Category: Penyakit

Penyebab Hidung Terasa Sakit dan Kepala Pusing

Rasa sakit bisa terjadi di beberapa area di hidung dan tak jarang juga menimbulkan kepala pusing. Salah satunya adalah di area jembatan hidung atau area keras sebelum tulang rawan lunak lubang hidung dan rentan terhadap trauma dan juga infeksi karena letaknya yang berdekatan dengan sinus.

Penyebab hidung terasa sakit dan kepala pusing pun bisa terjadi karena beberapa hal. Dalam banyak kasus, pengobatan rumahan dapat berperan membantu meringankan rasa sakit. Berikut beberapa penyebab hidung terasa sakit dan kepala pusing serta pilihan pengobatannya.

Penyebab Pangkal Hidung Terasa Sakit Dan Kepala Pusing

Kemungkinan penyebab rasa sakit di pangkal hidung, meliputi:

  1. Trauma

Orang yang bermain olahraga kontak memiliki risiko tinggi mengalami trauma hidung. Trauma menjadi salah satu penyebab paling umum dari pangkal hidung yang terasa sakit. Contoh umum dari trauma hidung termasuk cedera yang diderita saat bermain olahraga atau karena perkelahian, jatuh, atau kecelakaan mobil.

Trauma hidung dapat menyebabkan pembengkakan yang membuat seseorang sulit membedakan apakah hidungnya patah atau hanya memar. Segera cari perawatan medis jika tanda-tanda infeksi hidung mulai muncul, ini mencakup demam, keluarnya nanah, atau kemerahan. 

Jika drainasenya tipis dan mengalir cairan berwarna kuning, perawatan medis mendesak sangat diperlukan sebagai langkah pembersihan. Ini karena diduga kemungkinan cairan serebrospinal (CSF) mengalir dari otak.

Drainase CSF dapat menyebabkan gejala tambahan, seperti sakit kepala, mual dan muntah, sakit leher atau kaku, dan perubahan pendengaran. Ini juga meningkatkan risiko seseorang untuk infeksi dan menunjukkan perlunya intervensi medis.

Hidung tersumbat tapi tidak pilek mungkin ada kondisi kesehatan yang lebih serius
  1. Sinusitis

Sinusitis adalah peradangan dan infeksi pada rongga sinus di belakang hidung, yang letaknya bisa di sekitar mata, atau di bawah pipi. Gejalanya bisa berupa nyeri wajah yang meluas ke batang hidung dan tak jarang menimbulkan sakit kepala sinus. 

Mereka yang menderita sinusitis ethmoid, infeksi saluran sinus di dekat batang hidung, sangat mungkin mengalami nyeri di lokasi tersebut. Gejala lain yang mengikuti penyakit sinusitis meliputi:

  • Batuk
  • Kelelahan
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Indera penciuman yang terganggu
  • Pilek
  • Hidung tersumbat
  1. Furunkulosis hidung

Furunkulosis hidung adalah infeksi pada daerah di mana rambut hidung tumbuh. Infeksi dapat terjadi setelah infeksi saluran pernapasan atas atau karena mengorek hidung secara kronis. Infeksi ini dapat menyebabkan bisul yang menyakitkan atau area seperti jerawat yang terinfeksi di dalam hidung, yang dapat menyebabkan rasa sakit di pangkal hidung.

Gejala lain mungkin termasuk:

  • Pengerasan hidung
  • Kemerahan
  • Sekret hidung bau
  • Bengkak, biasanya di satu sisi wajah

Pengobatan sangat diperlukan atau akan menyebabkan infeksi yang lebih serius, seperti selulitis.

  1. Sarkoidosis

Sarkoidosis dapat menyebabkan rasa sakit dan serta susah nafas. Kondisi ini sendiri merupakan kondisi medis langka yang menyebabkan peradangan pada jaringan tubuh dan pembentukan benjolan, atau granuloma. Gejala hidung lainnya dari sarkoidosis, termasuk:

  • Berdarah
  • Pengerasan kulit
  • Kehilangan indra penciuman
  • Hidung tersumbat

Dalam kasus yang jarang terjadi, peradangan bisa menjadi sangat parah sehingga menyebabkan kelainan bentuk hidung pelana, yang merupakan penyok atau runtuhnya pangkal hidung.

  1. Perforasi hidung septum

Lubang yang muncul di septum hidung atau area tulang rawan yang memisahkan lubang hidung, dinamakan dengan perforasi septum hidung. Kondisi perforasi septum hidung tidak selalu menimbulkan gejala, tetapi terkadang dapat menyebabkan rasa sakit di batang hidung. Gejala-gejala tambahan dari perforasi hidung septum meliputi:

  • Keluarnya darah dari hidung
  • Pengerasan hidung
  • Tekanan hidung
  • Kesulitan bernapas melalui hidung
  • Suara siulan saat bernapas melalui hidung

Perforasi hidung septum bisa menjadi efek samping dari operasi hidung, tapi ini jarang terjadi. Penyebab lainnya bisa berupa benda asing yang tersangkut di hidung, kanker hidung, atau riwayat penggunaan kokain.

  1. Kanker

Pangkal hidung terasa sakit dapat mengindikasikan kanker di rongga hidung dan sinus paranasal, tapi lagi-lagi dalam kasus yang jarang terjadi. Sinus paranasal merupakan rongga berisi udara yang berada di bagian belakang hidung. Kanker biasanya tumbuh atau terjadi hanya di satu sisi. Gejala atau tanda lain dari kanker jenis ini meliputi:

  • Sebuah mata melotot
  • Mati rasa wajah
  • Sakit kepala
  • Kehilangan indra penciuman
  • Hidung tersumbat
  • Mimisan
  • Nanah yang keluar dari hidung
  • Perubahan penglihatan
  • Mata berair

Namun, gejala-gejala ini juga dapat menunjukkan banyak kondisi medis lainnya, termasuk flu biasa atau pilek, jadi yang terbaik adalah berbicara dengan dokter untuk diagnosis yang tepat.

Pengobatan Rumahan

Pangkal hidung terasa sakit dan kepala pusing bisa diobati sendiri di rumah dengan beberapa pengobatan rumahan, seperti: 

  • Mengoleskan kompres es yang dilapisi kain ke hidung selama 10-15 menit setiap kali
  • Menjaga kepala tetap tinggi untuk memungkinkan hidung mengalir dan mengurangi pembengkakan
  • Menahan diri atau menghindar dari aktivitas fisik yang berat
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, salah satunya acetaminophen
  • Menghindari aspirin, yang dapat memperburuk perdarahan 
  • Memakai pelindung hidung untuk melindungi hidung saat sembuh
  • Memakai gulungan kasa lembut di lubang hidung untuk mencegah pendarahan lebih lanjut, tetapi bicarakan terlebih dahulu dengan perawat atau dokter

Jika rasa sakit bertambah parah atau tidak membaik dengan waktu dan pengobatan rumahan, maka Anda harus segera periksa ke dokter.

Perawatan Medis

Perawatan medis untuk rasa sakit ini tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Jika penyebabnya adalah sinusitis atau infeksi hidung, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik. Infeksi berat mungkin memerlukan antibiotik topikal atau intravena.

Jika seseorang mengalami patah hidung, dokter mungkin perlu memasang hidung untuk memperbaiki bagian patah tersebut. Resep obat steroid mungkin akan diberikan untuk mengobati kondisi seperti sarkoidosis. Obat-obatan ini dapat mengurangi peradangan, tetapi biasanya tidak aman untuk digunakan dalam waktu lama.

Trauma hidung mungkin memerlukan koreksi bedah. Pendekatan bedah akan bervariasi tergantung pada sifat cedera.

Pangkal hidung terasa sakit dan kepala pusing bisa disebabkan oleh kondisi yang potensial. Untuk mengatasi rasa sakitnya, beberapa pengobatan rumahan bisa dilakukan. Jika pengobatan rumahan tidak mampu mengatasinya, jangan berlama-lama untuk mengunjungi dokter. 

Temukan lebih banyak informasi seputar hidung terasa sakit dan kepala pusing di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda juga bisa berdiskusi seputar topik ini dengan dokter di aplikasi SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store dan Play Store.

Cara Mengatasi dan Merawat Sakit Lutut Kiri

Sakit lutut kiri bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya seperti beban tubuh yang terlalu berat, melakukan aktivitas yang membutuhkan lutut terus menerus, atau karena kondisi tertentu. Jika sakit lutut kiri disebabkan karena aktivitas atau beban tubuh, maka Anda bisa mengatasinya dengan melakukan perawatan mandiri di rumah. Sedangkan jika sakit lutut kiri disebabkan karena kondisi medis, Anda harus memeriksakan diri ke dokter.

Kompres Panas atau Dingin

Kompres panas maupun dingin memang lebih sering digunakan untuk mengatasi sakit pinggang atau nyeri punggung. Namun cara ini juga aman digunakan untuk membantu meredakan rasa sakit pada lutut dan area di sekitarnya. Alasannya karena efek suhu panas mampu melemaskan otot dan sendi pada lutut, sehingga dapat mengurangi kekakuan yang menyebabkan rasa sakit. Sementara itu, sensasi dingin dari kompres es bisa meredam pembengkakan, peradangan, serta rasa nyeri. Anda bisa menggunakan kompres panas dari heating pad, ataupun kompres dingin dari es batu yang telah dibungkus kain secara bergantian.

Lutut tak bisa tertekuk

Atur Berat Badan

Jika kamu merasa sudah kelebihan berat badan, mungkin lutut yang sering terasa sakit merupakan salah satu pertanda bahwa kamu harus mulai mengurangi berat badan. Pasalnya, saat lutut harus menyangga tubuh yang memiliki berat badan berlebih, risiko mengalami sakit lutut tentu lebih besar dibanding yang memiliki berat badan ideal. Anda bisa menentukan rencana diet agar berat badan yang berlebih bisa turun. Penurunan berat badan, walau hanya sedikit saja, dapat memberikan perubahan besar terhadap rasa sakit yang selama ini Anda rasakan.

Perlindungan pada Lutut

Hal yang terpenting dari semua pengobatan untuk meredakan lutut sakit adalah dengan memberi perlindungan pada lutut untuk mencegah terjadinya cedera dan rasa sakit yang lebih parah. Tak hanya itu, Anda juga dianjurkan untuk mendapatkan istirahat yang cukup guna mempercepat proses penyembuhan seluruh jaringan di lutut dan sekitarnya.

Obat Pereda Rasa Nyeri

Cara mengobati lutut sakit juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi obat. Anda juga bisa mengonsumsi obat pereda rasa nyeri jika lutut sudah mulai terasa sakit dan tak nyaman. Ada beberapa jenis obat yang bisa Anda beli secara bebas di apotek tanpa harus menggunakan resep dari dokter.

Sama-sama Menyerang Otak, Ketahui Perbedaan Demensia Alzheimer

Demensia dan Alzheimer merupakan dua kondisi yang sering dianggap serupa. Ini mungkin bisa terjadi karena keduanya sama-sama menimbulkan gejala yang serupa, yaitu gejala yang berhubungan dengan penurunan kemampuan otak, seperti kehilangan memori atau pikun.

Padahal, baik demensia Alzheimer sebenarnya memiliki arti yang berbeda, walaupun keduanya sama-sama menyerang otak. 

Mengenal perbedaan demensia dan Alzheimer

Alzheimer adalah penyakit yang menyerang sel-sel otak, membuat sel-sel tersebut kehilangan kemampuan untuk saling berkomunikasi dengan baik. Sementara, demensia bukanlah penyakit, melainkan suatu sindrom.

Sindrom adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sekelompok gejala tanpa adanya diagnosa tertentu. Penyakit Alzheimer bisa menjadi penyebab atau jenis demensia, demikian pula dengan penyakit otak lainnya seperti penyakit Huntington, demensia vaksular, dan lain sebagainya. 

Berbagai gejala yang berkaitan dengan otak akan digolongkan sebagai demensia, seperti gejala kehilangan memori, penurunan produktivitas sehari-hari, serta kemampuan komunikasi. 

Dari sekian banyak penyakit yang bisa digolongkan sebagai demensia, Alzheimer adalah penyakit yang paling umum. Inilah mengapa banyak orang yang keliru, mengira bahwa demensia dan Alzheimer adalah dua hal yang sama. 

Faktor penyebab sebagai perbedaan utama

Salah satu cara paling mudah untuk memebdakan kedua kondisi tersebut adalah mengenali penyebabnya. Kedua kondisi itu memiliki faktor penyebab yang berbeda-beda.

  • Penyebab demensia

Demensia semakin mungkin terjadi seiring dengan bertambahnya usia akibat kerusakan sel otak. Kerusakan ini bisa saja terjadi secara genetik dan bisa juga disebabkan oleh kondisi medis lain.

Alzheimer adalah salah satu kondisi medis yang bisa menyebabkan demensia. Selain itu, masih ada kondisi lain seperti penyakit vaskular, pemakaian obat-obatan secara kronis, stroke, depresi, dan infeksi parah seperti HIV. 

  • Penyebab penyakit Alzheimer

Tidak seperti demensia, penyebab Alzheimer tidak diketahui dengan pasti. Alzheimer ditanda dengan penumpukan plak pada otak yang menghambat kemampuan sel otak dalam berkomunikasi. 

Penumpukan plak itu terjadi akibat adanya protein tertentu yang berjumlah abnormal. Tidak diketahui dengan pasti apa yang menyebabkan produksi protein berlebih ini.

Dari penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa demensia dan Alzheimer memiliki perbedaan signifikan dalam faktor penyebab. Ketahuilah bahwa Alzheimer menjadi penyebab utama demensia yang paling umum.

Metode pengobatan demensia dan Alzheimer

Karena merupakan dua hal yang berbeda, pengobatan untuk kedua kondisi tersebut juga berbeda. Metode pengobatannya disesuaikan dengan penyebab serta tingkat keparahan gejala. 

  • Pengobatan demensia

Seperti yang dijelaskan sebelumnya demensia disebabkan oleh kondisi medis lain yang berdampak pada otak. Karena itu, pengobatan untuk demensia difokuskan dengan merawat gejala dari kondisi medis yang mendasarinya. Tergantung penyebabnya, ada demensia yang bisa disembuhkan, tapi ada juga yang tidak. 

  • Pengobatan Alzheimer

Sayangnya, Alzheimer bukanlah kondisi yang bisa disembuhkan sepenuhnya. Bagi penderita Alzheimer, pengobatan difokuskan untuk mencegah pengembangan gejala yang terlalu cepat. 

Pemakaian obat bagi penderita Alzheimer berfungsi agar penderita tetap bisa melakukan aktivitas sehari-hari secara produktif. Selain itu, obat juga digunakan sebagai upaya pencegahan dari komplikasi yang lebih serius atau bahkan mengancam jiwa. 

Alzheimer bukanlah satu-satunya kondisi yang bisa memicu seseorang mengalami demensia. Tetapi, apabila demensia yang diderita disebabkan oleh Alzheimer, maka akan sulit untuk menyembuhkannya. 

Baik demensia dan Alzheimer sama-sama memengaruhi kemampuan otak dalam bekerja dengan baik. Meskipun keduanya tampak serupa, namun sebenarnya berbeda.

6 Penyebab Kulit Bentol Merah Gatal dan Ciri Khususnya

Bentol merah gatal bisa disebabkan karena banyak hal. Sesungguhnya ciri dari bentol merah yang gatal ini juga beda tergantung penyebabnya. Untuk Anda yang ingin tahu apa saja penyebab dari masalah ini, berikut ini adalah ulasannya. 

Beberapa Penyebab Munculnya Bentol Merah Gatal di Kulit

  1. Alergi makanan atau obat tertentu 

Sebagai organ pelindung sekaligus organ sekresi, umumnya kulit memang menunjukkan gejala paling awal ketika terjadi masalah pada metabolisme seperti adanya alergi. 

Biasanya alergi yang disebabkan karena makanan atau karena obat-obatan akan menyebabkan terjadinya bentol berwarna merah atau pink. 

Sesungguhnya bentol yang muncul beragam ada yang memiliki bentuk melebar atau juga yang memiliki bentuk terpusat. Nah, jenis bentol ini juga akan dipengaruhi sistem kekebalan tubuh dan jenis alergi yang Anda miliki. 

Untuk mengatasi masalah bentol merah gatal karena alergi ini, biasanya dokter akan memberikan antihistamin atau kortikosteroid untuk meredakan reaksi alergi. 

  1. Rosacea 

Kondisi lain yang menyebabkan kulit bentol dengan warna merah dan gatal adalah kondisi Rosacea. 

Kondisi ini merupakan kondisi yang disebabkan karena iritasi kulit. Biasanya jenis bentol yang dimunculkan adalah bentol yang mirip dengan bentol jerawat. 

Selain memiliki bentuk yang mirip dengan jerawat, masalah iritasi kulit ini juga umum terjadi pada bagian wajah. Biasanya ketika seseorang memiliki kondisi medis ini kulit akan lebih sensitif dan sering terasa gatal karena alasan sepele. 

Biasanya kondisi ini umumnya disebabkan karena bahan yang spesifik pada produk seperti pewangi atau bahan yang membuat produk tahan lama. Selain itu bisa juga disebabkan karena gaya hidup dan faktor lingkungan.

Penyebab kaligata salah satunya adalah penyakit autoimun

 

  1. Bentol merah gatal karena gigitan serangga 

Hal lain yang juga menyebabkan masalah bentol yang gatal ini adalah karena gigitan serangga. Ada banyak jenis serangga yang menggigit manusia, mulai dari nyamuk hingga kutu. 

Biasanya jika gigitan ini disebabkan karena nyamuk, jenis bentolnya akan melebar, berwarna merah dan gatal. Proses terjadinya gatal tidak akan terjadi sekali waktu. 

Beda dengan bentol merah yang disebabkan karena gigitan kutu. Bisnaya bentol merah yang disebabkan karena gigitan kutu akan menimbulkan bentol merah kecil dengan mata di tengahnya. 

Akan tetapi bagian sekitar bentol kecil ini akan membentuk halo merah. Tentunya jenis gigitan ini akan menyebabkan rasa gatal yang lebih dibandingkan dengan gigitan nyamuk. 

  1. Alergi matahari 

Penyebab lain dari kulit yang bentol merah dan gatal adalah karena alergi matahari. Alergi yang satu ini pasti sangat menyiksa apalagi jika terjadi pada orang Indonesia yang mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun. 

Biasanya kondisi kulit ini akan menyebabkan kulit menjadi merah, terasa sakit dan terasa gatal. Sebagian juga akan mengalami bentol merah saat mendapatkan paparan sinar matahari. 

  1. Psoriasis 

Hal lain yang bisa menjadi penyebab bentol merah yang terasa gatal adalah psoriasis. Penyakit ini umumnya akan menyebabkan kulit memerah, gatal dan bersisik. Biasanya jenis ini akan memiliki kondisi kulit tebal akibat sel kulit yang berkembang terlalu cepat.

Akan tetapi ada juga jenis psoriasis yang muncul dengan tampilan bentol merah yang gatal dan berisi cairan di dalamnya. 

  1. Flu Singapura 

Jika bentol merah gatal ini terjadi pada anak dengan usia dibawah 5 tahun, kondisi kulit ini mungkin terjadi karena flu Singapura. 

Penyakit ini menyebabkan kulit bentol merah dan gatal di bagian telapak kaki, tangan dan juga sariawan atau luka di sekitar bagian dalam mulut. Biasanya kondisi ini disertai dengan demam sehingga disebut dengan flu.

5 Jenis Makanan untuk Penderita Diabetes yang Harus Dihindari

Bagi orang yang memiliki penyakit diabetes, maka ia harus mengetahui apa saja yang perlu dihindari karena dikhawatirkan akan membuat lonjakan gula di dalam darah. Ada beberapa makanan untuk penderita diabetes yang perlu untuk diperhatikan.

Mengonsumsi makanan tanpa memikirkan pantangan adalah hal kecil yang patut disyukuri. Sebab, bagi penderita diabetes, beberapa jenis makanan tidak boleh dikonsumsi.

Diabetes adalah sebuah penyakit yang mengganggu sistem metabolisme karena tubuh tidak mampu memproduksi insulin sehingga kadar gula di dalam darah meningkat. Insulin sendiri merupakan hormon yang bertugas untuk mengontrol kadar gula darah di dalam tubuh.

Gejala-gejala diabetes

Jika Anda belum pernah melakukan tes kesehatan, tetapi merasakan gejala-gejala di bawah ini, maka Anda perlu segera berkonsultasi dengan dokter. Berikut ini gejala diabetes menurut Kementerian Kesehatan.

1. Meningkatnya frekuensi buang air kecil

Hal ini disebabkan karena sel-sel tubuh tidak bisa menyerap glukosa, sehingga ginjal yang mencoba mengeluarkan glukosa sebanyak mungkin. Akibatnya, Anda akan sering buang air kecil dibandingkan dengan orang normal.

2. Rasa haus yang berlebihan

Rasa haus yang muncul ini karena tubuh sering buah air kecil sehingga kekurangan cairan. Sehingga, rasa haus dan buang air kecil yang berlebihan merupakan bentuk “cara tubuh Anda mencoba mengelola gula darah tinggi”.

3. Berat badan menurun

Jika kadar gula darah sudah terlalu tinggi, maka bisa menyebabkan penurunan berat badan secara drastis. Hal ini terjadi karena hormon insulin tidak mendapat glukosa untuk sel, di mana ini berfungsi sebagai energi. Oleh karena itu, tubuh akan memecah protein dari otot sebagai sumber alternatif bahan energinya.

4. Sering merasa lapar

Pada saat gula darah merosot, maka tubuh akan mengira belum diberi makan dan lebih memilih glukosa yang dibutuhkan oleh sel.

5. Kulit jadi bermasalah

Jika timbul rasa gatal berlebihan pada kulit, maka bisa jadi ini merupakan gejala diabetes lainnya. Hal ini merupakan akibat kulit kering. Permasalahan kulit lainnya juga bisa berupa kulit menjadi gelap di sekitar leher atau ketiak.

6. Gejala lainnya

Gejala yang dirasakan oleh pasien diabetes bisa beragam. Selain gejala-gejala di atas, gejala lain juga bisa saja terjadi.

Penyembuhan luka yang lambat, infeksi jamur, iritasi genital, mudah letih, kesemutan atau mati rasa, hingga pandangan menjadi kabur termasuk ke dalam gejala diabetes yang lainnya.

Jika Anda merasakan gejala diabetes di atas, selain melakukan konsultasi, Anda juga bisa memulai untuk melakukan hal-hal yang dianjurkan agar diabetes tidak semakin parah.

Olahraga, mengonsumsi obat-obatan, dan mengatur asupan makanan untuk penderita diabetes adalah hal yang bisa Anda lakukan.

Pantangan makanan untuk penderita diabetes

Seorang penderita diabetes memang harus memerhatikan dan melakukan pantangan pada beberapa makanan. Bila Anda masih mengonsumsi makanan dengan sembarang, maka itu bisa jadi akan membuat gula darah meningkat dan memicu penyakit komplikasi lainnya.

Ada beberapa kelompok jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi dan dihindari. Berikut ini 5 pantangan makanan untuk penderita diabetes

1. Karbohidrat

Karbohidrat sangat dibutuhkan bagi tubuh karena menjadi sumber tambahan energi. Akan tetapi beberapa makanan karbohidrat ini harus dihindari.

  • Nasi putih
  • Roti
  • Pasta 
  • Sereal yang mengandung banyak gula
  • Kentang goreng

Maka, sebagai alternatif Anda bisa mengonsumsi nasi merah, jagung, ubi jalar, dan buah yang mengandung karbohidrat tinggi.

2. Protein

Makanan untuk penderita diabetes yang harus dihindari selanjutnya adalah beberapa bentuk protein. Beberapa protein yang harus dihindari.

  • Kulit unggas
  • Daging dan ikan goreng
  • Produk daging olahan
  • Keju
  • Tahu goreng

Banyak jenis protein lainnya yang dapat Anda konsumsi, seperti dada ayam, telur rebus, ikan panggang, dan lainnya.

3. Sayuran 

Sayuran hijau memang aman dijadikan makanan untuk penderita diabetes, akan tetapi harus diperhatikan bagaimana cara mengolahnya. Selain itu, ada dua jenis sayuran juga yang harus Anda hindari, yakni sayuran dengan kandungan pati, dan sayuran yang mengandung sodium tinggi.

Pilihlah sayuran yang segar dengan cara mengolah dikukus, ditumis, dipanggang, atau bisa juga dimakan mentah. Perlu diperhatikan adalah tidak boleh memakan sayur dengan bahan yang dilarang, seperti keju, mentega, saus, dan lainnya.

4. Minuman dan produk susu

Minuman dengan kandungan kafein tinggi, soda, alkohol, dan juga minuman penambah stamina. Bila Anda ingin minum teh atau kopi, pastikan tidak memiliki kandungan gula yang tinggi. Termasuk ke dalamnya pun jus buah yang mengandung tinggi gula, seperti jus kemasan harus dihindari.

Produk susu juga menjadi makanan untuk penderita diabetes yang harus dihindari, seperti susu full cream, es krim, yoghurt, dan keju.

Saat ini sudah banyak produk olahan susu yang bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes, di antaranya susu skim, yoghurt rendah lemak, juga keju yang rendah lemak.

5. Buah-buahan 

Makanan untuk penderita diabetes yang perlu diperhatikan pula adalah buah. Pilihlah buah dengan kadar indeks glikemik rendah dan kandungan antioksidan tinggi, seperti mangga, pir, stroberi, dan lainnya.

Hindarilah buah kemasan kaleng, selai dengan kandungan gula tinggi, dan olahan buah lainnya yang sangat tinggi akan gula.

Itulah gejala dan makanan untuk penderita diabetes. Dengan melakukan pantangan dan rutin melakukan pengobatan, maka diabetes bisa teratasi. Oleh karena itu, mengetahui diabetes sedini mungkin sangat penting agar bisa ditangani secepat mungkin.

Penyebab Susah Tidur dan Cara Mengatasinya

Penyebab susah tidur dipengaruhi oleh banyak sekali faktor. Mulai dari kebiasaan, aktivitas tertentu, hingga gangguan tidur atau sleep disorder.

Setiap faktor penyebab pastinya memiliki metode penanganan yang berbeda juga. Ada yang cukup dengan perubahan pola hidup, da juga yang membutuhkan bantuan dokter.

Waspada penyebab susah tidur berikut!

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai apa saja penyebab sulit tidur dan cara mengatasinya, mari simak artikel di bawah ini sampai akhir ya!

1. Sleep disorder

Sleep disorder atau gangguan tidur adalah kondisi yang membuat kamu kesulitan untuk tidur, dan sulit untuk mendapatkan tidur yang berkualitas.

Gangguan tidur ini ada beragam jenisnya, mulai dari insomnia, sleep apnea, sindrom kaki gelisah atau restless legs syndrome, hingga narkolepsi.

  • Insomnia: Kondisi ini membuat kamu kesulitan untuk terlelap dan sulit untuk tetap tidur dalam jangka waktu yang lama
  • Sleep apnea: Kondisi ini bisa membuat kamu kerap kali terbangun di tengah tidur karena sistem pernapasan berhenti sementara
  • Restless Legs Syndrome: Kondisi ini membuat kamu terus menggerakkan kaki tanpa sadar di malam hari
  • Narkolepsi: Kondisi ini terjadi karena mekanisme otak yang mengatur tidur dan bangun terganggu sehingga jam tidur berantakan

Setiap gangguan tidur ini dapat menyebabkan susah tidur dan berdampak pada produktivitas kamu di siang hari. Untuk mengatasinya, kamu membutuhkan bantuan profesional atau dokter khusus.

Jika tidak diobati, kondisi ini bisa menjadi faktor pemicu munculnya gangguan kesehatan. Mulai dari depresi, hingga yang paling parah adalah kematian (biasanya terjadi karena sleep apnea).

2. Jam kerja shift

Tidak semua orang memiliki jam kerja dari jam 9 pagi hingga 5 sore. Ada juga yang bekerja pada shift malam, dan ini bisa menjadi faktor susah tidur lainnya.

Beberapa orang mungkin akan mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan perubahan jam tidur ini dan pada akhirnya membuat mereka kesulitan tidur di malam hari.

Untuk bantu mengatasi dan mengurangi dampak dari pergantian shift ini, kamu bisa melakukan beberapa cara di bawah ini:

  • Beristirahat secara teratur dan kurangi frekuensi berganti shift
  • Saat berganti shift, cobalah untuk meminta agar ada jeda waktu dari shift lama ke shift baru
  • Coba atur siklus bangun-tidur kamu dengan meningkatkan paparan cahaya di tempat kerja dan membatasi paparan cahaya saat waktu tidur
  • Pertimbangkan untuk mengonsumsi melatonin saat jam tidur tiba

3. Fase tidur tertunda

Fase tidur tertunda adalah kondisi di mana kamu memiliki jam tidur dan jam bangun yang lebih lambat dari orang pada umumnya. 

Kondisi ini jadi penyebab susah tidur dan membuat kamu kesulitan mempertahankan jam normal. Jadi kalau sudah kebiasaan tidur di atas jam 2 pagi, kamu akan kesulitan untuk kembali tidur di jam 10 malam, sekeras apapun kamu mencoba.

Untuk kamu yang sudah mengalami kondisi ini cukup lama, ada beberapa pilihan perawatan. Seperti terapi cahaya atau kronoterapi. Hubungi dokter untuk berkonsultasi terkait perawatan ini.

4. Jet lag

Perpindahan dari lokasi 1 ke lokasi lain dengan perbedaan zona waktu bisa membuat seseorang jet lag dan susah tidur. Kondisi ini biasanya dapat dibantu dengan penggunaan melatonin.

Nah itu dia sedikit ulasan mengenai penyebab susah tidur dan cara mengatasinya. Segera cari bantuan profesional apabila kamu mengalami gangguan tidur ya, demi menghindari komplikasi gangguan kesehatan lainnya!

Jarang Ada Kanker Kista, Bedanya Dengan Tumor

Menemukan benjolan di bawah kulit mungkin akan menjadi suatu hal yang menakutkan bagi banyak orang. Namun, dalam banyak kasus, benjolan tersebut tidak berbahaya. Kista dan tumor adalah dua jenis benjolan yang paling sering terjadi. Mungkin akan sulit membedakan antara keduanya, karena sering ditemukan di tempat yang sama. Misalnya, sangat mungkin bagi Anda untuk memiliki kista ovarium dan tumor ovarium. Namun, ada beberapa perbedaan kunci di antara keduanya. Kista adalah kantung kecil berisi udara, cairan, atau zat lain. Sementara tumor adalah daerah jaringan ekstra yang tidak biasa. Baik kista atau tumor dapat muncul di kulit, jaringan, organ tubuh, dan tulang. Jarang ada kanker kista, sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang hal ini. 

Apakah kista merupakan kanker kista? Mungkin ini adalah pikiran pertama kali yang terlintas di benak seseorang saat mereka menyadari adanya benjolan baru yang tumbuh. Meskipun beberapa kanker dapat menyebabkan kista, kista itu sendiri hampir selalu bersifat jinak. Namun, di sisi lain, tumor dapat bersifat jinak atau ganas. Tumor jinak cenderung selalu berada di satu tempat. Sementara tumor ganas akan tumbuh dan dapat menyebabkan tumor-tumor baru berkembang di bagian tubuh lainnya. Dalam banyak kasus, Anda bisa membedakan perbedaan antara kista dan tumor hanya dengan melihatnya saja. Akan tetapi, ada beberapa hal yang bisa Anda perhatikan untuk mengetahui apakah benjolan yang muncul berupa kista atau tumor. Untuk lebih pastinya, kunjungi dokter setiap kali Anda memiliki benjolan yang tidak normal. 

Mimisan bisa menjadi gejala kanker nasofaring

Apa penyebabnya?

Ada banyak jenis kista dengan berbagai jenis penyebab. Beberapa jenis berhubungan dengan kondisi medis tertentu, seperti sindrom ovarium polikistik. Beberapa yang lain terbentuk secara langsung di permukaan kulit ketika sel kulit mati berkembang biak (dan bukan terlepas sebagaimana mestinya). Penyebab lain kista di antaranya adalah iritasi atau cidera pada folikel rambut, saluran di dalam folikel rambut yang tersumbat, degenerasi jaringan persendian konektif, dan ovulasi. 

Sementara itu, tumor disebabkan karena pertumbuhan sel yang tidak normal. Biasanya, sel-sel yang ada di dalam tubuh tumbuh dan terbagi untuk membentuk sel-sel baru kapan saja tubuh Anda membutuhkannya. Ketika sel yang lebih tua mati, sel-sel tersebut akan diganti dengan sel-sel yang baru. Tumor terbentuk ketika proses ini terganggu. Sel-sel yang rusak dan tua selamat di mana seharusnya mati, dan sel-sel yang baru terbentuk meskipun tubuh tidak membutuhkannya. Ketika sel-sel ekstra tersebut terus menerus terbagi, kondisi ini akan membentuk tumor. Beberapa tumor bersifat jinak, dalam arti tumor tersebut hanya akan terbentuk di satu tempat tanpa menyebar di jaringan di sekitarnya. Namun, tumor ganas bersifat kanker dan dapat menyebar ke jaringan di dekatnya. Saat tumor kanker terus tumbuh, sel-sel kanker dapat terpecah dan menyebar ke seluruh tubuh, membentuk tumor-tumor baru. 

Jarang ditemui kanker kista, namun tumor dapat bersifat cukup lazim. Terkadang, dokter dapat mengenali kista pada saat pemeriksaan fisik biasa. Namun dokter biasanya akan mengandalkan pencitraan diagnostik. Gambar-gambar diagnostik dapat membantu dokter mengetahui apa saja yang ada di dalam benjolan. Jenis pencitraan yang digunakan di antaranya adalah ultrasound, MRI scan, CT scan, dan juga mammogram. Kista yang berukuran kecil biasanya bersifat jinak. Jika benjolan memiliki komponen yang padat, yang disebabkan karena jaringan dan bukan cairan atau udara, ada kemungkinan benjolan bersifat jinak ataupun parah. Satu-satunya cara untuk mengkonfirmasi apakah kista atau tumor bersifat kanker adalah dengan melakukan biopsi.

Didiagnosis Asma? Jalani Pengobatan Asma dengan Konsumsi Obat

Kondisi asma tidak serta-merta diketahui seseorang ketika ia baru dilahirkan. Tidak jarang kejadian, seseorang baru mengalami gejala-gejala asma ketika beranjak remaja atau dewasa. Lalu, saat melakukan serangkaian tes secara medis, ternyata benar bahwa ia merupakan pengidap asma. Apakah bisa sembuh? Dengan melakukan pengobatan asma, pasien dapat lebih mudah bernapas.

Asma merupakan kondisi ketika saluran pernapasan Anda mengalami peradangan sehingga salurannya menjadi menyempit. Di samping itu, terjadi produksi lendir yang berlebih yang membuat aliran udara di saluran pernapasan menjadi semakin tidak optimal. Tidak heran jika penderita asma sering mengalami gejala asma berupa sesak napas dan napas cepat. 

Ketika Anda terdiagnosis asma, bukan berarti ini merupakan akhir dari segalanya. Asma memang termasuk penyakit yang tidak bisa disembuhkan, namun bisa dikontrol agar tidak mudah kambuh menggunakan sejumlah obat medis. Berikut ini adalah beberapa jenis obat yang kerap diresepkan dokter bagi penderita asma didasarkan pada jenis waktu pengobatannya. 

Pengobatan Asma Jangka Pendek 

Pengobatan asma jangka pendek biasanya diberikan pada penderita yang mengalami serangan asma. Pemberian obat-obat ini ditujukan untuk meredakan serangan agar tidak sampai fatal dan membuat kondisi pernapasan pasien kembali stabil. Berikut ini adalah beberapa obat asma jangka pendek yang mungkin akan langsung diberikan kepada Anda ketika mengeluhkan gejala yang mengarah ke serangan asma. 

  • Beta Agonis 

Banyak merek obat yang tergolong sebagai beta agonis, antara lain albuterol, epinefrin, dan levalbuterol. Biasanya, beta agonis dijadikan pilihan utama untuk menghilangkan gejala asma dengan cepat karena sifatnya yang mampu mengendurkan otot maupun saluran pernapasan yang sedang meradang. 

  • Antikolinergik 

Fungsi dari obat yang satu ini adalah mengurangi lendir di saluran pernapasan sehingga Anda bisa bernapas lebih lega. Obat antikolinergik seperti ipratropium juga bisa membuka saluran pernapasan Anda agar oksigen lebih mudah mengalir. Hanya saja, antikolinergik kerap tidak dijadikan pilihan utama saat serangan asma karena cara kerjanya yang cukup memerlukan waktu. 

  • Inhaler 

Penderita asma pasti sudah tidak asing menggunakan inhaler saat membutuhkan pengobatan asma. Inhaler biasa digunakan untuk meredakan serangan asma. Obat hirup ini mampu mengendurkan otot-otot yang mengencang di sekitar saluran pernapasan Anda sehingga Anda bisa bernapas lebih mudah. Namun ingat, dokter biasanya hanya merekomendasikan memakai inhaler 2 hari dalam seminggu. 

  • Kortikosteroid Oral 

Ada dua model obat kortikosteroid oral yaitu berbentuk pil atau sirup. Dokter biasanya akan memberikan resep ini ketika sudah tidak obat lain yang mempan meredakan serangan asma agar kondisi pasien stabil kembali. Dengan mengonsumsi kortikosteroid oral, pembengkakan di saluran pernapasan bisa diredakan. 

  • Obat Antihistamin 

Selain menggunakan berbagai obat di atas, pengobatan asma lainnya yang sering diberikan ketika serangan datang adalah menggunakan antihistamin. Ini merupakan obat anti alergi. Pasalnya, beberapa serangan asma justru datang karena terpicu penyebab alergi, mulai dari debu, bulu binatang, sampai makanan tertentu. 

Pengobatan Asma Jangka Panjang 

Selain pengobatan asma jangka pendek yang diberikan ketika serangan asma datang, dokter biasanya juga akan memberikan pengobatan asma jangka panjang. Tujuannya untuk meminimalkan tingkat kekambuhan asma pada pasien. Berikut ini adalah beberapa obat yang sering digunakan sebagai pengobatan asma jangka panjang. 

  • Teofilin 

Ini merupakan jenis obat yang bisa membuat otot-otot melemas sehingga saluran pernapasan Anda lebih meregang dan oksigen bisa mengalir lebih optimal. Pengobatan asma menggunakan teofilin ditujukan untuk mencegah kekambuhan pada penderita penyakit saluran pernapasan yang satu ini. 

  • Cromolyn 

Cromolyn merupakan obat non-steroid yang biasa ditemukan sebagai salah satu kandungan dalam inhaler. Fungsi dari obat ini adalah mencegah pembengkakan di saluran pernapasan yang bisa membuat serangan asma datang. 

  • Beta Agonis 

Bukan hanya untuk pengobatan asma jangka pendek, ada pula jenis beta agonis yang digunakan untuk pengobatan asma jangka panjang. Contohnya adalah vilanterol, formoterol, dan salmeterol. Fungsi dari obat ini adalah mengendurkan otot-otot halus di sekitar saluran pernapasan sehingga peradangan saluran pernapasan bisa lebih cepat mereda. 

  • Kortikosteroid Inhalasi 

Kortikosteroid inhalasi dinilai sebagai pengobatan asma jangka panjang yang paling efektif. Penggunaan obat ini bisa meminimalkan risiko serangan asma kumat. Beberapa jenis obat yang termasuk dalam kortikosteroid inhalasi, antara lain fluticasone, mometasone, beclomethasone, juga budesonide. 

*** 

Pengobatan asma yang tepat bisa membuat kondisi saluran pernapasan Anda lebih stabil sehingga serangan asma bisa dihentikan atau dicegah untuk tidak kambuh. Ingatlah untuk selalu berkonsultasi mengenai obat asma yang Anda konsumsi dan harus sesuai resep dokter dalam penggunaannya.

Cara Mengatasi Hidung Tersumbat dengan Alami

Cara Mengatasi Hidung Tersumbat dengan Alami

Hidung tersumbat muncul karena disebabkan berbagai faktor. Terkena flu, pilek, batuk, hingga alergi, adalah deretan kondisi yang sering memunculkan gejala hidung tersumbat. Jika tidak segera diatasi, hidung tersumbat menyebabkan ketidaknyamanan. Pernapasan menjadi terganggu, tidak dapat mencium aroma dengan baik, dan terkadang di kondisi tertentu menyebabkan tidur menjadi tidak nyaman. 

Secara umum, gejala pada hidung tersumbat biasanya berupa ingus yang menumpuk dalam hidung, nyeri pada sinus, hingga jaringan dalam hidung yang membengkak. Tidak hanya disembuhkan dengan cara minum obat, cara mengatasi hidung tersumbat juga bisa dilakukan dengan cara alami. Lantas, apa saja metode alami yang bisa digunakan untuk meredakan hidung tersumbat?

Penyebab Hidung Tersumbat

Sebelum mengulas lebih dalam mengenai cara meredakan hidung tersumbat, kenali terlebih dahulu apa yang menjadi penyebabnya. Hidung tersumbat biasanya disebabkan karena hal-hal berikut: 

  • Flu
  • Obat-obatan seperti obat tekanan darah tinggi
  • Rhinitis non-alergi
  • Asma okupasional
  • Kehamilan
  • Virus pernapasan syncytial
  • Gangguan tiroid
  • Stres
  • Pilek
  • Deviasi septum
  • Kecanduan narkoba
  • Udara kering
  • Benda asing di hidung
  • Perubahan hormonal
  • Sindrom Churg-Strauss

Lantas, bagaimana dengan kondisi hidung tidak berair/tidak pilek namun tersumbat? Kemungkinan besar hidung tersumbat karena mengalami alergi, alergi serbuk sari, polip hidung, paparan senyawa kimia, dan menderita sinusitis. 

Cara Alami Mengatasi Hidung Tersumbat

Tidak melulu menggunakan obat, sebagian orang masih menggunakan cara alami yang dianggap lebih sehat dan minim risiko bahaya. Metode alami kerap jadi pilihan yang diambil seseorang saat berada di kondisi medis tertentu. 

Konsumsi Makanan dan Minuman Hangat

Mengonsumsi makanan dan minuman hangat diyakini dapat membantu meredakan gejala tersumbat. Anda dapat menikmati makanan berkuah seperti sup ayam, atau minuman hangat seperti chamomile dan teh hijau, segelas air hangat, atau campuran madu dan lemon.

Tingkatkan Imunitas Tubuh dengan Vitamin dan Obat Herbal

Perbanyak asupan nutrisi dan vitamin C untuk memulihkan kondisi Anda yang sedang sakit. Vitamin C juga memiliki manfaat untuk meredakan gejala demam yang berkaitan dengan hidung tersumbat. Sedangkan untuk obat herbal, gunakan minyak eucalyptus untuk menipiskan penumpukan lendir dalam hidung. Hirup perlahan aroma minyak eucalyptus yang diusapkan pada area sekitar hidung. 

Kompres Hangat dan Dingin

Penanganan alami terhadap hidung tersumbat bisa dilakukan dengan mengompres area hidung dengan kompres panas dan dingin. Untuk menyiapkan kompres dingin sangatlah mudah, ambil handuk, isi dengan es batu dan gunakan kompres dengan cara dibungkus. Usapkan pada area sekitar hidung. Sedangkan kompres hangat bisa dilakukan dengan cara merendam handuk dengan air panas, diperas, dan kompres siap untuk digunakan. Cara tersebut diharapkan dapat meredakan hidung tersumbat dan memberikan kenyamanan. 

Konsumsi Bawang Putih

Mengonsumsi bawang putih mentah memberikan manfaat yang sangat banyak, termasuk ampuh menangkal pilek, radang, dan batuk. Diallyl sulfide yang dikandung bawang putih berfungsi melawan bakteri penyebab berbagai penyakit. Hasil penelitian dari Clinical Nutrition turut menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih bermanfaat mengurangi risiko terkena pilek dan flu.  

Tambahkan ekstra bantal saat tidur

Cara mengatasi hidung tersumbat lainnya adalah memastikan kenyamanan saat tidur. Saat hidung dalam keadaan dipenuhi ingus yang menumpuk, hidung tersumbat makin memburuk saat malam hari. Oleh karena itu, tidurlah dengan posisi kepala ditopang dengan tambahan ekstra 1-2 bantal. Posisi tersebut membantu mencairkan ingus yang menumpuk di hidung. 

Itulah cara mengatasi hidung tersumbat secara alami. Anda bisa mencobanya kapanpun saat gejala hidung tersumbat datang. 

Pinggiran Lidah Bergelombang: Apa Penyebabnya?

Pinggiran lidah bergelombang, atau istilah medisnya disebut sebagai scalloped tongue, crenated tongue, atau lingua indentata, merupakan kondisi yang menimbulkan lekukan dan beriak pada lidah.

image Pinggiran Lidah Bergelombang

Anatomi mulut setiap orang bisa berbeda karena dipengaruhi oleh faktor genetik, kondisi kesehatan, dan gaya hidup yang diterapkan, namun setiap orang memiliki tepian lidah yang halus.

Pinggiran lidah bergelombang dipengaruhi oleh tekanan yang dihasilkan gigi yang jaraknya berdekatan. Pinggiran lidah bergelombang juga dipengaruhi oleh pembengkakan pada lidah.

Gejala

Pinggiran lidah bergelombang merupakan kondisi yang tidak membahayakan tubuh. Meskipun demikian, pinggiran lidah bergelombang juga dapat menimbulkan gejala lain berupa kemerahan, sakit tenggorokan, lidah menjadi sensitif, dan kesulitan untuk menelan.

Pada sebagian kasus, pinggiran lidah bergelombang juga bisa menunjukkan kondisi yang lebih serius sehingga perlu segera ditangani oleh tim medis.

Penyebab

Selain tekanan pada gigi dan pembengkakan pada lidah, lidah bergelombang juga terjadi karena faktor berikut:

  • Masalah fisik

Sindrom Down, sindrom Apert, dan hipotiroid kongenital adalah beberapa contoh kondisi atau masalah fisik yang bisa menimbulkan gejala berupa lidah bergelombang.

  • Kebiasaan buruk

Kebiasaan buruk yang melibatkan bagian-bagian di mulut seperti menggertakan gigi bisa memicu tekanan pada lidah. Tekanan yang terjadi pada lidah bisa membuat bagian tersebut bergelombang. Selain itu, stres juga bisa memicu kondisi yang sama pada lidah.

  • Dehidrasi

Dehidrasi tidak hanya mengganggu konsentrasi manusia, namun juga bisa memicu tekanan pada lidah.

  • Kekurangan vitamin dan mineral

Kekurangan vitamin dan mineral merupakan faktor lain yang dapat menyebabkan lidah membesar atau bergelombang. Vitamin B12, riboflavin, niacin, dan zat besi merupakan nutrisi yang penting bagi tubuh manusia.

  • Infeksi, reaksi alergi, dan cedera

Ketika manusia mengalami kondisi seperti ini, sistem kekebalan akan merespon hal tersebut. Kondisi tersebut bisa memicu peradangan. Jika manusia mengalami peradangan pada lidah, lidah mereka bisa membengkak.

  • Merokok

Merokok bisa menimbulkan berbagai kondisi pada tubuh, salah satunya termasuk lidah bergelombang.

  • Amiloidosis

Amiloidosis terjadi karena penumpukan amiloid (protein abnormal) di jaringan organ tubuh, termasuk lidah. Penumpukan tersebut bisa menimbulkan berbagai efek pada tubuh seperti lidah yang tampak bergelombang.

  • Hipotiroidisme

Hipotiroidisme dipengaruhi oleh rendahnya kadar hormon tiroid. Masalah tersebut bisa memicu berbagai gejala, di antaranya adalah pembengkakan pada lidah dan lidah bergelombang.

  • Sendi rahang

Sendi rahang yang tidak sejajar membuat lidah bekerja keras untuk menahan rahang bagian bawah, untuk memastikan posisinya tetap berada di tempat semula. Hal tersebut membuat penderita menelan lidah ke gigi dan mulut bagian bawah supaya dapat memberikan tekanan sesuai kebutuhan. Hal tersebut bisa menimbulkan lekukan pada lidah.

  • Sleep apnea

Penyebab lain lidah bergelombang adalah sleep apnea. Sleep apnea terjadi karena dinding tenggorokan mengendur dan menyempit sehingga bisa menghambat pernafasan. Untuk mengatasi masalah tersebut, lidah perlu digerak sehingga lidah tampak bergelombang.

Jika Lidah Anda Bermasalah

Jika Anda mengalami masalah pada lidah, Anda bisa bertemu dengan dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda bisa mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang timbul.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter perlu mengetahui kondisi Anda dengan menanyakan pertanyaan seperti:

  • Kapan gejala yang Anda alami terjadi?
  • Berapa lama kondisi tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki kebiasaan tertentu?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter akan melakukan diagnosis seperti tes darah. Setelah melakukan diagnosis, pasien akan diberikan pengobatan berdasarkan penyebab dan seberapa parah gejala yang mereka alami. Contoh pengobatan yang bisa diberikan kepada pasien adalah kemoterapi.

Kesimpulan

Walaupun pinggiran lidah bergelombang tidak memicu kondisi yang berbahaya bagi tubuh, ada berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko tersebut. Jika Anda mengalami masalah pada lidah, atau ingin tahu lebih lanjut tentang bagian tersebut, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.