Efek Samping Konsumsi Astaxanthin

Salah satu antioksidan yang dipercaya bermanfaat dalam menjaga kesehatan mata, jantung dan kulit serta membantu meredakan peradangan hingga membantu meningkatkan sistem imun tubuh adalah astaxanthin. Beberapa manfaat astaxanthin tersebut bisa didapat seseorang dengan mengonsumsi makanan sehat, meski demikian tak menutup kemungkinan muncul efek samping.

Astaxanthin merupakan salah satu karotenoid, pigmen alami yang membuat tanaman atau hewan memiliki warna merah atau merah muda. Pigmen ini terdapat dalam beberapa jenis alga, salmon, udang dan lobster. Antioksidan ini dipercaya mampu digunakan pada beberapa kondisi seperti degenerasi makula, nyeri otot, rheumatoid arthritis, kulit keriput dan kerusakan kulit.

Manfaat Astaxanthin

Terdapat banyak manfaat yang diberikan antioksidan tidak biasa ini bagi tubuh manusia, salah satu yang paling sederhana adalah bisa langsung digunakan pada kulit untuk melindungi dari sengatan sinar matahari. Bahkan tak sedikit industri pertanian yang menggunakannya sebagai suplemen makanan untuk ayam, berikut beberapa manfaat lebih luasnya.

  1. Memperbaiki Kerusakan Mata

Menurunnya kemampuan penglihatan karena faktor usia atau degenerasi makula terkait usia sering terjadi, bahkan salah satunya hingga menyebabkan retina mata rusak. Konsumsi antioksidan ini dapat menjadi salah satu upaya meringankan kerusakan pada retina.

  • Atasi Gangguan Pencernaan

Konsumsi 40 miligram astaxanthin setiap harinya mampu mengurangi gejala refluks pada orang yang mengalami gangguan pencernaan. Antioksidan ini sangat baik dikonsumsi orang dengan gangguan pencernaan karena infeksi H.pylori.

  • Peningkatan Kolesterol dan Tingkatkan Kesuburan

Konsumsi antioksidan ini mampu mengurangi lemak darah atau trigliserida dan dampaknya meningkatkan produksi kolesterol baik. Selain itu, para ibu yang mengalami masalah kesuburan bisa diatasi dengan kondumsi astaxanthin.

  • Atasi Gejala Menopause

Produk vitamin atau obat dengan kandungan astaxanthin secara rutin dapat mengurangi gejala menopause, seperti hot flashes, nyeri sendi, kemurungan dan masalah kandung kemih.

  • Kerusakan Kulit

Tak hanya melembapkan dan mencerahkan kulit, antioksidan ini juga bisa mengurangi kerusakan kulit yang diakibatkan paparan sinar matahari. Konsumsi kandungan ini selama sembilan minggu mampu mengurangi kemerahan dan kekeringan pada kulit.

Efek Samping Astaxhantin

Di samping manfaat astaxhantin yang luar biasa, perlu diketahui bahwa terdapat beberapa efek samping yang mungkin terjadi dan dialami oleh seseorang yang mengonsumsinya. Bukan rahasia umum lagi jika dalam pemakaian obat selalu memberikan efek samping tertentu dan jika munculnya berlebihan harus segera ditangani secara medis.

Obat astaxhanthin bisa menyebabkan efek samping seperti feses berwarna kemerahan karena pigmentasi, turunnya libidu, pertumbuhan payudara pada pria dan disfungsi ereksi. Jika beberapa efek samping yang muncul ini dalam kondisi yang berlebihan, sangat disarankan bagi yang mengalaminya untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Selain itu, hingga saat ini belum diketahui interaksi pasti apabila astaxhantin digunakan bersamaan dengan obat-obatan lain. Seseorang yang ingin mengonsumsi obat dengan kandungan astaxhantin terlebih dahulu harus berkonsultasi dengan dokter. Atau ketika sedang mengonsumsi obat golongan 5-alpha-reductase inhibitor yang dapat menurunkan tekanan darah.

Sebelum mengonsumsi obat dengan kandungan antioksidan luar biasa ini, pastikan baca terlebih dahulu inormasi dan aturan pemakaian yang tertera pada kemasan. Ikuti petunjuk penggunaan, terkait dosis dan jarak waktu konsumsi, apabila ragu konsultasikan ke dokter terlebih dahulu agar tidak salah dalam mengonsumsinya.

Disarankan untuk menyimpan suplemen atau obat dengan kandungan ini pada suhu ruangan dan di dalam wadah tertutup, tujuannya agar terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *