Ketahui Cara Menghilangkan Kurap Berikut Ini

Kurap, atau dikenal dengan nama ringworm, merupakan ruam yang disebabkan oleh infeksi jamur. Ruam tersebut biasanya berwarna merah, bersisik, dan terasa gatal. Kurap di tubuh dapat menyebar lewat hubungan langsung dengan orang atau hewan yang terinfeksi. Kurap ringan biasanya mudah diobati hanya dengan menggunakan obat-obatan antijamur yang dioleskan pada bagian kulit yang terinfeksi. Namun, untuk kasus kurap yang lebih parah, cara menghilangkan kurap adalah dengan mengonsumsi obat antijamur selama beberapa minggu.

Perawatan

Anda memiliki risiko lebih tinggi menderita kurap di tubuh apabila tinggal di daerah dengan iklim yang hangat, melakukan kontak langsung dengan orang yang terinfeksi, memakai baju atau handuk milik orang yang terinfeksi jamur, berpartisipasi dalam olahraga yang melibatkan hubungan kontak seperti gulat, memakai pakaian yang ketat, dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Adapun cara menghilangkan kurap di antaranya adalah:

  • Mengoleskan obat antijamur topikal

Kebanyakan kasus kurap dapat dirawat di rumah. Antijamur OTC dapat membunuh jamur dan mendukung proses penyembuhan. Obat-obatan yang efektif dalam menghilangkan kurap di antaranya adalah miconazole, terbinafine, dan clotrimazole. Cara menghilangkan kurap dengan obat-obatan tersebut adalah membersihkan ruam kurap terlebih dahulu sebelum mengoleskan antijamur pada daerah yang terinfeksi 2 hingga 3 kali sehari, atau seusai anjuran penggunaan obat. Biarkan obat-obatan menyerap ke dalam kulit.

  • Biarkan bernapas

Anda mungkin ingin terus menutupi kurap dengan perban untuk mencegah penyebaran infeksi. Akan tetapi, menutup kurap dengan perban terus menerus dapat menjebak kelembapan dan malah memperlambat proses penyembuhan. Gunakan pakaian yang nyaman dan “breathable” untuk mempercepat proses penyembuhan dan menghindari penularan kurap kepada orang lain.

  • Cuci seprai dan sarung bantal setiap hari

Karena kurap merupakan sebuah kondisi yang sangat menular, Anda perlu mencuci seprai dan sarung bantal setiap hari guna mencegah infeksi menyebar. Spora jamur dapat menyebar di seprai dan sarung bantal, sehingga saat Anda tidur di atasnya, kurap akan sembuh dalam waktu yang lama dan infeksi dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Seprai dan sarung bantal yang terkontaminasi juga dapat menular ke pasangan Anda. Gunakan air panas dan detergen saat mencuci seprai dan sarung bantal. Hanya menggunakan air panas saja tidak cukup untuk membunuh jamur.

  • Menggunakan sampo antijamur

Terkadang, kurap dapat berkembang di kulit kepala. Gejala infeksi kulit kepala di antaranya adalah rasa gatal parah, adanya kebotakan pada daerah tertentu, dan ketombe parah. Apabila Anda memiliki kurap di kulit kepala, keramas menggunakan sampo obat antijamur OTC. Sampo jenis ini dapat membunuh bakteri dan jamur di kulit kepala dan menghentikan peradangan. Anda bisa membeli sampo antijamur di apotek. Carilah sampo dengan bahan aktif antijamur, seperti selenium sulphide, ketoconazole, dan pyrithione zinc. Gunakan sampo sesuai dengan petunjuk penggunaan.

  • Perawatan antijamur yang diresepkan

Cara menghilangkan kurap yang terakhir adalah dengan menggunakan krim, bubuk, atau salep antijamur hingga ruam benar-benar hilang. Infeksi dapat datang kembali apabila Anda menghentikan perawatan terlalu dini. Hubungi dokter apabila ruam tidak hilang setelah 2 minggu dengan perawatan tersebut di atas.

Jangan pernah remehkan kurap. Meskipun kurap merupakan infeksi kulit yang umum terjadi, tindakan cepat dan segera dibutuhkan untuk mengobati sekaligus mencegah kurap menyebar ke bagian tubuh lain. Lakukan cara menghilangkan kurap di atas dan hubungi dokter apabila kurap tidak sembuh setelah 2 minggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *