Manfaat Obat Herbal Tilung

Tilung merupakan obat herbal yang mampu membantu meredakan demam pada penderita tifus. Infeksi bakteri rickettsia merupakan penyebabnya. Penyakit ini sangat menular dan orang yang terinfeksi bisa menyebarkannya melalui urin atau kotoran. Selain itu, makanan atau minuman yang terkontaminasi juga bisa menyebabkan seseorang terinfeksi.

Manfaat Obat Herbal Tilung

Karena merupakan obat herbal, Tilung memiliki kandungan bahan-bahan alami seperti ekstrak cacing tanah, daun pegagan, putri malu dan temulawak. Beberapa bahan tersebut memiliki manfaat yang berbeda-beda seperti:

  1. Ekstrak Cacing Tanah

Meski terdengar menjijikan, namun nyatanya cacing tanah bermanfaat untuk mengobati orang yang menderita demam karena tifus. Penggunaan ekstrak cacing tanah bisa menurunkan kadar MDA dan 8-OHdG, hal ini diduga karena efek antimikroba di dalamnya yang bisa membunuh bakteri salmonella typhi penyebab tipes. Hal ini juga bisa menurunkan tingkat keparahan infeksi sehingga mengurangi terjadinya stres oksidatif. 

  1. Daun Pegagan

Daun pegagan sering digunakan sebagai pengobatan tradisional Tiongkok, Indonesia dan Ayurveda yang sudah terkenal akan berbagai macam manfaatnya untuk kesehatan dan kecantikan. Penggunaan daun ini dapat mengatasi penyakit karena infeksi bakteri atau virus seperti gangguan perut atau lambung, infeksi saluran kemih, kelelahan, pilek atau flu.

  1. Putri Malu

Selain demam, penderita tipes juga bisa mengalami diare. Penggunaan ekstrak daun putri malu telah digunakan selama bertahun-tahun untuk mengobati diare. Selain itu putri malu juga mampu menghambat pertumbuhan bakteri seperti bakteri bacillus megaterium, salmonella typhi hingga staphylococcus aureus.

  1. Temulawak

Temulawak sudah lama digunakan sebagai tanaman obat di Indonesia. Temulawak mampu mengobati beberapa penyakit seperti berkurangnya nafsu makan, gangguan lambung, sembelit, disentri, radang sendi, diare berdarah hingga demam pada anak. Temulawak juga memiliki sifat antioksidan, antimikroba, antiinflamasi, antiknaker, antidiabetes dan antitumor.

Penanganan Tifus yang Tepat

Penderita tifus akan merasakan gejala awal seperti:

  • Sakit perut
  • Demam
  • Sembelit atau diare
  • Kehilangan nafsu makan
  • Badan pegal
  • Munculnya bintik merah di perut atau dada

Selain dengan menggunakan obat herbal seperti Tilung, penderita tifus juga harus mengonsumsi antibiotik. Selain itu penderita tifus juga harus mengonsumsi air yang cukup atau mengonsumsi elektrolit untuk mengganti cairan yang hilang. Namun penggunaan elektrolit bergantung pada tingkat keparahan infeksi.

Bagaimana Cara Mencegah Tifus?

Guna menurunkan risiko tertular penyakit tifus, Anda dapat melakukan beberapa cara seperti:

  • Melakukan vaksinasi tifus untuk mencegah penyebaran tifus.
  • Jangan mengonsumsi makanan yang tidak matang atau setengah matang.
  • Selalu minum air kemasan atau air matang yang sudah direbus.
  • Cuci tangan terlebih dahulu sebelum makan.
  • Usahakan hindari mengonsumsi buah atau sayur yang tidak bisa dikupas atau yang harus langsung dimakan dengan kulitnya.
  • Jangan konsumsi makanan dan minuman pinggir jalan yang tidak terjamin bersih atau tidak.

Meski Anda sudah divaksin tifus, namun ingat jika vaksin tidak dapat sepenuhnya mencegah Anda terkena tifus. Karena itu, Anda harus bisa menjaga kebersihan dan tidak mengonsumsi sembarang makanan.

Bagaimana Diagnosisnya?

Untuk mendiagnosis tifus, maka dokter akan mengambil sampel darah atau tinja untuk mendeteksi keberadaan bakteri penyebab tifus. Jika ditemukan bakteri dalam darah atau tinja maka dokter akan meresepkan obat salah satunya antibiotik. Setelah menerima antibiotik maka gejala bisa membaik dalam kurun waktu dua hingga empat minggu. Namun jika kondisi Anda tidak kunjung membaik, maka Anda harus segera menghubungi dokter.

Meski Tilung mampu meredakan demam karena tifus, namun Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *