Category: Rumah sakit

Obati Polip Usus di RS Mulya

Polip usus adalah pertumbuhan jaringan kecil yang muncul di lapisan bagian usus besar. Polip merupakan sebuah kondisi yang cukup lazim dijumpai, terutama seiring dengan bertambahnya usia. Polip kolorektal, yang mana merupakan polip pada usus besar atau rektum, diperkirakan terjadi pada sekitar 30 persen orang dewasa usia 50 tahun atau lebih di Amerika Serikat. Polip kolorektal juga terjadi pada anak-anak, dengan perkiraan kasus sebesar 6 persen, yang meningkat 12 persen pada mereka yang mengalami pendarahan usus. Kebanyakan kasus polip usus atau polip perut tidak berbahaya, namun beberapa di antaranya dapat berkembang menjadi kanker. Membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk sebuah polip berubah menjadi kanker. Anda bisa mengobati polip usus di RS Mulya. 

Obat polip usus di RS Mulya. Jenis polip yang berbeda memiliki faktor risiko yang berbeda pula. Terlebih lagi, ukuran polip juga berhubugan dengan potensi keparahannya. Sebuah tinjauan tahun 2014 menyimpulkan bahwa polup berukuran 5 mm atau kurang memiliki risiko yang kecil untuk berkembang menjadi kanker. Sementara itu, polip berukuran 1,3 hingga 3,5 cm dapat berpotensi berubah ganas dengan risiko 19 hingga 43 persen. Jenis polip yang paling sering dijumpai adalah polip hyperplastic dan polip adenomatous. 

  • Polip hyperplastic. Dikenal pula dengan sebutan polip peradangan, kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan tidak perlu menjadi kekhawatiran tersendiri karena potensi berubah menjadi ganas yang rendah. Polip ini jarang berubah menjadi kanker. 
  • Adenomas. Dikenal dengan sebutan polip adenomatous, polip. Ini tidak bersifat kanker naun dapat berpotensi menjadi kanker di masa depan. Adenomas dengan ukuran yang lebih besar memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk menjadi kanker. Dokter biasanya merekomendasikan untuk mengangkat adenomas. 
  • Polip ganas. Polip ganas adalah polip yang mengandung sel-sel kanker. Perawatan terbaik untuk polip jenis ini akan tergantung pada seberapa parah kanker dan kondisi kesehatan tubuh seseorang. 

Orang-orang dengan polip usus sering tidak memiliki gejala atau tanda-tanda kondisi apapun. Dokter biasanya menemukan polip saat tes rutin atau tes untuk gangguan lain. Dokter dapat merekomendasikan bahwa lansia dan orang-orang yang memiliki faktor risiko polip usus untuk mendapatkan screening rutin. Ketika dokter mendeteksi polip sejak dini, ada kemungkinan lebih baik mereka dapat mengangkat pertumbuhan sepenuhnya tanpa komplikasi apapun. Ketika polip usus menyebabkan gejala, Anda akan melihat beberapa gejala berikut ini, seperti:

  • Pendarahan di rektum. Ini merupakan gejala polip yang paling sering dijumpai, meskipun hal ini dapat menjadi sebuah tanda dari kondisi lain, seperti haemorrhoid atau sobekan kecil di dubur. 
  • Nyeri perut. Polip yang berukuran besar dapat sebagian menghambat usus sehingga menyebabkan kram atau nyeri perut. 
  • Perubahan pada warna kotoran. Pendarahan polip yang berukuran kecil dapat menyebabkan garis meras di feses. Dan pendarahan yang lebih berat dapat menyebabkan kotoran Anda terlihat berwarna hitam. Akan tetapi, faktor lain juga dapat mengubah warna kotoran, seperti makanan, obat, dan suplemen. 
  • Anemia defisiensi zat besi. Apabila polip seseorang berdarah dengan perlahan seiring dengan berjalannya waktu, mereka dapat menderita defisiensi zat besi. Anemia dapat menyebabkan kelamahan, kulit yang pucat, sesak napas, dan pingsan. 

Selain beberapa gejala di atas, polip usus juga dapat menyebabkan perubahan perilaku buang air besar yang dapat bertahan selama satu minggu atau lebih, seperti konstipasi atau diare. Kunjungi RS Mulya apabila Anda memiliki beberapa tanda dan gejala tersebut di atas. Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat mengurangi risiko polip berubah menjadi kanker yang berbahaya. 

Tes Antigen dan Swab PCR adalah Sama, Benarkah?

Tes antigen dan swab PCR adalah dua jenis tes yang sering digunakan untuk mendeteksi virus Corona. Kedua tes ini dipercaya memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan rapid test antibodi. Namun, tak sedikit orang yang masih bingung membedakan kedua jenis tes ini bahkan ada pula yang menganggap keduanya sama. Pada dasarnya, tes antigen dan PCR merupakan dua jenis tes yang berbeda. 

Adapun perbedaan tes antigen dan swab PCR adalah sebagai berikut. 

  1. Kegunaan

Tes swab antigen atau disebut juga rapid test antigen merupakan tes diagnostik cepat yang digunakan untuk mendeteksi protein yang dikeluarkan oleh virus Covid-19. Tes ini sering dijadikan sebagai pemeriksaan awal Covid-19 dan memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan rapid test antibodi. Namun, hasil tes swab antigen tidak bisa dijadikan acuan untuk mendiagnosis Covid-19.

Pasien yang mendapat hasil tes swab antigen negatif, biasanya disarankan untuk isolasi mandiri selama 10 hari. Sebab, tes ini memiliki tingkat akurasi yang tidak sebaik PCR sehingga dikhawatirkan adanya kemungkinan terjadinya hasil swab antigen negatif palsu. Sementara itu, pasien yang mendapat hasil tes swab antigen positif, disarankan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, yakni swab PCR agar mendapatkan hasil yang lebih akurat. 

Swab PCR adalah tes Covid-19 yang digunakan untuk mendeteksi materi genetik virus Covid-19. Tes yang juga disebut tes molekuler ini dapat mendeteksi penyakit meskipun baru tahap awal infeksi dan gejala penyakit belum muncul. Memiliki tingkat akurasi paling tinggi diantara semua jenis tes Covid-19, hasil tes swab PCR sering dijadikan acuan untuk mendiagnosis pasien Covid-19. 

  1. Prosedur Pemeriksaan

Adapun metode pemeriksaan yang digunakan tes swab antigen dan swab PCR adalah metode swab atau usap. Barangkali, metode pemeriksaan yang digunakan inilah yang membuat banyak orang menyamakan tes swab antigen dan PCR. Meskipun begitu, kedua tes ini tetap berbeda. 

Setelah mengambil sampel berupa lendir hidung atau tenggorokan dengan menggunakan metode swab, selanjutnya sampel akan dimasukan ke dalam tabung berisi diluen dan diputar sebanyak 5 – 10 kali. Kemudian, diteteskan ke dalam well dan hasil akan keluar. 

Sementara itu, prosedur pemeriksaan swab PCR adalah terbagi menjadi 3, yakni dimulai dengan pengambilan sampel lendir hidung, tenggorokan, atau air liur pasien, ekstraksi materi genetik dari sampel dan amplifikasi atau penggandaan materi genetik. 

  1. Hasil Pemeriksaan

Hasil pemeriksaan swab antigen bisa diterima dalam waktu 15 – 20 menit setelah pengambilan sampel. Sementara hasil pemeriksaan swab PCR membutuhkan waktu yang lebih lama, bisa berhari-hari hingga minggu. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan jumlah alat PCR sementara ada banyak sampel yang harus diperiksa. 

  1. Tingkat Akurasi

Hingga saat ini hasil tes swab PCR adalah yang paling akurat diantara tes Covid-19 lainnya. Tes ini memiliki tingkat akurasi yang mencapai 97%. Itulah mengapa, tes ini dianggap sebagai “gold standar” untuk mendiagnosis penyakit Covid-19. 

  1. Harga Tes

Awal pandemi, harga kedua tes ini terbilang cukup mahal, yakni Rp350.000 sampai Rp500.000 untuk swab antigen dan Rp900.000 hingga Rp1.000.000 untuk swab PCR. Namun, setelah adanya Surat Edaran No HK.02.02/I/4611/2020 yang dikeluarkan pada tanggal 18 Desember 2020, harga swab antigen turun menjadi Rp250.000 untuk Pulau Jawa dan Rp275.000 untuk luar Pulau Jawa. 

Harga tes swab PCR juga mengalami penurunan sebesar 45% setelah dikeluarkannya Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan nomor HK.02.02/I/2845/2021. Adapun harga tes swab PCR adalah Rp 495.000 untuk pulau Jawa-Bali dan Rp 525.000 untuk luar Pulau Jawa-Bali. 

Cek Denda BPJS Kesehatan, Pahami Simulasi Pembayaran Iurannya

Cek denda BPJS Kesehatan penting untuk dilakukan bagi Anda yang mungkin lupa atau menunggak untuk membayar iuran BPJS Kesehatan. Sebelum lebih jauh, Anda perlu memahami cara menghitung atau simulasi yang tepat untuk membayar denda BPJS Kesehatan tersebut.

Apa itu denda BPJS?

Sebagai informasi, denda BPJSK Kesehatan merupakan denda yang harus dibayarkan oleh peserta yang telat membayar atau menunggak iuran BPJS Kesehatan. Agar terhindar dari risiko terkena denda BPJS, Anda perlu memahami cara cek denda BPJS Kesehatan serta cara perhitungan dendanya.

Cara cek denda BPJS Kesehatan

  • Cek tagihan melalui website resmi BPJS Kesehatan di http://bpjs-kesehatan.go.id/.
  • Kunjungi salah satu ATM bank pemerintah, lalu pilihlah tagihan BPJS Kesehatan dengan memasukkan nomor virtual account BPJS Kesehatan yang didapat ketika registrasi akun. 
  • Download aplikasi BPJS Kesehatan di PlayStore untuk mencoba berbagai fitur terkait BPJS Kesehatan

Bagaimana cara menghitung denda BPJS Kesehatan?

Perlu diketahui bahwa denda BPJS Kesehatan dihitung menurut total waktu tunggakan dan besaran biaya rawat inap Anda. Misalnya, apabila biaya rawat inap selama 8 hari adalah Rp 8 juta dengan tunggakan selama 3 bulan, maka denda yang perlu dibayar adalah 2,5% x Rp 8 juta x 3 bulan = Rp 600.000. 

Simulasi denda yang perlu Anda pahami

Agar Anda lebih paham terkait besaran denda BPJS Kesehatan, perhatikan contoh kasus berikut ini:

  • Pada sebuah kasus, terdapat peserta yang telat membayar iuran BPJS dan menunggak selama 3 bulan ke belakang dan bayar pada bulan ini. Peserta tersebut tidak menjalani rawat inap. Jadi, dia hanya perlu melunasi tunggakan 3 bulan ke belakang supaya keanggotaan BPJS Kesehatan tetap aktif.
  • Pada kasus kedua, terdapat peserta yang telat membayar BPJS Kesehatan dan menunggak 2 bulan ke belakang dan bayar bulan ini. Namun, dia mengklaim rawat inap 12 hari kemudian sehingga hal itu mengakibatkan dia harus membayar denda sebesar 5% dari biaya rawat inap dan klaim jumlah bulan tertunggaknya. 

Berapa Denda BPJS jika telat membayar 2-4 tahun?

Apabila Anda telat membayar selama 2 hingga 4 tahun, Anda hanya perlu membayar denda selama 12 bulan. 

Meski begitu, terdapat pengecualian denda yang tujukan pada pihak tertentu. Yakni, peserta penerima bantuan iuran (PBI) jaminan kesehatan dan peserta bukan penerima upah (PBPU), dan peserta bukan pekerja (PBP) yang mana iuran tersebut ditanggung pemerintah.

Bagaimana cara membayar denda BPJS Kesehatan?

Untuk pembayaran denda BPJS Kesehatan, Anda juga bisa membayar denda tersebut melalui e-commerce Tokopedia dengan cara membuka laman www.tokopedia.com/tagihan/bpjs-denda/, lalu pilihlah BPJS Denda, kemudian masukkan nomor kartu peserta dan pilih cek tagihan.

Setelah membayar tunggakan, kartu BPJS Kesehatan yang sebelumnya nonaktif bisa aktif kembali. Tak dimungkiri, kartu BPJS yang nonaktif menjadi kendala peserta untuk mendapat pelayanan dari fasilitas kesehatan.

Kerugian jika telat membayar iuran BPJS Kesehatan

  • Kerugian yang didapat ialah tunggakan yang semakin besar hingga berdampak memberatkan Anda saat ingin mengaktifkan kembali kartu BPJS. 
  • Apabila Anda menunggak iuran BPJS setiap bulan, bukan berarti Anda keluar dari kepesertaan BPJS. Sebab, Anda masih memiliki kewajiban untuk melunasinya. 
  • Apabila tunggakan belum dilunasi, anggota keluarga Anda yang ingin mendaftar Bpjs Kesehatan tidak akan bisa mendaftar hingga tunggakan tersebut bisa dilunasi. 

Itulah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan terkait iuran serta denda BPJS Kesehatan. Apabila Anda ingin membayar denda atas iuran yang menunggak, cek denda BPJS Kesehatan terlebih dulu agar Anda bisa memahami alur yang benar dan rinci.

Ketahui Layanan Skrining Sifilis di Klinik Prodia Kediri

Sifilis merupakan salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang paling umum terjadi. Sifilis terjadi karena terdapat infeksi bakteri yang menyebar melalui seks vaginal, oral, atau anal dengan orang yang terinfeksi sifilis sebelumnya. Sifilis berkembang secara bertahap yang dapat berlangsung selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun. Tahap-tahap tersebut dapat dipisahkan oleh periode panjang dari kesehatan yang tampak baik. Oleh karena itu, penting untuk melakukan skrining sifilis, yang dapat Anda lakukan di rumah sakit atau klinik yang menyediakan layanan tersebut, salah satunya Klinik Prodia Kediri.

Penyakit sifilis pada umumnya diawali dengan adanya luka kecil tanpa rasa sakit, yang disebut chancre, pada alat kelamin, anus, atau mulut. Pada tahap selanjutnya, akan timbul gejala seperti flu dan/atau ruam. Sifilis stadium lanjut dapat merusak otak, jantung, sumsum tulang belakang, dan organ lainnya. Tes sifilis dapat membantu mendiagnosis sifilis pada tahap awal infeksi.

Tujuan Melakukan Skrining Sifilis

Skrining sifilis yang merupakan salah satu layanan dari Klinik Prodia Kediri dapat digunakan untuk skrining dan mendiagnosis sifilis.

Tes skrining untuk sifilis meliputi:

  • Rapid plasma reagin (RPR), yaitu tes darah sifilis yang dilakukan untuk mencari antibodi terhadap bakteri sifilis. Antibodi adalah protein yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan zat asing, seperti bakteri.
  • Tes laboratorium penelitian penyakit kelamin (VDRL), untuk memeriksa antibodi sifilis. Tes VDRL dapat dilakukan pada darah atau cairan tulang belakang.
  • Jika tes skrining kembali positif, maka diperlukan lebih banyak tes untuk menyingkirkan atau mengkonfirmasi diagnosis sifilis. Sebagian besar tes lanjutan ini juga akan mencari antibodi sifilis. Terkadang, petugas kesehatan akan menggunakan tes yang dapat mencari bakteri sifilis yang sebenarnya, bukan antibodi. Tes yang mencari bakteri sebenarnya lebih jarang digunakan karena hanya dapat dilakukan di laboratorium khusus oleh profesional kesehatan yang terlatih khusus.

Keperluan Melakukan Skrining Sifilis

Seseorang mungkin memerlukan skrining sifilis jika pasangan seksual telah didiagnosis menderita sifilis dan/atau seseorang tersebut memiliki gejala penyakit tersebut. Gejala biasanya muncul sekitar dua hingga tiga minggu setelah infeksi, yang meliputi:

  • Luka kecil tanpa rasa sakit (chancre) pada alat kelamin, anus, atau mulut
  • Muncul ruam merah yang kasar, biasanya di telapak tangan atau bagian bawah kaki
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Kelenjar menjadi bengkak
  • Mudah lelah
  • Penurunan berat badan
  • Rambut rontok.

Bahkan jika tidak memiliki gejala, seseorang tetap memerlukan tes jika Anda memiliki infeksi yang lebih tinggi. Faktor risiko termasuk memiliki:

  • Banyak pasangan seks
  • Pasangan dengan banyak pasangan seks
  • Hubungan seks tanpa menggunakan kondom 
  • HIV / AIDS 
  • Penyakit menular seksual lainnya, seperti gonore.

Seseorang mungkin juga memerlukan skrining ini jika sedang hamil, karena sifilis dapat ditularkan dari ibu ke bayinya yang belum lahir. Infeksi sifilis dapat menyebabkan komplikasi serius, dan terkadang mematikan pada bayi. 

Prosedur Skrining Sifilis 

Skrining sifilis biasanya berupa tes darah. Selama tes, petugas kesehatan akan mengambil sampel darah dari vena di lengan menggunakan jarum kecil. Setelah jarum dimasukkan, sejumlah kecil darah akan dikumpulkan ke dalam tabung reaksi atau vial.

Sifilis stadium lanjut dapat mempengaruhi otak dan sumsum tulang belakang. Jika gejala menunjukkan bahwa seseorang telah berada pada tahap yang lebih lanjut, penyedia layanan kesehatan dapat melakukan tes sifilis pada cairan serebrospinal (CSF). CSF adalah cairan bening yang ditemukan di otak dan sumsum tulang belakang.

Untuk Anda yang memerlukan layanan tes skrining sifilis, Anda bisa menghubungi rumah sakit atau klinik terdekat di kota Anda, seperti Klinik Prodia Kediri yang berlokasi di Jalan Kartini No. 18, Pocanan, Kec. Kota Kediri, Kediri, Jawa Timur 64123. Klinik Prodia Kediri memiliki jam operasional hari Senin-Jumat pukul 06.00-18.00 dan Sabtu pukul 06.00-14.00, serta hari Minggu pukul 07.00-14.00.

Vaksinasi Covid-19 Di Batu Termasuk Rumah Sakit Di Malang

Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mempersiapkan tempat untuk mempermudah warga dalam mendapatkan vaksinasi Covid-19. Selain empat ruma sakit yang ada di Kota Batu, Dinkes juga mempersiapkan lima puskesmas sebagai tempat vaksinasi Covid-19.

Diketahui, lima puskesmas yang bisa digunakan warga untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi adalah Puskesmas Batu, Sisir, Bumiaji, Beji, dan Puskesmas Junrejo. Adapun empat rumah sakit di Malang yang ada di Kota Batu semuanya menyediakan pelayanan vaksinasi. Yaitu, RS Hasta Brata, RS Karsa Husada, RS Baptis, dan RS dr Etty Asharto.

Jadi akan ada lima vaksinator yang bertugas di lima puskesmas. Dengan kata lain di setiap puskesmas ditempatkan satu petugas vaksinator. Adapun untuk teknis nantinya satu kali sesi butuh waktu 2 jam untuk 20 sasaran dengan petugas 5 orang.

Dalam pelaksanaan vaksinasi, akan ada sembilan fasilitas kesehatan yang ditunjuk sebagai tempat vaksinasi Covid-19 untuk Kota Batu. Dan pelayanan vaksin dilakukan di luar jam kerja dengan diawasi satu dokter di masing- masing tempat.

Kemudian untuk alurnya, penerima vaksin harus datang ke tempat pendaftaran, kemudian anamnesa, pelayanan imunisasi, pencatatan dan terakhir dilakukan observasi. Dan sesuai dengan prioritas penerima vaksin pertama adalah adalah penduduk sehat yang pekerjaannya beresiko tertular Covid-19. Prioritas awal yaitu petugas kesehatan, TNI/Polri, pelayanan publik, BPJS penerima bantuan iuran. Untuk Kota Batu, mereka yang masuk prioritas pertama dari petugas nakes mencapai 785 orang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Batu kembali melanjutkan program vaksinasi bagi Lanjut usia (Lansia) dan Guru. Hal itu dilakukan usai Pemkot menerima vaksin AstraZeneca.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Batu dr Susan Indahwati mengatakan terdapat sekitar 2.200 orang lansia dan guru yang telah mendapatkan suntikan vaksin AstraZeneca.

Sebagai informasi pada 5 Mei 2021 lalu, Kota Batu menerima 657 vial vaksin AstraZeneca yang bisa digunakan untuk 6.570 orang.

Ia menjelaskan, selain para lansia dan guru, vaksin AstraZeneca tersebut juga diberikan kepada kelompok lain, yakni warga pesantren, termasuk pelaku usaha wisata dan pedagang di Kota Batu.

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan di delapan lokasi berbeda, mulai dari hotel hingga sekolah yang ada di Kota Batu. Sama seperti sebelumnya, prosedur bagi penerima vaksin diharuskan melakukan serangkaian proses pemeriksaan kesehatan.

Di Kota Batu sendiri tercatat dari target 14.443 lansia, sudah 2.777 atau 19.23 persen yang menerima dosis pertama. Sedangkan yang telah menerima dosis kedua sebanyak 734 orang atau 5,08 persen.

Secara keseluruhan ada 10.696 warga yang telah menjalani vaksinasi, diantaranya untuk tenaga kesehatan sebanyak 1.724 orang, pelayan publik 6.205 orang, untuk lansia, guru, dan lainnya kurang lebih 2.200 orang.

Pelaksanaan vaksinasi tersebut dilakukan pada delapan lokasi berbeda, mulai dari hotel hingga sekolah yang ada di Kota Batu selain di rumah sakit di Malang. Sebelum menerima vaksin AstraZeneca, calon penerima vaksin akan melakukan serangkaian proses pemeriksaan kesehatan.

Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur, akan meminta tambahan vaksin Covid-19 ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tambahan pasokan itu diminta untuk mempercepat vaksinasi warga sehingga kekebalan kelompok terhadap virus corona segera terwujud. Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko telah menginstruksikan Dinas Kesehatan Kota Batu untuk meminta tambahan pasokan vaksin ke Dinas Kesehatan Provinsi Jatim.

Warga lanjut usia (lansia) dan para guru yang ada di wilayah Kota Batu, Jawa Timur, mulai menerima suntikan vaksin AstraZeneca dalam upaya menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus corona.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Batu dr. Susan Indahwati mengatakan kurang lebih 2.200 orang lansia, termasuk para guru yang telah mendapatkan suntikan vaksin AstraZeneca di wilayah tersebut.

Susan mengatakan pada 5 Mei 2021, Kota Batu mendapatkan 657 vial vaksin AstraZeneca, yang bisa dipergunakan untuk 6.570 orang. Untuk menerima dosis kedua vaksin AstraZeneca itu, para penerima vaksin harus menunggu selama 12 pekan.

Menurut Susan, selain para lansia dan guru, vaksin AstraZeneca tersebut juga diberikan kepada kelompok lain, yakni warga pesantren, termasuk pelaku usaha wisata di Kota Batu. Saat ini, pelaksanaan vaksinasi di Kota Batu terus berlangsung agar muncul kekebalan kelompok, pelaksanaanya dilakukan diberbagai tempat termasuk di rumah sakit di Malang.

Layanan Skincare Center di RS Aulia Pekanbaru

RS Aulia Pekanbaru menyediakan layanan Skincare Center dengan paket lengkap.

RS Aulia Pekanbaru bukan hanya sekadar rumah sakit yang melayani berbagai macam penyakit umum atau kronis, melainkan juga Skincare Center. Merena menyediakan berbagai treatment yang membantu kulit wajah terasa lebih cerah dan sehat. Berikut ini berbagai layanan yang disediakan oleh RS Aulia Pekanbaru.

1. Facial

Sama halnya dengan spa, facial telah lama dianggap sebagai hal pokok dalam perawatan diri, tidak hanya untuk dekompresi tetapi juga menjaga kulit yang sehat dan bercahaya. Facial dapat membantu Anda membebaskan kulit dari sel-sel kulit mati yang kusam untuk permukaan yang lebih bercahaya, membersihkan pori-pori yang tersumbat (isyarat ekstraksi!), mengembalikan hidrasi yang sangat dibutuhkan ke kulit kering dan kering, hingga memerangi tanda-tanda penuaan.

Ketika datang ke  RS Aulia Pekanbaru Skincare Center facial, Anda bisa mendapatkan beberapa perawatan seperti facial (yang biasanya mencakup pembersihan, uap, pijat, masker, serum, dan ekstraksi potensial dan direkomendasikan untuk kulit normal atau penuaan); mikrodermabrasi (biasanya segala sesuatu yang ditemukan di wajah spa, bersama dengan pengelupasan kulit secara mekanis); facial dengan frekuensi radio (digunakan untuk membantu mengencangkan kulit sementara); dan hydrafacial (di mana serum tertentu dapat dimasukkan ke dalam kulit untuk membantu kulit dehidrasi).

2. Peeling

Peeling adalah prosedur di mana larutan kimia diterapkan pada kulit untuk menghilangkan lapisan atas. Kulit yang tumbuh kembali lebih halus. Dengan pengelupasan ringan atau sedang, Anda mungkin perlu menjalani prosedur ini lebih dari sekali untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Peeling digunakan untuk mengobati kerutan, kulit yang berubah warna, dan bekas luka di wajah. Peeling dapat dilakukan pada kedalaman berbeda, dari yang permukaan hingga yang dalam. Teknik yang lebih dalam menawarkan hasil yang lebih dramatis tetapi juga membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih.

Setelah peeling, biasanya Anda akan mengalami beberapa efek samping seperti kemerahan, keropeng dan bengkak. Penyembuhan normal dari peeling melibatkan kemerahan pada kulit yang dirawat. Setelah peeling sedang atau dalam, kemerahan mungkin berlangsung selama beberapa bulan.

Selain itu, teknik peeling bisa sebabkan perubahan warna kulit yang menjadi lebih gelap dari biasanya (hiperpigmentasi) atau lebih terang dari biasanya (hipopigmentasi). Hiperpigmentasi lebih sering terjadi setelah pengelupasan superfisial, sedangkan hipopigmentasi lebih sering terjadi setelah pengelupasan dalam. Masalah ini lebih sering terjadi pada orang dengan kulit berwarna dan terkadang bisa permanen.

3. Dermapen

Prosedur dermapen adalah microneedling dan memberikan respons penyembuhan melalui pengiriman pecahan jarum mikro ke dalam kulit. Cedera mikro pada kulit ini mendorong dan memanfaatkan kekuatan kemampuan bawaan tubuh untuk memperbaiki kulit. Dermapen dilakukan setiap 6 sesi selama tiga hingga enam bulan. 

Prosedur dermapen mampu membantu mengatasi masalah kulit seperti:

– Kerutan dan garis halus

– Tanda peregangan

– Pori-pori membesar

– Bekas luka dari operasi, jerawat atau cacar air

– Kulit mengendur

– Tanda pigmentasi dari kerusakan akibat sinar matahari atau jerawat

– Meningkatkan warna kulit

– Merangsang produksi kolagen dan elastin

– Mengencangkan kulit

4. Injeksi

Injeksi telah lama populer karena prosesnya yang cepat, biayanya lebih murah daripada perawatan bedah, dan memberikan efek yang besar. Teknik yang tepat juga dapat membuat perawatan menjadi lebih nyaman. Sebaliknya, teknik yang buruk bisa lebih menyakitkan, menyebabkan komplikasi, dan meninggalkan Anda dengan hasil yang tidak diinginkan. Inilah sebabnya mengapa sangat penting bagi Anda untuk memilih injektor yang berpengalaman dan bersertifikat seperti di RS Aulia Pekanbaru.

Apa Saja Layanan yang Tersedia di Klinik Central Park?

Berkembangnya dunia teknologi saat ini, pun diiringi dengan pesatnya perkembangan dunia kesehatan di Indonesia. Berbagai perubahan ke arah yang lebih baik dalam segala hal mulai ditunjukkan, seperti kesehatan digital dan berbagai jejaring layanan kesehatan lainnya. 

Salah satu yang mengikuti perkembang tersebut adalah Klinik Central Park. Di mana klinik tersebut memiliki layanan kesehatan digital seperti Telehealth. Nah, untuk mengetahui lebih jelas tentang Telehealth tersebut dan layanan apa saja yang ada di sana, kami akan mengulasnya pada artikel berikut. 

Klinik Central Park

Klinik Central Park adalah salah satu dari empat klinik yang tergabung dalam Klinik KTA. Klinik KTA Group ini terdiri dari empat klinik yang berada di empat lokasi yang berbeda, yaitu Klinik Taman Anggrek, Jakarta barat, Klinik KTA Srengseng Junction, Klinik Syifa Medika, dan Klinik Central Park. 

Klinik KTA Group ini berawal dari klinik Taman Anggrek yang pertama didirikan pada tahun 2007, di mana tujuan awalnya adalah untuk melayani para penghuni kondominium Taman Anggrek, Jakarta Barat. Namun, seiring berjalannya waktu Klinik Taman Anggrek ini pun melayani pasien dari berbagai area di sekitar, pun bermitra dengan BPJS Kesehatan. 

Layanan Klinik Central Park

Klinik Central Park sendiri dilengkapi dengan pelayanan dokter umum, jejaring, bidan, apotik jejaring dan kekaring lab. Serta memiliki layanan kesehatan berbasis Telehealth. 

  1. Dokter umum

Dokter umum biasanya mengobati kondidi medis yang umum, seperti flu, batuk atau pilek. Seorang dokter umum berfokus pada kesehatan Anda secara menyeluruh. Mereka memiliki peran dalam sistem perawatan kesehatan yang lebih luas. 

Tugas dokter umum termasuk menilai Anda dengan pemeriksaan fisik dan meninjau riwayat kesehatan Anda secara keseluruhan. Dari sana, mereka dapat melakukan tes tambahan, merekomendasikan perawatan, atau menghubungkan Anda dengan spesialis tertentu (jika dibutuhkan). Dalam keadaan darurat, dokter umum dapat memberikan perawatan yang dapat menyelamatkan jiwa sampai layanan darurat tiba. 

  1. Telehealth

Klinik Central Park pun melayani Telehealth. Yaitu, layanan kesehatan di mana pasien dan dokter bertatap muka secara langsung dari jarak jauh atau virtual. Layanan Telehealth adalah penggunaan telekomunikasi yang dilakukan oleh pasien dan dokter dalam memberikan informasi dan pelayanan medis jarak jauh menggunakan video conference

Dengan cara ini, Anda tidak perlu melakukan konsultasi tatap muka secara langsung dengan dokter. Terlebih lagi di masa pandemi seperti ini, di mana orang-orang membatasi kegiatan di luar rumah untuk urusan yang tidak penting. Jadi, konsultasi kesehatan dapat dilakukan secara virtual. 

Beberapa kondisi kesehatan yang bisa Anda lakukan dengan Telehealth misalnya saja seperti:

  • Alergi 
  • Pilek dan flu
  • Diare atau sembelit
  • Infeksi
  • Konjungtivitis (atau mata merah muda)
  • Ruam kulit, infeksi, atau pembengkakan
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri sendi
  • Sakit kepala 
  • Luka kecil

Anda pun dapat menggunakan konsultasi Telehealth untuk permintaan ulang resep atau konsultasi tidak rutin dengan dokter. Konsultasi virtual ini akan bergantung pada kondisi kesehatan Anda, dokter mungkin akan menyarankan pemantauan jarak jauh untuk memeriksan tekanan darah dan fungsi jantung Anda jika Anda tidak mengalami perubahan setelah mengonsumsi obat yang diberikan.  

  1. Layanan jejaring

Layanan lain yang terdapat di Klinik Central Park antara lain, apotik jejaring, jejaring lab dan jejaring bidan yang bisa memfasilitasi Anda untuk berbagai kebutuhan terkait dengan kesehatan. 

Selain beberapa layanan dan fasilitas kesehatan yang tersedia, Klinik Central Park pun memiliki kerja sama dengan beberapa rekanan asuransi swasta yang bisa Anda gunakan ketika melakukan konsultasi di klinik. Jadi, bagi Anda yang membutuhkan pertolongan kesehatan bisa langsung mengunjungi Klinik Central Park dna mendapatkan pertolongan dokter. 

Kasus Covid-19 Meningkat, RSUP Dr. M. Djamil “Tertutup”

RSUP Dr. M. Djamil

Akhir-akhir ini tren persebaran virus Corona penyebab Covid-19 di Indonesia, khususnya di Sumatra Barat kembali melonjak. Peningkatan angka positif pada dua pekan terakhir April akhirnya membuat RSUP Dr. M. Djamil, Padang, menerbitkan kebijakan untuk meniadakan jam besuk pasien pada seluruh unit layanan rawat inap. Kebijakan tersebut seakan membuat rumah sakit pemerintah tipe A ini tertutup. Kendati demikian, rumah sakit ini tetap beroperasi seperti biasa.

Artinya, kecuali membesuk pasien, masyarakat tetap dapat melakukan aktivitas berdasarkan kepentingannya masing-masing di rumah sakit yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Padang, ini. Kebijakan tersebut pertama kali disampaikan oleh Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Yusirwan, Sp.B., SpBA (K)., MARS.

Dalam sesi jumpa pers yang dilakukan beberapa waktu lalu di ruang rapat direksi yang terletak di Lantai 4 Poliklinik Rawat Jalan RSUP Dr. M. Djamil, Padang, dokter Yusirwan menyampaikan kekhawatirannya, “Jumlah yang meningkat ini, dikhawatirkan adanya keluarga pasien yang membesuk ternyata orang tanpa gejala (OTG) tentu kondisi ini bisa menularkan ke pasien yang sedang dirawat.”

Dilansir dari website resmi RSUP Dr. M. Djamil, dr. Yusirwan khawatir para pasien berusia lanjut yang memang rentan terhadap paparan virus Corona jenis baru ini akan semakin memburuk keadaannya jika jam besuk tetap diadakan seperti biasanya. Kekhawatiran itu bermula, salah satunya, karena rumah sakit tidak dapat memastikan satu per satu pembesuk terbebas dari Covid-19.

Setelah kebijakan tersebut ditetapkan, kini tiap satu pasien hanya boleh ditemani atau dijaga oleh satu orang. Sanak famili atau penjaga tersebut nantinya akan mendapatkan fasilitas pemeriksaan covid-19 secara gratis untuk memastikan penjaga pasien benar-benar bebas dari Covid-19 atau carrier ke pasien yang ada di unit layanan rawat inap.

“Untuk yang menunggu pasien hanya satu orang dengan syarat harus dites terlebih dahulu dan dinyatakan negatif, kami memberikan gratis bagi pagi penunggu pertama. Namun, apabila ada pergantian keluarga yang menunggu, penggantinya pun harus wajib tes swab dan hasilnya negatif, tetapi akan dikenakan biaya dan ditanggung sendiri oleh keluarga pasien,” katanya, menambahkan.

Dalam pertemuan yang turut didampingi Direktur SDM, Pendidikan, dan Umum, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG dan Direktur Perencanaan, Keuangan, dan BMN, dr. Rahmadian, dokter Yusirwan juga mengungkapkan bahwa penunggu pasien pertama yang dimaksud di atas akan dipasangkan gelang khusus sebagai penanda identitas. Gelang tersebut tidak dapat dipindahtangankan, sehingga skema satu pasien satu penunggu dapat terlaksana secara baik.

Lebih lanjut, dia mengatakan kembali bahwa nantinya penunggu pasien itu tidak dapat keluar masuk rumah sakit secara bebas. Ini dilakukan untuk memastikan penunggu pasien tidak terpapar virus setelah dilakukan swab. Adapun jika suatu saat pasien atau penunggu membutuhkan sesuatu dari luar, yang bersangkutan dapat menghubungi petugas yang berjaga di RSUP Dr. M. Djamil, Padang, sebagai fasilitator.

Semisal ada titipan barang, makanan, atau lainnya, pengantar bisa menitipkannya kepada petugas dan nantinya petugas yang akan menyampaikan titipan tersebut kepada yang bersangkutan—serta sebaliknya. 

Di akhir, dokter Yusirwan berharap seluruh masyarakat, khususnya para pasien dan keluarganya dapat memaklumi kebijakan ini. Sebab tiada lain kebijakan tersebut dilakukan demi kebaikan seluruh pihak yang ada di dalam rumah sakit. “Tentu kami berharap masyarakat memaklumi kondisi ini, agar  tidak terjadi kesalah pahaman dengan keluarga pasien, kebijakan ini diambil demi menjaga kesehatan dan keselamatan kita bersama,” katanya di akhir jumpa pers.

RSUP Dr. M. Djamil sendiri sudah sejak masa awal pandemi menjadi salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di area Sumatra bagian tengah, khususnya Sumatra Barat. Melalui informasi yang didapat dari sumber yang sama, rumah sakit ini sudah cukup kewalahan menerima para pasien covid-19 yang terus berdatangan.

Cek Dokter dan Jadwal Praktek Dokter di RS Mata Solo

rs mata solo

RS Mata Solo merupakan Rumah Sakit Swasta dibawah PT. Heksa Pilar Mas yang berdiri pada tanggal 12 Desember 2021. Rumah sakit ini secara khusus melayani keluhan terkait kesehatan mata dengan mengumatakan keselamatan pasien, pelayanan yang optimal, dan tetap berpedoman pada standar mutu yang baik. 

Keunggulan RS Mata Solo

RS Mata Solo memiliki visi “Terwujudnya Rumah Sakit Mata Rujukan untuk Jawa Tengah dan Sekitarnya di tahun 2022” dan misi memberikan pelayanan kesehatan mata dengan mengutamakan keselamata pasien, sadar biaya dan mudah diakses, serta membuat jejaring dengan Rumah Sakit lain atas dasar kemitraan. 

Sebagai hasil dari usaha mereka mewujudkan visi dan misinya tersebut, Rumah Sakit Amelia berhasil mendapatkan akreditasi Tingkat Paripurna sebagai rumah sakit khusus tipe C. 

Fasilitas dan Pelayanan 

Sebagai rumah sakit khusus yang melayani kesehatan mata, RS Mata Solo menyediakan fasilitas rawat jalan yang secara umum memberikan pelayanan pemeriksaan mata seperti mata minus, mata plus, katarak, operasi kecil, glaukoma, dan lainnya. 

RS Mata Solo juga menerima pasien rawat inap bagi pasien yang memerlukan tindakan lanjutan dan perawatan khusus di rumah sakit. 

Beberapa prosedur medis unggulan Rumah Sakit Mata Solo diantaranya:

  • USG Mata
  • Lasik
  • Tes ketajaman mata
  • Uji refraksi
  • Tonometri
  • Analisis kornea dan retina
  • Operasi katarak
  • Fluorescein Angiogram
  • Operasi katarak
  • Keratometer
  • Optical Coherence Tomography (OCT)
  • Pemeriksaan glaukoma
  • Skrining hepatitis

Para pengunjung yang merupakan ibu menyusui juga mendapat kenyamanan lebih karena pihak rumah sakit menyediakan ruang laktasi agar ibu bisa memberi makan bayinya tanpa terganggu dan bisa beristirahat dengan nyaman. 

Jadwal Dokter di RS Mata Solo

Berikut ini beberapa dokter yang berpraktik di RS Mata Solo beserta jadwal praktiknya:

  1. dr. Amania Fairuzia, Sp. M

dr. Amania merupakan seorang dokter spesialis mata dengan kompetensi di bidang katarak dan glaukoma. Untuk saat ini beliau hanya berpraktik di RS Mata Solo dengan jadwal praktek:

  • Senin: 10.00 – 14.00 WIB
  • Rabu: 10.00 – 12.00 WIB
  • Selasa, Jum’at, dan Sabtu: 12.00 – 14.00 WIB
  1. Dr. dr. Halida Wibawaty, Sp.M(K)

Dr. dr. Halida Wibawaty, Sp.M(K) merupakan seorang dokter spesialis mata konsultan dengan spesialisasi di bidang oftalmologi umum, katarak, imunologi, dan infeksi.

Dr. dr. Halida bisa ditemui di RS Mata Solo di hari:

  • Senin, Rabu, Jum’at dan Sabtu: 07.00 – 14.00 WIB
  • Selasa dan Kamis: 07.00 – 12.30 WIB
  1. dr. Rita Hendrawati, Sp.M

dr. Rita berkompetensi di bidang oftalmologi umum, katarak, strabismus dan berpraktek di RS Mata Solo dengan jadwal praktek hari Senin pukul 08.00 – 12.30 WIB, dan Selasa hingga Sabtu pukul 08.00 – 14.00 WIB.

  1. dr. Djoko Susianto, Sp.M

dr. Djoko Susianto, Sp.M merupakan salah satu dokter spesialis mata di RS Mata Solo dengan kompetensi di bidang oftalmologi umum, katarak, tumor dan bedah. Beliau membuka jadwal praktek setiap hari Senin sampai Sabtu pukul 08.00 – 14.00 WIB.

  1. dr. Rochasih Mudjajanti DJ., Sp.M

Memiliki spesialisasi mata khususnya katarak, glukoma, dan vitreo-retina, dr. Rochasih Mudjajanti DJ., Sp.M membuka praktek di RS Mata Solo di hari:

  • Senin: 12.00 – 14.00 WIB
  • Selasa: 15.00 – 17.00 WIB
  • Rabu: 08.00 – 10.00 WIB
  • Kamis dan Jum’at: 10.00 – 12.00 WIB
  1. dr. Praminto Nugroho, Sp.M

dr. Praminto Nugroho, Sp.M merupakan salah satu dokter spesialis mata katarak dan glaukoma yang memiliki jadwal praktek di RS Mata Solo setiap hari Jum’at dan Sabtu pukul 07.00 – 14.00 WIB. 

Cek dokter spesialisasi mata di RS Mata Solo di SehatQ dan buat janji temu dengan dokter melalui aplikasi Mobile Pasien RS Mata Solo.

Rontgen Dada Metro Hospital Cikupa

Pemeriksaan sinar-X pada dada, atau biasa disebut rontgen dada, di Metro Hospital Cikupa akan memproduksi gambar jantung, paru-paru, pembuluh darah, saluran udara, dan tulang dada dan punggung. Pemeriksaan sinar-X pada dada juga dapat menunjukkan cairan di dalam dan sekitar paru-paru atau udara di sekitar paru-paru. Apabila Anda pergi ke Metro Hospital Cikupa karena alasan nyeri dada, cedera dada, atau sesak napas, Anda biasanya akan mendapatkan pemeriksaan sinar-X. Gambar hasil pemeriksaan tersebut akan membantu dokter menentukan apakah Anda memiliki gangguan jantung, pneumonia, tulang rusuk yang patah, emphysema, kanker, penyakit paru-paru, atau kondisi parah lainnya. Beberapa orang juga mendapatkan pemeriksaan sinar-X dengan rutin guna memantau apakah gangguan kesehatan tertentu membaik atau malah berubah menjadi lebih parah. 

Pemeriksaan sinar-X dada di Metro Hospital Cikupa merupakan jenis pemeriksaan yang umum dijumpai. Pemeriksaan sinar-X sering menjadi prosedur pertama yang perlu Anda lakukan apabila dokter mencurigai adanya sakit jantung atau sakit paru-paru. Pemeriksaan sinar-X dada juga dapat dilakukan untuk memeriksa apakah ada respon baik terhadap perawatan bagi kondisi kesehatan Anda. Pemeriksaan sinar-X di Metro Hospital Cikupa dapat menunjukkan banyak hal yang ada di dalam tubuh, seperti:

  • Kondisi paru-paru Anda. Pemeriksaan sinar-X dapat mendeteksi kanker, infeksi atau udara berkumpul di ruang di sekitar paru-paru, yang dapat menyebabkan paru-paru kolaps. Pemeriksaan sinar-X juga dapat menunjukkan kondisi paru-paru kronis, seperti emphysema atau cystic fibrosis, dan juga komplikasi yang berhubungan dengan kondisi ini. 
  • Gangguan paru-paru yang berhubungan dengan jantung. Pemeriksaan sinar-X dapat menunjukkan perubahan atau masalah pada paru-paru yang disebabkan karena gangguan jantung. Misalnya, cairan di paru-paru dapat disebabkan karena gagal jantung kongestif. 
  • Ukuran dan outline jantung. Perubahan ukuran dan bentuk jantung Anda dapat mengindikasi adanya kegagalan jantung, cairan di sekitar jantung, dan gangguan katup jantung. 
  • Pembuluh darah. Karena outline pembuluh darah besar di dekat jantung terlihat pada saat pemeriksaan sinar-X, pemeriksaan ini dapat menunjukkan aortic aneurysms, gangguan pembuluh darah lainnya, atau penyakit jantung bawaan. 
  • Penumpukan kalsium. Pemeriksaan sinar-X dapat mendeteksi keberadaan kalsium di jantung dan pembuluh darah. Keberadaan kalsium dapat mengindikasikan adanya lemak dan zat lain di pembuluh darah; kerusakan katup jantung, arteri koroner, otot jantung, atau kantong pelindung yang mengelilingi jantung. 
  • Retak. Retak/patah tulang rusuk atau punggung dan masalah lain pada tulang dapat terlihat di pemeriksaan sinar-X. 
  • Perubahan postoperative. Pemeriksaan sinar-X sangat bermanfaat untuk memantau proses pemulihan Anda setelah Anda mendapatkan operasi di dada, misalnya pada jantung, paru-paru, dan kerongkongan. Dokter dapat melihat tabung yang diletakkan pada saat operasi untuk melihat adanya kebocoran udara dan daerah cairan atau penumpukan udara. 
  • Pacemaker, defibrillator, atau kateter. Pacemaker (alat pacu jantung) dan defibrillator memiliki kabel yang ditempelkan ke jantung untuk membantu mengontrol detak dan ritme jantung. Kateter adalah tabung kecil yang digunakan untuk mengirim obat-obatan atau untuk keperluan dialisis. Pemeriksaan sinar-X biasanya dilakukan setelah peletakan alat-alat medis guna memastikan alat tersebut diletakkan di tempat atau posisi yang tepat. 

Mungkin Anda akan merasa khawatir terhadap paparan radiasi pemeriksaan sinar-X dada di Metro Hospital Cikupa, terutama apabila Anda sering mendapatkan pemeriksaan ini. Namun, jumlah radiasi dari pemeriksaan sinar-X berada pada level yang rendah, bahkan jauh lebih rendah dibandingkan dengan paparan radiasi yang Anda dapatkan dari sumber alami lingkungan.