Infeksi Ginjal Dapat Diobati dengan Broadapen

Pielonefritis akut merupakan sebuah infeksi ginjal yang mendadak dan parah. Kondisi ini menyebabkan ginjal bengkak dan dapat secara permanen merusak keduanya. Pielonefritis juga dapat mengancam jiwa. Broadapen adalah salah satu obat yang dapat digunakan untuk merawat kondisi ini. Ketika serangan yang berulang dan terus menerus terjadi, kondisi ini disebut dengan istilah pielonefritis kronis. Bentuk kronis sangat jarang dijumpai, namun kondisi sering ditemukan pada anak atau orang-orang yang menderita gangguan kemih. 

Dokter akan meresepkan broadapen apabila gejala yang Anda derita terkonfirmasi merupakan pielonefritis. Gejala tersebut biasanya akan muncul dalam waktu dua hari setelah infeksi. Gejala yang paling umum dijumpai di antaranya adalah demam dengan suhu lebih dari 38,9 derajat Celsius, rasa nyeri di perut, punggung, sisi tubuh, dan selangkangan, rasa nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil, darah atau nanah di dalam air seni, sering buang air seni, dan urin yang beraroma pesing.

Gejala lain di antaranya adalah tubuh yang menggigil, mual, muntah, kelelahan, kulit yang lembap, dan bingung mental. Gejala infeksi ginjal ini dapat berbeda antara anak dan orang dewasa. Misalnya, bingung mental lebih sering terjadi pada orang dewasa dan sering merupakan gejala utama mereka. Orang-orang yang menderita pielonefritis kronis juga dapat hanya memiliki gejala yang ringan dan bahkan tidak menyadarinya sama sekali. 

Apa yang menyebabkan penyakit ini?

Infeksi ini biasanya berawal di saluran kemih bawah sebagai infeksi salurah kemih (UTI). Bakteri masuk ke dalam tubuh lewat urethra dan mulai berkembang biak dan menyebar di kandung kemih. Dari sana, bakteri akan melewati ureter dan menuju ginjal. Bakteri seperti E. coli sering menyebabkan infeksi ini. Akan tetapi, infeksi serius apapun di dalam aliran darah dapat menyebar ke ginjal dan menyebabkan pielonefritis akut. Karena disebabkan oleh bakteri, pengobatan akan berfokus menggunakan antibiotik seperti broadapen. 

Faktor risiko

Gangguan apapun yang mengganggu aliran air seni normal menyebabkan risiko lebih besar bagi seseorang untuk menderita pielonefritis akut. Misalnya, saluran kemih dengan bentuk dan ukuran yang tidak biasa berisiko menyebabkan pielonefritis akut. Selain itu, uretra wanita lebih pendek dibandingkan dengan pria, sehingga lebih mudah bagi bakteri untuk masuk ke dalam tubuh wanita.

Hal ini menyebabkan wanita lebih rentan dalam menderita infeksi ginjal dan menempatkan mereka berada dalam risiko paling tinggi menderita pielonefritis akut. Orang lain dengan peningkatan faktor risiko di antaranya adalah orang-orang dengan batu ginjal kronis atau kondisi ginjal dan kandung kemih lainnya, orang lanjut usia, orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu seperti penderita diabetes dan kanker atau HIV/AIDS, orang-orang yang menderita refluks vesicoureteral (sebuah kondisi di mana sedikit urin naik dari kandung kemih ke ereter dan ginjal), serta orang-orang dengan prostat yang membesar. Faktor lain di antaranya adalah penggunaan catheter, pemeriksaan cystoscopic, operasi saluran kemih, obat-obatan tertentu, dan kerusakan sumsum tulang belakang atau saraf. 

Sementara itu, bentuk kronis dari kondisi ini lebih sering terjadi pada orang-orang yang memiliki gangguan kemih. Hal ini dapat disebabkan karena UTI, refluks vesicoureteral, atau anomaly anatomi. Pielonefritis kronis lebih sering dijumpai terjadi pada anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa. Karena penyebab utama infeksi ginjal adalah bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik seperti broadapen untuk mengatasi kondisi Anda. Untuk informasi seputar efek samping antibiotik, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *