Category: Rumah sakit

Layanan Skincare Center di RS Aulia Pekanbaru

RS Aulia Pekanbaru menyediakan layanan Skincare Center dengan paket lengkap.

RS Aulia Pekanbaru bukan hanya sekadar rumah sakit yang melayani berbagai macam penyakit umum atau kronis, melainkan juga Skincare Center. Merena menyediakan berbagai treatment yang membantu kulit wajah terasa lebih cerah dan sehat. Berikut ini berbagai layanan yang disediakan oleh RS Aulia Pekanbaru.

1. Facial

Sama halnya dengan spa, facial telah lama dianggap sebagai hal pokok dalam perawatan diri, tidak hanya untuk dekompresi tetapi juga menjaga kulit yang sehat dan bercahaya. Facial dapat membantu Anda membebaskan kulit dari sel-sel kulit mati yang kusam untuk permukaan yang lebih bercahaya, membersihkan pori-pori yang tersumbat (isyarat ekstraksi!), mengembalikan hidrasi yang sangat dibutuhkan ke kulit kering dan kering, hingga memerangi tanda-tanda penuaan.

Ketika datang ke  RS Aulia Pekanbaru Skincare Center facial, Anda bisa mendapatkan beberapa perawatan seperti facial (yang biasanya mencakup pembersihan, uap, pijat, masker, serum, dan ekstraksi potensial dan direkomendasikan untuk kulit normal atau penuaan); mikrodermabrasi (biasanya segala sesuatu yang ditemukan di wajah spa, bersama dengan pengelupasan kulit secara mekanis); facial dengan frekuensi radio (digunakan untuk membantu mengencangkan kulit sementara); dan hydrafacial (di mana serum tertentu dapat dimasukkan ke dalam kulit untuk membantu kulit dehidrasi).

2. Peeling

Peeling adalah prosedur di mana larutan kimia diterapkan pada kulit untuk menghilangkan lapisan atas. Kulit yang tumbuh kembali lebih halus. Dengan pengelupasan ringan atau sedang, Anda mungkin perlu menjalani prosedur ini lebih dari sekali untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Peeling digunakan untuk mengobati kerutan, kulit yang berubah warna, dan bekas luka di wajah. Peeling dapat dilakukan pada kedalaman berbeda, dari yang permukaan hingga yang dalam. Teknik yang lebih dalam menawarkan hasil yang lebih dramatis tetapi juga membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih.

Setelah peeling, biasanya Anda akan mengalami beberapa efek samping seperti kemerahan, keropeng dan bengkak. Penyembuhan normal dari peeling melibatkan kemerahan pada kulit yang dirawat. Setelah peeling sedang atau dalam, kemerahan mungkin berlangsung selama beberapa bulan.

Selain itu, teknik peeling bisa sebabkan perubahan warna kulit yang menjadi lebih gelap dari biasanya (hiperpigmentasi) atau lebih terang dari biasanya (hipopigmentasi). Hiperpigmentasi lebih sering terjadi setelah pengelupasan superfisial, sedangkan hipopigmentasi lebih sering terjadi setelah pengelupasan dalam. Masalah ini lebih sering terjadi pada orang dengan kulit berwarna dan terkadang bisa permanen.

3. Dermapen

Prosedur dermapen adalah microneedling dan memberikan respons penyembuhan melalui pengiriman pecahan jarum mikro ke dalam kulit. Cedera mikro pada kulit ini mendorong dan memanfaatkan kekuatan kemampuan bawaan tubuh untuk memperbaiki kulit. Dermapen dilakukan setiap 6 sesi selama tiga hingga enam bulan. 

Prosedur dermapen mampu membantu mengatasi masalah kulit seperti:

– Kerutan dan garis halus

– Tanda peregangan

– Pori-pori membesar

– Bekas luka dari operasi, jerawat atau cacar air

– Kulit mengendur

– Tanda pigmentasi dari kerusakan akibat sinar matahari atau jerawat

– Meningkatkan warna kulit

– Merangsang produksi kolagen dan elastin

– Mengencangkan kulit

4. Injeksi

Injeksi telah lama populer karena prosesnya yang cepat, biayanya lebih murah daripada perawatan bedah, dan memberikan efek yang besar. Teknik yang tepat juga dapat membuat perawatan menjadi lebih nyaman. Sebaliknya, teknik yang buruk bisa lebih menyakitkan, menyebabkan komplikasi, dan meninggalkan Anda dengan hasil yang tidak diinginkan. Inilah sebabnya mengapa sangat penting bagi Anda untuk memilih injektor yang berpengalaman dan bersertifikat seperti di RS Aulia Pekanbaru.

Apa Saja Layanan yang Tersedia di Klinik Central Park?

Berkembangnya dunia teknologi saat ini, pun diiringi dengan pesatnya perkembangan dunia kesehatan di Indonesia. Berbagai perubahan ke arah yang lebih baik dalam segala hal mulai ditunjukkan, seperti kesehatan digital dan berbagai jejaring layanan kesehatan lainnya. 

Salah satu yang mengikuti perkembang tersebut adalah Klinik Central Park. Di mana klinik tersebut memiliki layanan kesehatan digital seperti Telehealth. Nah, untuk mengetahui lebih jelas tentang Telehealth tersebut dan layanan apa saja yang ada di sana, kami akan mengulasnya pada artikel berikut. 

Klinik Central Park

Klinik Central Park adalah salah satu dari empat klinik yang tergabung dalam Klinik KTA. Klinik KTA Group ini terdiri dari empat klinik yang berada di empat lokasi yang berbeda, yaitu Klinik Taman Anggrek, Jakarta barat, Klinik KTA Srengseng Junction, Klinik Syifa Medika, dan Klinik Central Park. 

Klinik KTA Group ini berawal dari klinik Taman Anggrek yang pertama didirikan pada tahun 2007, di mana tujuan awalnya adalah untuk melayani para penghuni kondominium Taman Anggrek, Jakarta Barat. Namun, seiring berjalannya waktu Klinik Taman Anggrek ini pun melayani pasien dari berbagai area di sekitar, pun bermitra dengan BPJS Kesehatan. 

Layanan Klinik Central Park

Klinik Central Park sendiri dilengkapi dengan pelayanan dokter umum, jejaring, bidan, apotik jejaring dan kekaring lab. Serta memiliki layanan kesehatan berbasis Telehealth. 

  1. Dokter umum

Dokter umum biasanya mengobati kondidi medis yang umum, seperti flu, batuk atau pilek. Seorang dokter umum berfokus pada kesehatan Anda secara menyeluruh. Mereka memiliki peran dalam sistem perawatan kesehatan yang lebih luas. 

Tugas dokter umum termasuk menilai Anda dengan pemeriksaan fisik dan meninjau riwayat kesehatan Anda secara keseluruhan. Dari sana, mereka dapat melakukan tes tambahan, merekomendasikan perawatan, atau menghubungkan Anda dengan spesialis tertentu (jika dibutuhkan). Dalam keadaan darurat, dokter umum dapat memberikan perawatan yang dapat menyelamatkan jiwa sampai layanan darurat tiba. 

  1. Telehealth

Klinik Central Park pun melayani Telehealth. Yaitu, layanan kesehatan di mana pasien dan dokter bertatap muka secara langsung dari jarak jauh atau virtual. Layanan Telehealth adalah penggunaan telekomunikasi yang dilakukan oleh pasien dan dokter dalam memberikan informasi dan pelayanan medis jarak jauh menggunakan video conference

Dengan cara ini, Anda tidak perlu melakukan konsultasi tatap muka secara langsung dengan dokter. Terlebih lagi di masa pandemi seperti ini, di mana orang-orang membatasi kegiatan di luar rumah untuk urusan yang tidak penting. Jadi, konsultasi kesehatan dapat dilakukan secara virtual. 

Beberapa kondisi kesehatan yang bisa Anda lakukan dengan Telehealth misalnya saja seperti:

  • Alergi 
  • Pilek dan flu
  • Diare atau sembelit
  • Infeksi
  • Konjungtivitis (atau mata merah muda)
  • Ruam kulit, infeksi, atau pembengkakan
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri sendi
  • Sakit kepala 
  • Luka kecil

Anda pun dapat menggunakan konsultasi Telehealth untuk permintaan ulang resep atau konsultasi tidak rutin dengan dokter. Konsultasi virtual ini akan bergantung pada kondisi kesehatan Anda, dokter mungkin akan menyarankan pemantauan jarak jauh untuk memeriksan tekanan darah dan fungsi jantung Anda jika Anda tidak mengalami perubahan setelah mengonsumsi obat yang diberikan.  

  1. Layanan jejaring

Layanan lain yang terdapat di Klinik Central Park antara lain, apotik jejaring, jejaring lab dan jejaring bidan yang bisa memfasilitasi Anda untuk berbagai kebutuhan terkait dengan kesehatan. 

Selain beberapa layanan dan fasilitas kesehatan yang tersedia, Klinik Central Park pun memiliki kerja sama dengan beberapa rekanan asuransi swasta yang bisa Anda gunakan ketika melakukan konsultasi di klinik. Jadi, bagi Anda yang membutuhkan pertolongan kesehatan bisa langsung mengunjungi Klinik Central Park dna mendapatkan pertolongan dokter. 

Kasus Covid-19 Meningkat, RSUP Dr. M. Djamil “Tertutup”

RSUP Dr. M. Djamil

Akhir-akhir ini tren persebaran virus Corona penyebab Covid-19 di Indonesia, khususnya di Sumatra Barat kembali melonjak. Peningkatan angka positif pada dua pekan terakhir April akhirnya membuat RSUP Dr. M. Djamil, Padang, menerbitkan kebijakan untuk meniadakan jam besuk pasien pada seluruh unit layanan rawat inap. Kebijakan tersebut seakan membuat rumah sakit pemerintah tipe A ini tertutup. Kendati demikian, rumah sakit ini tetap beroperasi seperti biasa.

Artinya, kecuali membesuk pasien, masyarakat tetap dapat melakukan aktivitas berdasarkan kepentingannya masing-masing di rumah sakit yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Padang, ini. Kebijakan tersebut pertama kali disampaikan oleh Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Yusirwan, Sp.B., SpBA (K)., MARS.

Dalam sesi jumpa pers yang dilakukan beberapa waktu lalu di ruang rapat direksi yang terletak di Lantai 4 Poliklinik Rawat Jalan RSUP Dr. M. Djamil, Padang, dokter Yusirwan menyampaikan kekhawatirannya, “Jumlah yang meningkat ini, dikhawatirkan adanya keluarga pasien yang membesuk ternyata orang tanpa gejala (OTG) tentu kondisi ini bisa menularkan ke pasien yang sedang dirawat.”

Dilansir dari website resmi RSUP Dr. M. Djamil, dr. Yusirwan khawatir para pasien berusia lanjut yang memang rentan terhadap paparan virus Corona jenis baru ini akan semakin memburuk keadaannya jika jam besuk tetap diadakan seperti biasanya. Kekhawatiran itu bermula, salah satunya, karena rumah sakit tidak dapat memastikan satu per satu pembesuk terbebas dari Covid-19.

Setelah kebijakan tersebut ditetapkan, kini tiap satu pasien hanya boleh ditemani atau dijaga oleh satu orang. Sanak famili atau penjaga tersebut nantinya akan mendapatkan fasilitas pemeriksaan covid-19 secara gratis untuk memastikan penjaga pasien benar-benar bebas dari Covid-19 atau carrier ke pasien yang ada di unit layanan rawat inap.

“Untuk yang menunggu pasien hanya satu orang dengan syarat harus dites terlebih dahulu dan dinyatakan negatif, kami memberikan gratis bagi pagi penunggu pertama. Namun, apabila ada pergantian keluarga yang menunggu, penggantinya pun harus wajib tes swab dan hasilnya negatif, tetapi akan dikenakan biaya dan ditanggung sendiri oleh keluarga pasien,” katanya, menambahkan.

Dalam pertemuan yang turut didampingi Direktur SDM, Pendidikan, dan Umum, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG dan Direktur Perencanaan, Keuangan, dan BMN, dr. Rahmadian, dokter Yusirwan juga mengungkapkan bahwa penunggu pasien pertama yang dimaksud di atas akan dipasangkan gelang khusus sebagai penanda identitas. Gelang tersebut tidak dapat dipindahtangankan, sehingga skema satu pasien satu penunggu dapat terlaksana secara baik.

Lebih lanjut, dia mengatakan kembali bahwa nantinya penunggu pasien itu tidak dapat keluar masuk rumah sakit secara bebas. Ini dilakukan untuk memastikan penunggu pasien tidak terpapar virus setelah dilakukan swab. Adapun jika suatu saat pasien atau penunggu membutuhkan sesuatu dari luar, yang bersangkutan dapat menghubungi petugas yang berjaga di RSUP Dr. M. Djamil, Padang, sebagai fasilitator.

Semisal ada titipan barang, makanan, atau lainnya, pengantar bisa menitipkannya kepada petugas dan nantinya petugas yang akan menyampaikan titipan tersebut kepada yang bersangkutan—serta sebaliknya. 

Di akhir, dokter Yusirwan berharap seluruh masyarakat, khususnya para pasien dan keluarganya dapat memaklumi kebijakan ini. Sebab tiada lain kebijakan tersebut dilakukan demi kebaikan seluruh pihak yang ada di dalam rumah sakit. “Tentu kami berharap masyarakat memaklumi kondisi ini, agar  tidak terjadi kesalah pahaman dengan keluarga pasien, kebijakan ini diambil demi menjaga kesehatan dan keselamatan kita bersama,” katanya di akhir jumpa pers.

RSUP Dr. M. Djamil sendiri sudah sejak masa awal pandemi menjadi salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di area Sumatra bagian tengah, khususnya Sumatra Barat. Melalui informasi yang didapat dari sumber yang sama, rumah sakit ini sudah cukup kewalahan menerima para pasien covid-19 yang terus berdatangan.

Cek Dokter dan Jadwal Praktek Dokter di RS Mata Solo

rs mata solo

RS Mata Solo merupakan Rumah Sakit Swasta dibawah PT. Heksa Pilar Mas yang berdiri pada tanggal 12 Desember 2021. Rumah sakit ini secara khusus melayani keluhan terkait kesehatan mata dengan mengumatakan keselamatan pasien, pelayanan yang optimal, dan tetap berpedoman pada standar mutu yang baik. 

Keunggulan RS Mata Solo

RS Mata Solo memiliki visi “Terwujudnya Rumah Sakit Mata Rujukan untuk Jawa Tengah dan Sekitarnya di tahun 2022” dan misi memberikan pelayanan kesehatan mata dengan mengutamakan keselamata pasien, sadar biaya dan mudah diakses, serta membuat jejaring dengan Rumah Sakit lain atas dasar kemitraan. 

Sebagai hasil dari usaha mereka mewujudkan visi dan misinya tersebut, Rumah Sakit Amelia berhasil mendapatkan akreditasi Tingkat Paripurna sebagai rumah sakit khusus tipe C. 

Fasilitas dan Pelayanan 

Sebagai rumah sakit khusus yang melayani kesehatan mata, RS Mata Solo menyediakan fasilitas rawat jalan yang secara umum memberikan pelayanan pemeriksaan mata seperti mata minus, mata plus, katarak, operasi kecil, glaukoma, dan lainnya. 

RS Mata Solo juga menerima pasien rawat inap bagi pasien yang memerlukan tindakan lanjutan dan perawatan khusus di rumah sakit. 

Beberapa prosedur medis unggulan Rumah Sakit Mata Solo diantaranya:

  • USG Mata
  • Lasik
  • Tes ketajaman mata
  • Uji refraksi
  • Tonometri
  • Analisis kornea dan retina
  • Operasi katarak
  • Fluorescein Angiogram
  • Operasi katarak
  • Keratometer
  • Optical Coherence Tomography (OCT)
  • Pemeriksaan glaukoma
  • Skrining hepatitis

Para pengunjung yang merupakan ibu menyusui juga mendapat kenyamanan lebih karena pihak rumah sakit menyediakan ruang laktasi agar ibu bisa memberi makan bayinya tanpa terganggu dan bisa beristirahat dengan nyaman. 

Jadwal Dokter di RS Mata Solo

Berikut ini beberapa dokter yang berpraktik di RS Mata Solo beserta jadwal praktiknya:

  1. dr. Amania Fairuzia, Sp. M

dr. Amania merupakan seorang dokter spesialis mata dengan kompetensi di bidang katarak dan glaukoma. Untuk saat ini beliau hanya berpraktik di RS Mata Solo dengan jadwal praktek:

  • Senin: 10.00 – 14.00 WIB
  • Rabu: 10.00 – 12.00 WIB
  • Selasa, Jum’at, dan Sabtu: 12.00 – 14.00 WIB
  1. Dr. dr. Halida Wibawaty, Sp.M(K)

Dr. dr. Halida Wibawaty, Sp.M(K) merupakan seorang dokter spesialis mata konsultan dengan spesialisasi di bidang oftalmologi umum, katarak, imunologi, dan infeksi.

Dr. dr. Halida bisa ditemui di RS Mata Solo di hari:

  • Senin, Rabu, Jum’at dan Sabtu: 07.00 – 14.00 WIB
  • Selasa dan Kamis: 07.00 – 12.30 WIB
  1. dr. Rita Hendrawati, Sp.M

dr. Rita berkompetensi di bidang oftalmologi umum, katarak, strabismus dan berpraktek di RS Mata Solo dengan jadwal praktek hari Senin pukul 08.00 – 12.30 WIB, dan Selasa hingga Sabtu pukul 08.00 – 14.00 WIB.

  1. dr. Djoko Susianto, Sp.M

dr. Djoko Susianto, Sp.M merupakan salah satu dokter spesialis mata di RS Mata Solo dengan kompetensi di bidang oftalmologi umum, katarak, tumor dan bedah. Beliau membuka jadwal praktek setiap hari Senin sampai Sabtu pukul 08.00 – 14.00 WIB.

  1. dr. Rochasih Mudjajanti DJ., Sp.M

Memiliki spesialisasi mata khususnya katarak, glukoma, dan vitreo-retina, dr. Rochasih Mudjajanti DJ., Sp.M membuka praktek di RS Mata Solo di hari:

  • Senin: 12.00 – 14.00 WIB
  • Selasa: 15.00 – 17.00 WIB
  • Rabu: 08.00 – 10.00 WIB
  • Kamis dan Jum’at: 10.00 – 12.00 WIB
  1. dr. Praminto Nugroho, Sp.M

dr. Praminto Nugroho, Sp.M merupakan salah satu dokter spesialis mata katarak dan glaukoma yang memiliki jadwal praktek di RS Mata Solo setiap hari Jum’at dan Sabtu pukul 07.00 – 14.00 WIB. 

Cek dokter spesialisasi mata di RS Mata Solo di SehatQ dan buat janji temu dengan dokter melalui aplikasi Mobile Pasien RS Mata Solo.

Rontgen Dada Metro Hospital Cikupa

Pemeriksaan sinar-X pada dada, atau biasa disebut rontgen dada, di Metro Hospital Cikupa akan memproduksi gambar jantung, paru-paru, pembuluh darah, saluran udara, dan tulang dada dan punggung. Pemeriksaan sinar-X pada dada juga dapat menunjukkan cairan di dalam dan sekitar paru-paru atau udara di sekitar paru-paru. Apabila Anda pergi ke Metro Hospital Cikupa karena alasan nyeri dada, cedera dada, atau sesak napas, Anda biasanya akan mendapatkan pemeriksaan sinar-X. Gambar hasil pemeriksaan tersebut akan membantu dokter menentukan apakah Anda memiliki gangguan jantung, pneumonia, tulang rusuk yang patah, emphysema, kanker, penyakit paru-paru, atau kondisi parah lainnya. Beberapa orang juga mendapatkan pemeriksaan sinar-X dengan rutin guna memantau apakah gangguan kesehatan tertentu membaik atau malah berubah menjadi lebih parah. 

Pemeriksaan sinar-X dada di Metro Hospital Cikupa merupakan jenis pemeriksaan yang umum dijumpai. Pemeriksaan sinar-X sering menjadi prosedur pertama yang perlu Anda lakukan apabila dokter mencurigai adanya sakit jantung atau sakit paru-paru. Pemeriksaan sinar-X dada juga dapat dilakukan untuk memeriksa apakah ada respon baik terhadap perawatan bagi kondisi kesehatan Anda. Pemeriksaan sinar-X di Metro Hospital Cikupa dapat menunjukkan banyak hal yang ada di dalam tubuh, seperti:

  • Kondisi paru-paru Anda. Pemeriksaan sinar-X dapat mendeteksi kanker, infeksi atau udara berkumpul di ruang di sekitar paru-paru, yang dapat menyebabkan paru-paru kolaps. Pemeriksaan sinar-X juga dapat menunjukkan kondisi paru-paru kronis, seperti emphysema atau cystic fibrosis, dan juga komplikasi yang berhubungan dengan kondisi ini. 
  • Gangguan paru-paru yang berhubungan dengan jantung. Pemeriksaan sinar-X dapat menunjukkan perubahan atau masalah pada paru-paru yang disebabkan karena gangguan jantung. Misalnya, cairan di paru-paru dapat disebabkan karena gagal jantung kongestif. 
  • Ukuran dan outline jantung. Perubahan ukuran dan bentuk jantung Anda dapat mengindikasi adanya kegagalan jantung, cairan di sekitar jantung, dan gangguan katup jantung. 
  • Pembuluh darah. Karena outline pembuluh darah besar di dekat jantung terlihat pada saat pemeriksaan sinar-X, pemeriksaan ini dapat menunjukkan aortic aneurysms, gangguan pembuluh darah lainnya, atau penyakit jantung bawaan. 
  • Penumpukan kalsium. Pemeriksaan sinar-X dapat mendeteksi keberadaan kalsium di jantung dan pembuluh darah. Keberadaan kalsium dapat mengindikasikan adanya lemak dan zat lain di pembuluh darah; kerusakan katup jantung, arteri koroner, otot jantung, atau kantong pelindung yang mengelilingi jantung. 
  • Retak. Retak/patah tulang rusuk atau punggung dan masalah lain pada tulang dapat terlihat di pemeriksaan sinar-X. 
  • Perubahan postoperative. Pemeriksaan sinar-X sangat bermanfaat untuk memantau proses pemulihan Anda setelah Anda mendapatkan operasi di dada, misalnya pada jantung, paru-paru, dan kerongkongan. Dokter dapat melihat tabung yang diletakkan pada saat operasi untuk melihat adanya kebocoran udara dan daerah cairan atau penumpukan udara. 
  • Pacemaker, defibrillator, atau kateter. Pacemaker (alat pacu jantung) dan defibrillator memiliki kabel yang ditempelkan ke jantung untuk membantu mengontrol detak dan ritme jantung. Kateter adalah tabung kecil yang digunakan untuk mengirim obat-obatan atau untuk keperluan dialisis. Pemeriksaan sinar-X biasanya dilakukan setelah peletakan alat-alat medis guna memastikan alat tersebut diletakkan di tempat atau posisi yang tepat. 

Mungkin Anda akan merasa khawatir terhadap paparan radiasi pemeriksaan sinar-X dada di Metro Hospital Cikupa, terutama apabila Anda sering mendapatkan pemeriksaan ini. Namun, jumlah radiasi dari pemeriksaan sinar-X berada pada level yang rendah, bahkan jauh lebih rendah dibandingkan dengan paparan radiasi yang Anda dapatkan dari sumber alami lingkungan.