Pentingnya Minum Air dan Ion Water

Air sangat penting bagi tubuh manusia. Ini dikarenakan air dapat menjaga setiap bagian tubuh Anda untuk dapat bekerja dengan baik. Air membantu tubuh membuang produk limbah di dalam tubuh serta menjaganya agar tetap berada pada suhu yang tepat. Air juga dapat membantu mencegah batu ginjal dan konstipasi. Anda akan kehilangan air sepanjang hari, lewat pernapasan, keringat, urin, dan pada saat Anda buang air besar.

Jika Anda tinggal di daerah di mana iklim sangat panas, Anda akan kehilangan lebih banyak air. Anda harus mengganti hilangnya cairan tersebut apabila ingin memiliki tubuh yang tetap sehat. Jika Anda tidak mendapatkan cukup air, tubuh akan dehidrasi, di mana sebuah kondisi saat tubuh tidak memiliki cukup cairan untuk membawa darah ke organ tubuh. Hal ini, tentunya, sangatlah berbahaya. Oleh karena itulah rutin meminum air putih atau ion water ketika Anda berolahraga dengan teratur sangatlah dianjurkan. 

Semua cairan dapat membantu Anda tetap terhidrasi. Tidak hanya air putih biasa saja, produk seperti ion water juga dapat membantu mengembalikan ion yang hilang di dalam tubuh. Air tetap masih menjadi pilihan yang terbaik, karena tidak mengandung gula ataupun kalori. Namun kebanyakan orang yang sehat bisa mendapatkan cukup cairan lewat minuman yang mereka minum setiap harinya. 

Anda juga bisa mendapatkan air dari makanan. Beberapa buah dan sayuran mengandung banyak air, seperti semangka dan selada. Rekomendasi yang biasa diberikan adalah untuk minum 8 gelas (masing-masing 250 ml) air setiap harinya. Namun, beberapa orang dewasa mungkin membutuhkan lebih banyak atau lebih sedikit dari angka yang telah direkomendasikan tersebut.

Faktor yang mempengaruhi tergantung seberapa baik kondisi kesehatan mereka, seberapa banyak mereka berolahraga, dan seberapa panas atau kering iklim di lingkungan mereka tinggal. Anda terkadang akan membutuhkan lebih banyak minum dibandingkan dengan biasanya saat Anda berolahraga dengan keras (pada suhu yang panas), sedang sakit (menderita flu atau gangguan kesehatan lainnya seperti infeksi saluran kemih), dan sedang hamil atau menyusui. 

Cara paling mudah apakah Anda mendapatkan cukup cairan adalah dengan melihat warna air seni. Jika Anda cukup minum air, air seni Anda akan berwarna bening atau kuning pucat. Warna air seni kuning yang lebih gelap dapat menjadi indikasi bahwa Anda kurang minum air. Apabila Anda memiliki gangguan kesehatan tertentu, bicarakan dengan dokter sebelum meningkatkan asupan air yang akan Anda konsumsi.

Anda juga perlu membatasi konsumsi cairan ketika memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti gangguan ginjal dan kegagalan jantung. Ini disebabkan karena konsumsi terlalu banyak air dapat berbahaya. Namun, jarang kasus seseorang minum terlalu banyak air. Risiko paling tinggi terjadi pada orang-orang yang melakukan olahraga daya tahan, seperti lari marathon. 

Terlalu banyak air sangat berbahaya karena hal ini dapat mengencerkan jumlah sodium di dalam tubuh. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan gangguan yang serius, seperti bingung, kejang, dan koma. Para ahli menyarankan para atlet yang melakukan olahraga atau aktivitas dengan intensitas tinggi minum sport drink yang mengandung sodium, elektrolit lain, dan beberapa gula.

Anda juga bisa mengonsumsi ion water yang dapat mengembalikan keseimbangan ion di dalam tubuh dengan kalori yang rendah. Jika aktivitas yang Anda lakukan bersifat ringan atau sedang, atau berada dalam suhu yang tidak terlalu panas, air putih biasa sudah cukup. Anda juga disarankan untuk minum segelas air setiap harinya setelah bangun tidur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *