Vagina Berlendir Beragam Macamnya, Apa Artinya?

Vagina merupakan saluran yang menghubungkan uterus ke alat kelamin bagian luar tubuh, yang pada sebagian besar manusia dikenal dengan sebutan vulva. Vagina adalah organ reproduksi wanita yang dengan segala mekanisme, struktur, dan sebagainya, membuatnya unik. Tak seperti penis atau organ reproduksi pria yang “kering”, vagina berlendir atau bertekstur basah. Kenapa demikian?

Untuk menjawab hal itu, kita perlu memahami dan mengetahui betul bahwa hampir seluruh cairan yang membasahi vagina berasal dari rahim, leher rahim, dan transudat epitel vagina. Selain itu, cairan vagina juga ada yang bermuara dari kelenjar Bartholin. Kelenjar Bartholin hanya akan mengeluarkan cairan dan membuat vagina berlendir apabila terjadi rangsangan seksual.

Perlu diketahui juga bahwa vagina hanya butuh sedikit saja cairan untuk menjadikannya lembap. Artinya, vagina memang potensial untuk berlendir. Cairan vagina atau vagina berlendir mungkin menjadi sedikit berlebih selama tengah mendapat rangsangan seksual, dalam masa menstruasi, dan/atau ketika hamil.

Memasukkan jari ke vagina mungkin bisa merangsang pasangan, tapi berisiko menyebabkan vagina berdarah

Secara umum, cairan yang keluar atau ada di dalam vagina disebut keputihan. Nah, keputihan ini beragam macamnya. Perbedaan itu terlihat dari warna, bentuk, ataupun aromanya. Kalau begitu, apa saja, sih, arti dari macam-macam cairan atau lendir vagina yang ada?

  • Tidak Berwarna

Cairan vagina yang tidak berwarna atau bening adalah bentuk paling umum dari keputihan. Vagina berlendir yang disebabkan dengan cairan atau keputihan jenis ini tidak menandakan apa-apa. Sama seperti sudah disebutkan sebelumnya, cairan atau keputihan jenis ini akan semakin banyak jika seseorang melakukan berbagai aktivitas, salah satunya adalah aktivitas seksual. 

Selain itu, ketika seorang wanita tengah dalam masa subur, kadar estrogen yang meningkat juga menjadi alasan cairan atau keputihan bening ini keluar lebih banyak dari biasanya. Kondisi inilah yang kerap kali membuat vagina berlendir.

  • Putih Seperti Susu

Keputihan atau cairan vagina yang berwarna putih kental seperti susu kental manis sebenarnya masih tergolong normal. Biasanya, kondisi ini terjadi beberapa saat sebelum masuk dalam siklus atau masa menstruasi berikutnya. Kendati terbilang aman, seseorang perlu waspada jika vagina berlendir dengan ciri-ciri seperti ini diikuti dengan rasa gatal di area kemaluan. Segera temui dokter jika rasa gatal itu amat mengganggu. Dikhawatirkan tengah ada yang tidak beres pada organ reproduksi tersebut.

  • Coklat atau Kemerahan

Carian vagina juga bisa berwarna coklat agak kemerahan. Perlu diketahui di awal kalau itu bukan darah. Alih-alih darah, cairan berwarna coklat atau kemerahan ini merupakan luruhnya lapisan endometrium yang ada di rahim. Ketahuilah bahwa kondisi ini merupakan sinyal kuat bahwa sebentar lagi kamu memasuki siklus haid selanjutnya.

  • Kuning Seperti Keju

Kondisi ini juga sebenarnya sering dialami oleh banyak wanita. Biasanya, keputihan tersebut bertekstur lengket agak sedikit padat, berwarna kuning pucat seperti keju, dan punya aroma yang khas. Kalau sudah begini, kemungkinan besar itu terjadi karena infeksi jamur.

Untuk mengatasinya, para wanita bisa memanfaatkan krim anti jamur khusus vagina. Akan tetapi, sebelum menggunakannya, ada baiknya tetap konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Itulah beberapa macam keputihan dengan sedikit penjelasannya yang umum sekali terjadi dan membuat vagina berlendir. Penting bagi setiap wanita untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksinya. Sebab, vagina dan area sekitarnya rentan sekali mengalami masalah kesehatan karena infeksi. Bisa itu infeksi jamur, bakteri, dan lain sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *