5 Jenis Makanan Bayi 9 Bulan yang Bisa Anda Coba!

5 Jenis Makanan Bayi 9 Bulan yang Bisa Anda Coba!

Mempersiapkan makanan bayi 9 bulan untuk MPASI merupakan tantangan lain untuk para orangtua. Maka dari itu, Anda harus siap dengan strategi terbaru dalam menyiapkan menu MPASI sehingga bayi relatif terhindar dari gerakan tutup mulut (GTM).

Memasuki usia 9 bulan ke atas, bayi akan lebih ahli dalam mengunyah sehingga tekstur makanan berupa puree mungkin tidak lagi menarik. Anda dapat meningkatkan tekstur menjadi makanan yang dilumatkan (mashed).

Bayi juga mungkin menolak untuk disuapi menggunakan sendok. Oleh karena itu, Anda juga harus memutar otak dalam menyiapkan makanan yang bisa digenggam bayi (finger food) yang tidak membuatnya tersedak.

Sama seperti orang dewasa, bayi juga membutuhkan makanan yang bervariasi agar tidak bosan. Namun orangtua perlu memerhatikan jenis makanan yang akan diberikan. Nah, berikut ini adalah jenis makanan bayi 9 bulan yang bisa Anda berikan kepada si Kecil. 

  1. Sayuran

Pada usia 9 bulan, makanan bayi tidak perlu dihaluskan dengan blender lagi. Anda cukup menghaluskan makanan dengan menumbuk atau menyaringnya agar tetap bertekstur namun mudah dimakan dan dicerna. Khusus untuk sayuran, bahan pangan ini harus dimasak terlebih dulu agar lembut dan mudah ditelan. Setelah itu, Anda bisa menumbuknya agar halus atau menjadikannya sebagai finger food. Jenis-jenis sayuran yang baik untuk bayi dan cocok dijadikan sebagai makanan bayi 9 bulan meliputi brokoli, bayam, paprika, kembang kol, kacang hijau, asparagus, wortel, kubis, dan kale. 

  1. Buah-buahan

Untuk buah yang lembut, lumatkan terlebih dulu sebelum diberikan pada Si Kecil. Anda juga bisa menjadikannya sebagai finger food. Contohnya, kiwi, pisang, buah jeruk yang kaya akan vitamin C, mangga, melon, serta pepaya. Sementara untuk buah yang lebih keras, Anda harus mengukusnya lebih dulu supaya teksturnya lembut. Misalnya, apel dan pir. Pastikan Anda mencuci buah sebelum memberikannya pada buah hati. Jangan lupa pula untuk membuang biji dan mengupas kulitnya. 

  1. Makanan yang mengandung karbohidrat pati

Terdapat berbagai makanan mengandung karbohidrat pati yang bisa menjadi pilihan. Mulai dari nasi, sereal, kentang, ubi jalar, roti, pasta, serta quinoa. Tergantung dari jenisnya, Anda dapat memasak makanan berkarbohidrat pati terlebih dulu dan menghaluskannya, atau mencampurnya dengan susu formula maupun air susu ibu (ASI). 

  1. Makanan yang mengandung protein

Mulai dari usia 6 bulan, makanan berprotein sudah bisa diberikan pada bayi. Salah satu contohnya yakni daging merah. Begitu pula dengan sumber protein lain, seperti ikan, telur, tempe, tahu, dan kacang-kacangan. Anda dapat mencampur daging sapi cincang dengan nasi tim sebagai makanan bayi 9 bulan yang padat gizi. Protein kaya akan zat besi dan zinc yang penting untuk tumbuh kembang bayi.

Namun perhatikan bahwa telur (terutama bagian putih telur), sering memicu alergi pada bayi. Oleh karena itu, disarankan Anda memperhatikan reaksi anak ketika sedang dan setelah mengonsumsi telur. Demikian pula dengan ikan dan kacang kedelai. Sementara itu, Anda bisa mencoba mengenalkan kuning telur saat bayi memasuki usia 9 bulan. Makanan ini termasuk mudah diolah dan cocok sebagai campuran bahan pangan lainnya. 

  1. Produk susu

Susu dan produk turunannya yang telah melewati proses pasteurisasi boleh diberikan pada bayi sejak usia 6 bulan. Yoghurt dan keju merupakan contoh produk turunan susu.  Jenis yoghurt yang bisa menjadi pilihan meliputi full-fat dan plain. Sementara susu sapi jenis full-fat boleh dicampur ke dalam makanan bayi 9 bulan, tetapi tidak untuk diminum secara langsung. Bayi dianjurkan minum susu sapi setelah berusia 12 bulan.

Itulah 5 jenis makanan bayi 9 bulan yang bisa Anda berikan kepada si Kecil. Anda bisa mengkombinasikan dari jenis-jenis berikut untuk mengetahui makanan mana yang menjadi favorit si Kecil. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *