Kapan Harus Menemui Dokter Kulit Kelamin?

Berkonsultasi langsung dengan dokter kulit kelamin adalah jalan terbaik untuk mengurangi risiko terjangkitnya penyakit kulit dan kelamin maupun meminimalisasi kondisinya agar tidak bertambah parah. 

Dokter kulit kelamin yang bagus melakukan perawatan di wajah pasien untuk mengatasi jerawat

Sebagai bagian tubuh paling luar, kulit sangat rentan untuk mengalami berbagai macam keluhan. Mulai dari iritasi karena alergi, proses penuaan yang mempengaruhi kulit, terjangkit penyakit menular seksual atau bahkan memiliki tumor atau kanker kulit. 

Temui Dokter Kulit Kelamin, Jika Mengalami Hal Berikut

Sebelum terlambat, lakukanlah konsultasi dengan dokter kulit kelamin terdekat jika Anda mengalami hal ini: 

  • Kulit gatal, nyeri, kering, berminyak, menebal, menipis, bersisik, luka, lecet dan tukak, bernanah, melepuh, mati rasa, berubah warna (menjadi putih, hitam, merah, atau kuning).
  • Kuku terasa nyeri, berubah warna atau bentuk. 
  • Rambut rontok bahkan mengalami kebotakan.
  • Rambut berketombe. 
  • Muncul ruam pada kulit. 
  • Terdapat luka di anus atau kelamin (ulkus) 
  • Adanya benjolan pada alat kelamin (genital). 
  • Mengalami nyeri, gatal, ruam, dan mengeluarkan bau pada kelamin. 
  • Merasa nyeri saat buang air kecil.
  • Merasa nyeri saat berhubungan seks. 
  • Rongga organ kelamin mengeluarkan cairan abnormal. 

Persiapan Sebelum Menemui Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin

Jika Anda sudah mengetahui keluhan yang Anda alami, ada baiknya Anda mempersiapkan diri untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin. Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda persiapkan: 

  • Catatan mengenai riwayat keluhan atau gejala yang Anda alami. Lebih baik jika Anda mengetahui kronologinya dengan pasti. Jangan lupa untuk menyisipkan pertanyaan yang ingin Anda ajukan!
  • Kartu identitas lengkap (KTP, SIM, passport, dll). 
  • Dokumen pendukung terkait pemeriksaan sebelumnya, seperti hasil pemeriksaan darah, Rontgen, atau CT Scan. 
  • Informasi mengenai obat dan suplemen yang sedang Anda konsumsi.
  • Riwayat alergi terhadap obat atau zat tertentu, jika ada. 
  • Pastikan kulit yang akan diobservasi bersih dan tidak menggunakan make up atau zat lainnya. Hal ini dimaksudkan agar dokter bisa mendiagnosa keluhan Anda secara akurat.
  • Cari dokter spesialis kulit dan kelamin berkompetensi, berkomunikasi dengan baik, dan terpercaya. Anda bisa meminta rekomendasi dari kerabat atau dokter umum yang pernah memeriksa Anda sebelumnya. Selain itu, Anda juga bisa bertanya langsung kepada dokter spesialis kulit dan kelamin lainnya saat Anda berkonsultasi di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. 
  • Pastikan fasilitas yang Anda tuju memiliki citra baik dengan pelayanan lengkap, prima, dan ramah.
  • Jika Anda pengguna BPJS atau asuransi swasta, pastikan rumah sakit yang Anda tuju berafiliasi dengan BPJS maupun perusahaan asuransi swasta yang Anda gunakan. 

Tindakan Medis yang Dilakukan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin 

Saat Anda berkonsultasi mengenai keluhan yang sedang dialami, ada beberapa tindakan yang mungkin Anda dapatkan, di antaranya adalah: 

  • Pemeriksaan dasar 

Pemeriksaan ini terdiri dari pendataan riwayat penyakit atau wawancara medis dan pemeriksaan fisik organ kulit dan kelamin. Setelah diagnosis ditentukan, dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai. 

  • Pemeriksaan penunjang 

Pemeriksaan yang dilakukan dapat berupa pemeriksaan kerokan kulit untuk mendeteksi jamur, bakteri atau parasit; pemeriksaan klinik khusus tes alergi, uji kulit seperti uji tusuk, uji tempel, sampai dengan uji intradermal, dan dermatopatologi untuk mendiagnosis penyakit kulit melalui pemeriksaan jaringan kulit dengan mikroskop.

  • Dermatologi intervensi 

Tindakan dermatologi intervensi meliputi ekstraksi komedo, suntik kortikosteroid, bedah kimia, botox, skleroterapi, mikrodermabrasi dan hair removal; penggunaan laser dan alat berbasis cahaya dan energi, seperti laser pigmen dan laser vaskular; dan fototerapi yang mencakup UVA dan UVB. 

  • Dermatologi intervensi bedah kulit 

Tindakan medis ini mencakup tindakan anestesi lokal, bedah beku, bedah listrik, perbaikan jaringan parut, bedah kulit untuk kondisi darurat, perawatan luka dan komplikasi bedah kulit. 

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penyakit apa saja yang bisa menyerang kulit dan kelamin, membaca artikel lainnya melalui aplikasi kesehatan keluarga sehatQ maupun bertanya langsung dengan dokter. Download sekarang juga di Google Play dan App Store! 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *