat. Kandungannya dapat membersihkan rambut dan kulit kepala, serta membuat rambut lebih tebal, hitam, dan berkilau.

Sampo ini diperkaya dengan vitamin C, E, B3, B5, B6 yang membuat rambut si kecil bersih, halus, lembut, bercahaya dan harum. Anda dapat memilih produk ini untuk membantu merawat kesehatan rambut si kecil, mengurangi rambut kusut, dan kandungan chamomile mencegah iritasi pada kulit. 

***

Itulah beberapa rekomendasi produk penumbuh rambut untuk si kecil agar rambut lebih sehat dan lebat. Jangan lupa saat hendak memilih produk penumbuh rambut untuk si kecil, Anda harus memperhatikan komposisinya. Memilih produk dengan kandungan alami dapat membantu rambut anak terhindar dari bahan-bahan kimia berbahaya. Semoga ulasan di atas dapat membantu Anda dalam memilih produk penumbuh rambut untuk si kecil.

4 Cara Mengatasi Sesak Nafas Saat Hamil

Apakah saat ini sedang dalam kondisi hamil dan sering merasakan sesak nafas? Keluhan sesak nafas ini sering dialami oleh bumil saat usia kehamilannya memasuki trimester ketiga. Kondisi ini dapat menandakan hal yang serius jika tidak diatasi dengan cepat, meskipun memang sangat jarang terjadi. Maka dari itu, tidak ada salahnya jika Anda mempelajari cara mengatasi sesak nafas saat hamil di trimester ketiga untuk berjaga-jaga dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Penyebab sesak nafas dan edema pada ibu hamil

Munculnya sesak nafas pada ibu hamil disebabakan oleh pengaruh dari perkembangan bayi di dalam rahim Anda. Bayi yang semakin bertambah ukurannya akan mendorong rahim Anda ke arah diafragma. Akibatnya, diafragma bergeser ke atas sekitar 4 cm dari posisi sebelumnya. Hal ini akan membuat paru-paru Anda jadi sedikit tertekan, sehingga tidak dapat menghirup udara sebanyak biasanya.

Anda tidak perlu panik berlebihan jika mengalami hal ini. Paru-paru Anda pada saat yang sama akan menurunkan kapasitasnya. Hormon progesteron yang meningkat saat hamil akan memberikan sinyal ke sistem pernafasan di otak untuk bernafas lebih lambat. Setiap hembusan nafas Anda mungkin membawa lebih sedikit udara, tapi keberadaan udara di paru-paru jadi lebih lama, sehingga suplai oksigen tetap terjaga untuk Anda dan bayi Anda.

4 Cara mengatasi sesak nafas saat hamil

Jika sesak nafas yang dirasakan sampai membuat Anda tidak nyaman, cobalah lakukan beberapa cara mengatasi sesak nafas di bawah ini.

  • Latihan postur tubuh.

Saat sesak nafas muncul, cobalah untuk berdiri tegak dengan bahu ke belakang dan kepala terangkat. Postur tubuh ini akan membuat bagian dada Anda terangkat, sehingga aliran nafas Anda terasa lebih mudah.

Selain itu, saat Anda tidur, letakkan beberapa bantal di bawah bagian tubuh atas, sehingga posisi tubuh Anda setengah duduk. Hal ini dapat mengurangi tekanan rahim pada paru-paru Anda. 

  • Olahraga.

Olahraga seperti latihan aerobik dapat meningkatkan fungsi pernafasan dan menurunkan denyut nadi Anda. Selain itu, jenis olahraga saat hamil lainnya adalah yoga prenatal. Namun, pastikan juga ya, olahraga yang akan Anda lakukan tidak berlebihan dan sesuai dengan saran dari dokter.

  • Tetap tenang dan santai.

Meskipun terlihat sepele, tapi hal ini merupakan cara mengatasi sesak nafas yang cukup ampuh saat hamil. Kecemasan hanya akan memicu pernafasan Anda semakin sesak. Pastikan pula Anda cukup tidur dan beristirahat, ya.

  • Tidak memaksakan diri.

Terkadang, Anda mungkin terlalu memaksakan aktivitas sehari-hari hingga lupa bahwa tubuh Anda lelah dan butuh istirahat. Oleh sebab itu, cobalah untuk membatasi aktivitas sehari-hari yang mungkin bisa diselesaikan nanti, sehingga Anda bisa fokus menjaga kesehatan Anda dan calon bayi di kandungan.

Kenali tanda peringatan sesak nafas ini

Dalam beberapa kasus, ada pula sesak nafas pada ibu hamil berkaitan dengan masalah kesehatan tertentu, baik itu telah terjadi sebelum atau saat hamil. Ini patut Anda waspadai, sebab berisiko lebih tinggi alami sesak nafas saat hamil.

  • Asma.

Asma mungkin saja bertambah parah selama kehamilan. Pastikan Anda selalu rutin periksakan diri ke dokter. Jika asma muncul dan membuat sesak nafas Anda semakin parah selama trimester ketiga, maka segera temui dokter untuk diberikan penanganan segera.

  • Anemia.

Dalam beberapa kasus, anemia defisiensi zat besi dapat menyebabkan sesak nafas. Gejala lainnya termasuk kelelahan, sakit kepala, serta bibir dan ujung jari Anda berwarna kebiruan. Untuk mencegahnya, dokter mungkin akan meresepkan suplemen zat besi untuk mencukupi asupan zat besi selama hamil.

  • Emboli paru.

Jika Anda merasakan nyeri saat menarik nafas, laju nafas terlalu cepat, atau denyut nadi meningkat, maka segeralah hubungi dokter. Mungkin saja, hal ini menandakan adanya pembekuan darah di sekitar paru-paru Anda atau emboli paru.

Adapun cara mengatasi sesak nafas ini mungkin lebih efektif jika tingkat keparahannya masih ringan. Sesak nafas akan berkurang bahkan hilang ketika mendekati hari perkiraan lahir (HPL). Ini disebabkan posisi bayi di rahim sudah turun ke panggul, sehingga tekanan pada diafragma dan paru-paru pun berkurang.

Jika sesak nafas masih terjadi, mengalami nyeri di dada yang sulit dihentikan, hingga muncul gejala bibir dan jari kebiruan, maka segera temui dokter untuk mendapat pemeriksaan secara menyeluruh.

Cara Periksa Dot Bayi, Apakah Masih Layak Digunakan

Botol susu merupakan benda yang paling sering digunakan bayi. Oleh karena itu, orang tua perlu memeriksa kondisi bot bayi secara rutin agar kesehatan bayi pun tetap terjaga. Banyak jenis botol susu yang puting dot yang dijual di pasaran, mulai dari harga yang mahal hingga yang terjangkau. Namun perlu diketahui, selain menjaga kebersihannya setiap waktu, botol bayi juga memiliki masa pakai atau expired date.

Namun banyak orang tua yang tidak menyadari hal ini, lantaran masa expired botol bayi tidak berbanding lurus dengan perubahan bentuk fisiknya. Padahal kualitas botol susu pasti berkurang karena sering dipakai, dicuci atau selalu masuk alat sterilisasi yang menggunakan suhu panas. Botol plastik pun memiliki masa pakai yang lebih pendek daripada botol kaca.

Idealnya, botol susu hanya dipakai hingga enam bulan, Namun, Anda jangan bergantung pada patokan waktu, lihat juga kondisi dari bot bayi dan tanda-tanda kerusakan pada putting karet maupun ruang botolnya. Jika botol sudah berubah warna atau bentuk puting dot sudah rusak, Anda sebaiknya menggantinya dengan yang baru.

Selain itu, botol pun tidak luput dari ancaman jamur. Jika kaca atau plastik botol dipenuhi lapisan semacam kerak susu, namun sulit untuk dibersihkan, waspadai jika itu jamur dan sebaiknya jangan dipakai lagi. Pasalnya, jamur bisa muncul karena pencucian dan pengeringan botol yang tidak sempurna dan kondisinya lembap.

Lakukan cara ini untuk periksa dot bayi

Jangan sepelekan penggantian botol susu atau dot bayi! Pasalnya, jika kondisi dot bayi sudah tidak layak pakai, bayi Anda bisa saja terserang penyakit pencernaan seperti diare hingga gangguan usus atau gangguan kesehatan lain akibat kerusakan botol atau dot yang tidak kelihatan. Berikut beberapa tanda saat Anda perlu mengganti botol susu bayi.

  1. Periksa puting dot setiap dua hingga tiga bulan, biasanya muncul tanda-tanda aus seperti aliran susu yang terlalu cepat karena lubangnya membesar.
  2. Dot menjadi lengket atau membesar. Kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa dot sudah jelek
  3. Dot retak, robek, atau pecah. Ganti saja karena bisa menyebabkan bayi tersedak
  4. Cari tanda-tanda keretakan pada botol. Keretakan terutama pada boto kaca sangat berbahaya karena bisa melukai bayi.
  5. Cek lapisan jamur dan kerak susu. Jika muncul lapisan yang sulit dibersihkan, Anda perlu membuang botolnya.