Tagged: penyebab sariawan di gusi belakang

Sariawan di Gusi Belakang, Apa Penyebabnya?

Setiap orang perlu menjaga kesehatan tubuh, termasuk bagian mulut. Jika manusia tidak menjaga kesehatan mulut, manusia bisa mengalami berbagai risiko seperti sariawan. Sariawan bisa terjadi di bagian mulut manapun, termasuk di gusi belakang. Walaupun sariawan di gusi belakang dapat menimbulkan iritasi pada mulut, kondisi tersebut bukan merupakan kondisi yang berbahaya bagi tubuh.

Salah satu penyebab gusi belakang bengkak adalah perikoronitis

Gejala

Seseorang yang mengalami sariawan dapat menunjukkan kondisi berikut:

  • Bercak putih yang disertai dengan benjolan yang berukuran sangat kecil pada gusi.
  • Rasa sakit pada gusi.
  • Kemerahan di dalam mulut.
  • Iritasi.
  • Pendarahan (jika digigit).
  • Kulit kering dan pecah-pecah pada mulut.
  • Kehilangan rasa.
  • Kesulitan menelan.

Penyebab

Sariawan di gusi belakang bisa terjadi karena faktor berikut:

  • Masalah pada sistem imun

Salah satu faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami sariawan adalah masalah pada sistem imun. Pada dasarnya, sistem imun manusia bekerja dalam mengusir organisme yang berbahaya seperti virus dan bakteri. Jika sistem imun bermasalah, manusia bisa mengalami sariawan.

  • Jamur

Selain mencegah organisme yang berbahaya, sistem imun juga dapat menjaga keseimbangan antara mikroba baik dan jahat. Namun, mekanisme tersebut tidak selalu terjaga dengan baik sehingga dapat menyebabkan jumlah jamur candida meningkat dan menimbulkan sariawan. Jamur tersebut disebut sebagai Candida albicans.

  • Diabetes

Jika Anda mengalami diabetes, namun tidak terkontrol dengan baik, maka kondisi tersebut dapat melemahkan sistem imun dengan mudah, meningkatkan kadar gula darah, dan memperkuat pertumbuhan Candida albicans.

  • HIV

HIV merupakan faktor lain yang perlu diwaspadai, karena tidak hanya membuat penderita lebih rentan terhadap sariawan, namun juga dapat menular orang lain.

  • Pengobatan kanker

Pengobatan kanker seperti terapi radiasi dan kemoterapi dapat merusak atau menghancurkan sel-sel sehat. Hal tersebut juga dapat membuat seseorang lebih mudah mengalami sariawan.

Jika Kondisi Anda Memburuk

Jika Anda mengalami sariawan, namun kondisi Anda memburuk, Anda bisa bertemu dengan dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis dan obat yang Anda gunakan (jika ada).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda mengalami kondisi lain?

Diagnosis

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter akan melakukan diagnosis berupa:

  • Pemeriksaan fisik

Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dengan memeriksa kondisi mulut Anda untuk mengetahui karakteristik sariawan yang Anda alami.

  • Biopsi

Dokter dapat melakukan biopsi dengan mengambil sampel dari bagian mulut yang mengalami sariawan, kemudian sampel tersebut dibawa ke laboratorium untuk diteliti lebih lanjut.

  • Tes darah

Dokter dapat melakukan tes darah untuk mengetahui apa yang menyebabkan Anda mengalami sariawan.

Pengobatan

Untuk mengobati sariawan, Anda dapat melakukannya melalui dua cara, antara lain:

  • Menggunakan obat

Ada berbagai obat yang dapat mengatasi sariawan. Salah satu obat yang bisa Anda gunakan adalah obat antijamur oral.

  • Menggunakan cara alami

Anda juga bisa menggunakan berbagai pilihan bahan untuk mengobati sariawan dengan cara alami. Contohnya, Anda bisa mencampurkan air dengan garam.

Pencegahan

Anda bisa melakukan beberapa cara di bawah untuk mencegah sariawan:

  • Sikat gigi secara rutin (dua kali sehari).
  • Menjaga kadar gula darah.
  • Lindungi diri dari HIV.

Kesimpulan

Sariawan di gusi belakang merupakan salah satu kondisi yang perlu diwaspadai, karena tidak hanya menimbulkan berbagai gejala, namun juga terjadi karena berbagai faktor. Jika Anda ingin mengobati sariawan, cara-caranya sederhana. Untuk informasi lebih lanjut tentang sariawan, Anda bisa bertanya kepada dokter.