Penyebab Susah Tidur dan Cara Mengatasinya

Penyebab susah tidur dipengaruhi oleh banyak sekali faktor. Mulai dari kebiasaan, aktivitas tertentu, hingga gangguan tidur atau sleep disorder.

Setiap faktor penyebab pastinya memiliki metode penanganan yang berbeda juga. Ada yang cukup dengan perubahan pola hidup, da juga yang membutuhkan bantuan dokter.

Waspada penyebab susah tidur berikut!

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai apa saja penyebab sulit tidur dan cara mengatasinya, mari simak artikel di bawah ini sampai akhir ya!

1. Sleep disorder

Sleep disorder atau gangguan tidur adalah kondisi yang membuat kamu kesulitan untuk tidur, dan sulit untuk mendapatkan tidur yang berkualitas.

Gangguan tidur ini ada beragam jenisnya, mulai dari insomnia, sleep apnea, sindrom kaki gelisah atau restless legs syndrome, hingga narkolepsi.

  • Insomnia: Kondisi ini membuat kamu kesulitan untuk terlelap dan sulit untuk tetap tidur dalam jangka waktu yang lama
  • Sleep apnea: Kondisi ini bisa membuat kamu kerap kali terbangun di tengah tidur karena sistem pernapasan berhenti sementara
  • Restless Legs Syndrome: Kondisi ini membuat kamu terus menggerakkan kaki tanpa sadar di malam hari
  • Narkolepsi: Kondisi ini terjadi karena mekanisme otak yang mengatur tidur dan bangun terganggu sehingga jam tidur berantakan

Setiap gangguan tidur ini dapat menyebabkan susah tidur dan berdampak pada produktivitas kamu di siang hari. Untuk mengatasinya, kamu membutuhkan bantuan profesional atau dokter khusus.

Jika tidak diobati, kondisi ini bisa menjadi faktor pemicu munculnya gangguan kesehatan. Mulai dari depresi, hingga yang paling parah adalah kematian (biasanya terjadi karena sleep apnea).

2. Jam kerja shift

Tidak semua orang memiliki jam kerja dari jam 9 pagi hingga 5 sore. Ada juga yang bekerja pada shift malam, dan ini bisa menjadi faktor susah tidur lainnya.

Beberapa orang mungkin akan mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan perubahan jam tidur ini dan pada akhirnya membuat mereka kesulitan tidur di malam hari.

Untuk bantu mengatasi dan mengurangi dampak dari pergantian shift ini, kamu bisa melakukan beberapa cara di bawah ini:

  • Beristirahat secara teratur dan kurangi frekuensi berganti shift
  • Saat berganti shift, cobalah untuk meminta agar ada jeda waktu dari shift lama ke shift baru
  • Coba atur siklus bangun-tidur kamu dengan meningkatkan paparan cahaya di tempat kerja dan membatasi paparan cahaya saat waktu tidur
  • Pertimbangkan untuk mengonsumsi melatonin saat jam tidur tiba

3. Fase tidur tertunda

Fase tidur tertunda adalah kondisi di mana kamu memiliki jam tidur dan jam bangun yang lebih lambat dari orang pada umumnya. 

Kondisi ini jadi penyebab susah tidur dan membuat kamu kesulitan mempertahankan jam normal. Jadi kalau sudah kebiasaan tidur di atas jam 2 pagi, kamu akan kesulitan untuk kembali tidur di jam 10 malam, sekeras apapun kamu mencoba.

Untuk kamu yang sudah mengalami kondisi ini cukup lama, ada beberapa pilihan perawatan. Seperti terapi cahaya atau kronoterapi. Hubungi dokter untuk berkonsultasi terkait perawatan ini.

4. Jet lag

Perpindahan dari lokasi 1 ke lokasi lain dengan perbedaan zona waktu bisa membuat seseorang jet lag dan susah tidur. Kondisi ini biasanya dapat dibantu dengan penggunaan melatonin.

Nah itu dia sedikit ulasan mengenai penyebab susah tidur dan cara mengatasinya. Segera cari bantuan profesional apabila kamu mengalami gangguan tidur ya, demi menghindari komplikasi gangguan kesehatan lainnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *