Herbesser Sebagai Obat Angina Stabil

Angina adalah sebuah jenis nyeri dada yang disebabkan karena berkurangnya aliran darah ke jantung. Aliran darah yang kurang menyebabkan otot jantung tidak menerima cukup oksigen. Nyeri yang dirasakan sering dipicu karena aktivitas fisik ataupun stres emosi. Angina stabil, juga disebut angine pektoris, adalah jenis angina yang paling sering dijumpai. 

Angina stabil merupakan nyeri dada yang bisa diprediksi. Anda biasanya bisa melacak pola berdasarkan apa yang Anda lakukan saat nyeri dada muncul. Melacak angina stabil dapat membantu mengatur gejala yang dimiliki dengan lebih mudah. Perawatan angina stabil biasanya menggunakan herbesser. 

Herbesser digunakan untuk merawat angina stabil. Namun ada pula sebuah kondisi yang disebut angina tidak stabil. Angina jenis ini terjadi secara tiba-tiba dan dapat memburuk seiring dengan berjalannya waktu. Bahkan angina jenis ini dapat menyebabkan serangan jantung. Meskipun angina stabil merupakan sebuah kondisi yang kurang berbahaya jika dibandingkan dengan angina tidak stabil.

Kondisi tersebut masih dapat menyebabkan rasa nyeri dan tidak nyaman sehingga penggunaan Herbesser untuk perawatan angina stabil perlu untuk dilakukan. Selain itu, kedua jenis angina biasanya merupakan tanda adanya kondisi kesehatan jantung yang perlu ditangani. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk segera mengunjungi dokter apabila memiliki tanda dan gejala angina stabil ataupun tidak stabil. 

Penyebab dan gejala

Angina stabil terjadi ketika otot jantung tidak mendapatkan cukup oksigen untuk dapat berfungsi dengan benar. Jantung Anda akan bekerja dengan lebih keras ketika Anda berolahraga atau sedang mengalami stres emosi. Beberapa faktor tertentu, seperti penyempitan arteri (atherosclerosis) dapat mencegah hati Anda untuk menerima oksigen lebih. Arteri Anda dapat menyempit dan mengeras ketika plak (sebuah zat yang terbuat dari lemak, kolesterol, kalsium, dan zat lainnya) menumpuk di dalam dinding arteri. Penyumbatan darah juga dapat menghambat arteri dan mengurangi aliran darah kaya oksigen ke jantung. 

Sensasi menyakitkan yang terjadi pada saat episode angina stabil sering digambarkan dengan tekanan atau terasa penuh di tengah dada. Rasa nyeri dapat terasa seperti memeras dada atau ada benda yang sangat berat berada di dada. Rasa nyeri ini akan menyebar dari dada ke leher, lengan, dan pundak. Pada saat episode angina stabil, Anda juga akan merasakan sesak napas, mual, kelelahan, pusing, berkeringat, dan kecemasan. 

Angina stabil biasanya terjadi setelah aktivitas olahraga yang berat. Gejala ini biasanya hanya terjadi sementara, bertahan selama 15 menit dalam banyak kasus. Hal ini berbeda dengan angina tidak stabil, di mana rasa nyeri yang dirasakan dapat terus menerus terjadi dan berubah menjadi lebih parah. Anda bisa mengalami episode angina stabil kapan saja dalam suatu hari. Akan tetapi, Anda akan sering mengalami kondisi ini di pagi hari. 

Beberapa faktor risiko dapat meningkatkan kemungkinan seseorang dalam menderita angina stabil. Faktor risiko tersebut di antaranya adalah berat badan berlebih, memiliki riwayat penyakit jantung, memiliki kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi, menderita diabetes, merokok, dan tidak berolahraga. Mengonsumsi makanan dalam jumlah besar, aktivitas fisik yang terlalu keras, dan cuaca yang sangat panas atau dingin dapat memicu terjadinya angina stabil dalam beberapa kasus. Dokter akan bertanya pada Anda seputar riwayat medis yang dimiliki serta akan melakukan serangkaian tes untuk mendiagnosis angina stabil. 

Beberapa tes tersebut di antaranya adalah electrocardiogram yang digunakan untuk mengukur aktivitas listrik di jantung dan mengevaluasi ritme jantung, dan angiography, sebuah jenis sinar-X yang dapat membuat dokter melihat pembuluh darah dan mengukur aliran darah ke jantung. Jika dikonfirmasi Anda memiliki angina stabil, dokter akan membuat rencana perawatan, salah satunya adalah dengan merekomendasikan Herbesser.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *