Manfaat Thai Massage untuk Tubuh, Seberapa Sering Pijat Boleh Dilakukan?

Terapi pijat dianggap sebagai salah satu alternatif pengobatan yang aman dilakukan. Pijat pertama kali ditemukan di India sekitar 2.500-7.000 tahun yang lalu. Setelah itu terapi pijat menyebar dan kini ada banyak variasi yang bisa dicoba. 

Thai massage merupakan terapi pijat yang cukup populer. Teknik yang digunakan praktisi berbeda dari teknik pijat lainnya, dimana dalam terapi ini klien berpartisipasi lebih aktif dalam pijat. 

Pijat ala Thailand kadang disebut sebagai yoga berbantuan. Pijat ini berfokus pada peningkatan aliran energi ke seluruh tubuh sehingga manfaat Thai massage cukup berpengaruh pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

5 manfaat Thai massage

Manfaat Thai massage beragam mulai dari menurunkan stres hingga meredakan ketegangan otot. Berikut ini 5 manfaat melakukan pijat Thailand. 

  1. Meredakan stres

Dengan mengkombinasikan tekanan lembut dan peregangan, pijat ala Thailand secara signifikan dapat meredakan stres. Hal ini terlihat pada sebuah hasil penelitian dimana Thai massage mengurangi tingkat penanda stres yang terdapat dalam air liur, yang disebut dengan sAA. 

Melakukan pijat ala Thailand adalah ide bagus untuk mengurangi stres daripada hanya sekedar beristirahat. 

  1. Meningkatkan energi tubuh

Teknik pijat ala Thailand didasarkan pada teori garis energi atau Sen Sen berhubungan dengan berbagai bagian tubuh, seperti tulang, otot, saraf, dan juga mempengaruhi pikiran dan kesadaran. 

Menurut teori Sen, otot tegang menyebabkan penyumbatan yang mengurangi aliran energi kehidupan sehingga berakhir pada kekakuan, nyeri, dan timbulnya penyakit. Beragam teknik pada Thai massage berguna membuka sumbatan tersebut.

  1. Meredakan sakit kepala

Tipe pengadilan (court type) adalah salah satu bentuk pijat Thailand dimana praktisi memijat titik tubuh tertentu untuk meningkatkan saluran energi. Beberapa penelitian menemukan bahwa bentuk pijatan tersebut dapat mengurangi keparahan sakit kepala migrain dan tegang (tension headaches)

Thai massage dapat dijadikan sebagai alternatif pengobatan sakit kepala yang patut dicoba karena efeknya bisa bertahan lama hingga kurang lebih 15 minggu. 

  1. Melancarkan peredaran darah

Melalui peregangan lembut, manfaat Thai massage dapat meningkatkan sirkulasi darah dan getah bening. Sirkulasi darah yang lancar meningkatkan penyebaran oksigen secara merata ke seluruh jaringan tubuh, sehingga meningkatkan pertumbuhan sel dan kesehatan jantung. 

Peneliti juga percaya bahwa dengan meningkatkan sirkulasi darah, secara tidak langsung manfaat Thai massage adalah merangsang sistem somatosensori, sistem yang berperan dalam keseimbangan tubuh. 

  1. Mengatasi sendi kaku

Teknik Thai massage menggabungkan teknik peregangan pada yoga dan tekanan lembut untuk merilekskan seluruh tubuh. Peregangan lembut yang dilakukan secara bertahap dapat meredakan kekakuan sendi, meningkatkan kelenturan, dan memungkinkan mobilitas gerak yang lebih luas. 

Kapan pijat boleh dilakukan?

Sebenarnya tidak ada pedoman atau saran khusus kapan Anda boleh melakukan terapi pijat Thailand. Siapapun bisa mendapatkan manfaat Thai massage, namun setelahnya Anda harus istirahat dan minum banyak air untuk mengurangi efek ketidaknyamanan pasca pijat yang dikenal sebagai nyeri dan malaise pasca pijat (PMSM). 

Selain itu mereka yang memiliki kondisi kesehatan khusus harus berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan terapi pijat. Jika tidak dilakukan dengan benar dan tepat, terapi pijat dapat menyebabkan luka baru, memperparah cedera dan masalah kronis yang ada, dan memicu gangguan saraf. 

Jangan sampai Anda mendahulukan terapi pijat daripada perawatan medis. Diskusikan mengenai manfaat Thai massage dan terapi fisik lainnya dengan dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. 

Download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *