Ini Syarat Memberikan Susu Formula untuk Bayi Prematur

Susu Formula untuk Bayi Prematur

Pemberian susu formula untuk bayi prematur sangatlah penting karena bayi prematur membutuhkan nutrisi lebih agar bisa tumbuh dan berkembang dengan sehat.  

Hal ini karena proses pematangan organ pada bayi prematur belum sempurna. Di luar pemberian ASI, biasanya dokter akan menyarankan bayi prematur diberikan susu formula yang memiliki kandungan kalori tinggi atau susu khusus untuk BBLR. 

Namun, sebaiknya mengonsumsi susu formula untuk bayi prematur tidak bisa sembarang. Anda melakukan konsultasi dengan dokter anak untuk penanganan yang tepat.

Yuk simak syarat memberikan susu formula untuk bayi prematur berikut ini. 

Waktu Tepat Memberikan Susu untuk Bayi Prematur 

Sebenarnya, fase tumbuh kembang bayi prematur sama saja dengan bayi normal. Namun, pada bayi prematur ada kondisi medis yang memaksa bayi harus mendapatkan nutrisi tambahan dari susu formula. Hal inilah yang biasanya juga terjadi pada bayi BBLR. 

Selama enam bulan pertama, ASI adalah nutrisi terbaik bagi bayi baik itu bayi lahir normal maupun prematur. Jika produksi ASI kurang mencukupi atau ibu mengalami kendala menyusui, bayi masih bisa dicarikan alternatif ibu susu (donor ASI). 

Saat donor ASI belum dapat menjadi solusi alternatif yang cocok, barulah pertimbangkan untuk memberi susu formula untuk bayi prematur. 

Selalu konsultasikan kondisi bayi dengan dokter untuk membantu menentukan solusi yang terbaik. 

Sesuaikan dengan Kondisi Medis 

Susu formula memang sudah diformulasikan dengan kandungan gizi yang mirip dengan ASI. Namun, nutrisi terbaik memang hanya bisa didapatkan dari ASI yang mengandung antibodi alami. 

Jika bayi lahir dalam kondisi prematur dengan usia kurang dari 32 minggu, biasanya komponen ASI belum optimal. 

Hal ini bisa diatasi dengan memberikan susu formula sebagai pelengkap nutrisi anak.  Selain itu, produksi ASI yang lambat juga mengharuskan bayi untuk diberikan susu formula. Hal ini biasanya ditandai jika si kecil mengalami penurunan berat badan atau kesulitan buang air besar.

Bayi BBLR juga membutuhkan nutrisi yang lebih banyak sehingga susu formula bisa diberikan sesuai dengan saran dokter.

Sesuaikan Dosis dengan Saran Dokter 

Frekuensi dan dosis ASI yang diberikan untuk anak harus sesuai dengan usianya. Biasanya, bayi menyusu setiap 3 – 4 jam sekali sebanyak 45 – 90 mililiter di minggu pertamanya. Hal ini harus diperhatikan karena ukuran lambung anak masih terus berkembang.

Mengenai sampai kapan bayi prematur perlu diberi susu BBLR, maka semuanya tergantung dari perkembangan dan berat badan bayi itu sendiri. 

Artinya, jika bayi sudah mencapai berat badan yang sesuai dengan usia koreksinya, maka penggunaan susu BBLR bisa dihentikan dan beralih ke susu formula biasa.

Selalu Berkonsultasi dengan Dokter

Untuk menangani bayi prematur, harus selalu berkonsultasi dengan dokter. Hal ini termasuk dalam konsumsi susu formula untuk bayi prematur. 

Menurut WHO selaku badan kesehatan dunia, bayi prematur yang mengalami BBLR perlu mendapatkan susu formula dengan standar khusus sampai usianya genap 6 bulan.

Kandungan nutrisi di dalam susu tersebut umumnya sudah dirancang sesuai kebutuhan bayi prematur yang mengalami BBLR.

Bayi prematur dengan BBLR butuh asupan susu formula yang bagus atau sesuai standar untuk memenuhi kebutuhannya. 

Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter untuk mendapatkan saran susu formula untuk bayi prematur dan BBLR yang bagus dan tepat untuk si kecil.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai tips mengonsumsi susu formula untuk bayi prematur. Saat ini mendapatkan susu formula untuk bayi prematur cukup mudah. Banyak e-commerce yang menjualnya dengan merk dan harga terbaik. Semoga bermanfaat! 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *