Panduan Melakukan Teknik Renang Gaya Kupu-Kupu bagi Pemula

Panduan Melakukan Teknik Renang Gaya Kupu-Kupu bagi Pemula

Teknik renang gaya kupu-kupu merupakan gaya renang yang paling indah sekaligus cukup sulit untuk dilakukan. Gaya kupu-kupu membutuhkan keseimbangan antara kekuatan dan keindahan.

Namun bukan berarti Anda tidak bisa menguasai teknik renang tersebut. Artikel berikut akan membahas mengenai cara menguasai teknik renang gaya kupu-kupu yang mudah diikuti.

Sekilas tentang teknik renang gaya kupu-kupu

Kupu-kupu memiliki dua fase. Pertama, ketika menarik lengan ke atas, dan ketika ditarik ke bawah. Teknik ini melibatkan tiga hal, gerakan yang simetris, pengambilan napas, dan dua tendangan kaki halus yang dilakukan setiap gerakan lengan.  

4 Hal yang harus diperhatikan

Berikut ini elemen inti yang harus diketahui sebelum Anda mulai belajar teknik renang gaya kupu-kupu.

  1. Posisi tubuh yang benar

Menguasai posisi tubuh yang benar akan memudahkan Anda untuk menguasai elemen lain yang diperlukan. Pada teknik ini, Anda harus berbaring menghadap bawah (dalam air) dan menjaga agar tubuh tetap rata sejajar dengan permukaan air. 

Anda bisa menggunakan pelampung closet tarik sebagai sebagai alat bantu. Letakkan pelampung di antara kedua kaki. Dorong pelampung menjauh, posisi wajah menghadap dalam air dan kedua lengan membentuk huruf Y. 

Jika Anda sudah bisa mempertahankan posisi tersebut, perlahan-lahan lepas pelampung dan berkonsentrasilah pada pinggul dan kaki. Jaga posisi kepala dan dada tetap rata. 

  1. Gerakan lengan harus presisi

Setelah menguasai postur tubuh tanpa pelampung, Anda bisa beralih ke fase tarikan. Ada tiga langkah dalam gerakan lengan:

  • Tangkap (Catch): Buka lengan lebar-lebar dan posisikan telapak tangan menghadap bawah, kemudian tekan ke bawah menggunakan kedua tangan secara bersamaan.
  • Tarik (Pull): Tarik tangan ke arah tubuh dengan gerakan setengah lingkaran dan telapak tangan menghadap ke luar. Jaga agar posisi siku lebih tinggi dari tangan.
  • Pemulihan (Recovery): Setelah kedua tangan mencapai paha atas pada akhir tarikan, sapukan kedua lengan ke luar dan di atas air secara bersamaan dan lemparkan ke depan seperti posisi awal. Pastikan telapak tangan menghadap luar sehingga ibu jari masuk ke dalam air terlebih dahulu. 
  1. Perhatikan pernapasan

Pada gaya kupu-kupu, pengaturan napas harus dilakukan dengan cepat. Waktu yang tepat untuk menarik napas adalah pada saat dimulainya fase pemulihan, ketika lengan keluar dari air. 

Pada saat itu, angkat dagu ke atas air sambil melihat lurus ke depan. Jangan menoleh ke samping. 

  1. Tendangan

Ketika berenang dengan gaya kupu-kupu, kebanyakan pemula fokus pada gerakan lengan. Akhirnya tak sedikit dari mereka yang tidak menguasai tendangan. 

Tendangan adalah bagian tersulit dari teknik ini karena menuntut kekuatan inti dan koordinasi. Bayangkan diri Anda sebagai lumba-lumba atau putri duyung yang berenang dengan ekor. 

Dengan kedua kaki menyatu dan jari kaki mengarah ke bawah, tendang ke bawah secara bersamaan. Selain itu berikut hal yang harus Anda ingat:

  • Tendangan pertama berupa tendangan kecil untuk menyeimbangkan posisi tubuh setelah lengan Anda masuk ke air
  • Tendangan kedua adalah tendangan besar. Ini dilakukan selama fase pemulihan saat lengan di atas air. Tendangan besar berguna mendorong tubuh Anda ke depan.

Catatan

Teknik renang gaya kupu-kupu membutuhkan koordinasi dan keseragaman gerakan. Agar lebih mudah, Anda bisa mengombinasikan gaya dada dengan teknik ini. Gabungan keduanya membutuhkan lebih sedikit tenaga namun tetap perlu koordinasi yang baik. 

Terlepas dari seberapa bagus teknik renang Anda, selalu ingat untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum berolahraga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *