Sakit Kepala Belakang Apa Penyebabnya?

Sakit Kepala Belakang Apa Penyebabnya?

Sakit kepala memiliki berbagai tingkat keparahan, mulai dari menyebalkan hingga mengganggu. Sakit kepala juga dapat muncul di bagian manapun di kepala. Sakit kepala belakang, misalnya, dapat memiliki beragam penyebab. Banyak dari penyebab tersebut dapat diidentifikasi dengan mengetahui gejala lain yang menyertainya. Gejala tersebut termasuk jenis nyeri yang diderita, dan lokasi lain di mana rasa nyeri tersebut mungkin timbul. Artikel ini akan membahas kondisi ini dengan lebih detail. 

Ada beberapa penyebab berbeda yang dapat mengakibatkan sakit kepala belakang. Dalam banyak kasus, sakit kepala ini juga dapat menyebabkan rasa nyeri di daerah lain atau dipicu karena kejadian tertentu. Jenis rasa nyeri, lokasi, dan gejala lain yang Anda rasakan dapat membantu dokter membuat diagnosis apa yang menyebabkan rasa sakit tersebut dan mengetahui bagaimana mengobatinya. 

Rasa nyeri di leher dan kepala bagian belakang

Sakit kepala belakang jenis ini dapat disebabkan karena:

Arthritis. Sakit kepala arthritis disebabkan karena peradangan dan pembengkakan di daerah sekitar leher. Kondisi ini sering menyebabkan rasa nyeri di bagian belakang kepala dan leher. Gerakan biasanya akan memicu rasa nyeri lebih intens. Sakit kepala ini dapat disebabkan karena berbagai jenis arthritis, dengan rheumatoid arthritis dan osteoarthritis menjadi penyebab yang paling sering dijumpai. 

  • Postur tubuh yang buruk.

Postur yang tidak sehat juga dapat menyebabkan rasa nyeri di bagian belakang kepala dan leher. Posisi tubuh yang tidak benar dapat menyebabkan ketegangan di punggung, pundak, dan leher. Dan ketegangan tersebut juga dapat menyebabkan sakit kepala belakang, terutama di bagian bawah tulang tengkorak. 

  • Cakram yang terherniasi

Herniated disk pada leher dapat menyebabkan nyeri leher dan ketegangan. Hal ini dapat menyebabkan jenis sakit kepala yang disebut sakit kepala cervicogenic. Rasa nyeri tersebut biasanya berawal dan dapat dirasakan di bagian belakang kepala. Rasa nyeri juga dapat dirasakan pada bagian belakang mata. Gejala lain di antaranya adalah rasa tidak nyaman di pundak atau lengan atas. Sakit kepala cervicogenic dapat terasa lebih parah saat Anda berbaring. Beberapa orang bahkan akan terbangun karena rasa nyeri intens mengganggu tidur mereka. Saat berbaring, Anda juga dapat merasa tekanan di bagian atas kepala, layaknya ada beban berat. 

  • Occipital neuralgia

Occipital neuralgia merupakan sebuah kondisi yang terjadi ketika saraf yang berasal dari sumsum tulang belakang ke tempurung kepala rusak. Kondisi ini sering disalah artikan sebagai migraine. Occipital neuralgia menyebabkan rasa nyeri yang tajam yang berawal di bagian dasar kepala di leher dan bergerak menjalar ke tempurung kepala. Gejala lain di antaranya adalah rasa nyeri di bagian belakang mata, sensasi ditusuk yang taam yang terasa seperti kejutan listrik di leher dan bagian belakang kepala, sensitivitas terhadap cahaya, dan rasa nyeri saat Anda menggerakkan leher. 

Selain sakit kepala belakang, rasa nyeri tersebut juga dapat dirasakan di bagian kiri dan kanan kepala. Tension headache merupakan penyebab utama sakit kepala belakang dan samping kanan, dengan gejala seperti ketegangan di leher dan tempurung kepala. Sementara itu, migraine dapat muncul di berbagai lokasi, namun banyak orang merasakan adanya sakit kepala belakang dan bagian kiri kepala. Migraine dapat menyebabkan rasa nyeri yang berdenyut dan parah, aura, mual, muntah, mata yang berair, dan sensitivitas terhadap cahaya dan suara. Hubungi dokter untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *