Jangan Diremehkan, Ini Penyebab Payudara Bengkak

payudara bengkak

Ketika Anda merasakan adanya benjolan di payudara, bisa saja itu merupakan pertanda dari adanya kondisi medis tertentu. Anda perlu melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui apa yang menyebabkan payudara bengkak.

Benjolan di payudara bisa saja merupakan benjolan yang jinak, namun bisa juga berbahaya. Karena itu, segera konsultasikan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan pengobatan sedini mungkin.

Faktor pemicu payudara bengkak

Pada dasarnya, payudara wanita terdiri atas beberapa jaringan. Dua jaringan utama adalah kelenjar susu, yaitu tempat susu diproduksi, dan saluran susu, tempat susu mengalir keluar dari puting.

Payudara juga mengandung jaringan ikat fibrosa, jaringan lemak, saraf, pembuluh darah, dan kelenjar getah bening. Setiap bagian pada payudara bisa bereaksi dengan cara yang berbeda terhadap perubahan kimiawi tubuh.

Perubahan kimiawi inilah yang mempengaruhi sensasi dan tekstur pada payudara. Selain itu, hal ini juga bisa memicu kemunculan benjolan sehingga membuat payudara bengkak.

Ada beberapa hal yang bisa memicu hal ini. Beberapa di antaranya adalah: 

  • Kanker payudara
  • Infeksi atau abses
  • Adenoma atau fibroadenoma
  • Lipoma
  • Nekrosis lemak
  • Kista

Ketika berkonsultasi dengan dokter, dokter bisa membantu mengidentifikasi penyebab dari benjolan di payudara Anda. Setelah itu, barulah bisa diketahui apakan benjolan tersebut berbahaya atau tidak.

Kapan benjolan di payudara menjadi berbahaya?

Terkadang, payudara bengkak bisa saja disebabkan oleh penumpukan cairan atau perubahan jaringan seiring dengan bertambahnya usia. Perlu diketahui, jika hal ini terjadi seiring dengan siklus menstruasi Anda, mungkin tidak ada yang perlu Anda khawatirkan.

Akan tetapi, jika Anda sudah merasakan gejala tertentu, Anda perlu segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Karena, tanda-tanda tersebut mungkin menyiratkan bahwa ada kondisi medis tertentu yang perlu diperhatikan.

Secara khusus, segera hubungi dokter Anda ketika merasakan hal-hal berikut ini:

  • Kemunculan benjolan payudara yang baru dan terasa berbeda dengan jaringan di sekitarnya
  • Nyeri di payudara tidak hilang bahkan setelah menstruasi selesai
  • Keluarnya cairan secara spontan pada puting
  • Perubahan kulit di area payudara, seperti kemerahan, bersisik, kerutan, atau terasa gatal
  • Perubahan ukuran, bentuk, dan penampilan payudara secara keseluruhan
  • Kemunculan puting baru yang masuk ke dalam

Hal-hal di atas bisa saja menjadi tanda bahaya bagi kondisi kesehatan payudara Anda. Karena itu, penting untuk segera berobat ke dokter ketika merasakan hal tersebut. 

Melakukan pemeriksaan mandiri terhadap payudara bengkak

Sebelum berobat ke dokter, Anda bisa melakukan upaya antisipasi terlebih dahulu di rumah. Caranya dengan melakukan pemeriksaan mandiri terhadap payudara Anda. 

Anda harus bisa mengenali bentuk payudara Anda sendiri. Hal ini bisa membantu Anda untuk lebih menyadari apabila terjadi perubahan pada penampilan payudara. 

Untuk memeriksa payudara bengkak sendiri, lakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Melihat pantulan diri di cermin, periksa ukuran, bentuk, serta warna dari payudara. Pastikan apakah ada gumpalan atau benjolan yang terlihat.
  • Angkat kedua lengan dan perhatikan kembali bentuk, warna, serta tekstur payudara Anda di cermin.
  • Periksa apakah ada cairan yang keluar dari puting, cairan bisa menyerupai susu, air kekuningan, atau bahkan darah
  • Lakukan gerakan yang kencang dan halus sambil berbaring, lalu rasakan payudara Anda

Dengan melakukan langkah di atas, Anda bisa menilai apabila terasa ada hal yang tidak biasa dengan kondisi Anda. Langkah ini bisa memudahkan Anda untuk mengenali payudara bengkak sebelum kondisinya bertambah parah. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *